Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

PLN Siap Penuhi Listrik Industri dan Pariwisata Bintan

10 Maret 2018, 10.10.19

PLN Siap Penuhi Listrik Industri dan Pariwisata Bintan

Jakarta, sentananews.com

Direktur PLN Regional Sumatera Wiluyo Kusdwiharto mengungkapkan, kondisi kelistrikan di Bintan, Kepulauan Riau sangat aman bahkan PLN siap memasok listrik sebesar 160 MVA.

"PLN telah tandatangani nota kesepahaman dengan investor PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) dengan daya 120 MVA dan PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) dengan daya 40 MVA pada tanggal 24 November 2017. Kami dukung investasi di kawasan industri dan pariwisata semakin membaik. Sehingga Bintan dapat menjadi tujuan wisata dan investasi saat ini dan dimasa mendatang," kata Wiluyo dalam keterangan tertulisnya yang diterima Sentananews.com di Jakarta, Jumat (09/3) malam.

Menurut dia, selain mengoperasikan PLTMG di Teluk Sasah, untuk memenuhi kebutuhan listrik industri dan pariwisata yang mencapai 160 MVA, PLN telah membangun transmisi 150 kV (kilo Volt) dan Gardu Induk (GI) 150 kV di Lagoi sepanjang 20 kilometer route (kmr) dari Gardu Induk 150 kV Sri Bintan.

"Selanjutnya kita juga akan menambahkan kapasitas daya di Gardu Induk Air Raja dari 60 MVA menjadi 120 MV yang di rencanakan selesai akhir Juni 2018. Kemudian secara bertahap kapasitas Gardu Induk Sri Bintan dan Gardu Induk Kijang semula masing-masing 30 MV akan ditambah menjadi 60 MVA yang diharapkan selesai akhir tahun 2018," paparnya.

Sedangkan untuk memenuhi listrik di pulau Bintan rencana di tahun 2019 akan dibamgun pembangkit listrik bertenaga Gas berkekuatan 30 MW tentunya setelah PLTMG Teluk Sasah sudah bisa beroperasi

"Upaya yang PLN lakukan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Bintan, baik untuk pengembangan pembangunan perumahan, usaha bisnis, pariwisata maupun industryi agar perekonomian di pulau Bintan semakin meningkat dan sejajar dengan pulau Batam," pungkas Wiluyo.

Sementara kesiapan pasokan listrik PLN di Bintan mendapat perhatian dari Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Andy N. Someng saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) Teluk Sasah kapasitas 9 Megawatt (MW), Bintan (Jumat, 9/3/2018).

Andy memastikan bahwa pembangkit di Teluk Sasah sudah selesai COD di bulan Oktober 2017 namun hingga saat ini belum dioperasikan oleh PLN untuk melistriki kawasan industri yang ada di Lobam, Bintan.

"Keterlambatan pengoperasian PLTMG ini disebabkan oleh ijin sandar tongkang pengangkut bahan bakar CNG dari Batam belum diberikan dari instansi terkait, sehingga PLN mengalami kerugian sebesar 15 milyar dan pelanggan industri Lobam untuk sementara tidak bisa dilayani," jelas Andy sebagaimana siaran pers yang diterima dari Humas PLN Pusat.

Andy juga menginginkan agar permasalahan ini harus segera diatasi agar tidak menganggu investasi di sektor industri khususnya di Lobam, kabupaten Bintan.

"Kami juga ingin memastikan sinergi antar instansi, baik pemasok gas, pemerintah daerah, dinas perhubungan laut, pengelola pelabuhan dan juga PLN. Sehingga komitmen untuk mendukung tumbuhnya industri di pulau Bintan dan mewujudkan Bintan terang benderang semakin nyata," pungkas Andy.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​PLN Listriki Dua Lokasi di Pulau Sumbawa
Ekonomi
Selama Ramadhan 1439 H, PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Barat berhasil melakukan penyambungan listrik ke dua lokasi terp...
PLN NTB Terus Bangun Infrastruktur Kelistrikan di Daerah Terpencil
Ekonomi
PT PLN (Persero) terus membangun infrastruktur kelistrikan di daerah terpencil guna meningkatkan rasio elektrifikasi. Menjelang...
Besi Penyangga Dicuri, Tower PLB di Kerinci Roboh
Ekonomi
Pasca robohnya tower listrik 150 kV di Desa Birun, kecamatan Pangkalan Jambu, Kabupaten Bangko, Merangin, Jambi, pada Kamis (14...
Siaga Jakarta, PLN Disjaya Siapkan 1.616 Personil
Ekonomi
PT PLN (Persero) siap siaga menjaga kelistrikan untuk Idul Fitri 1439 H. Hal ini seperti yang dilakukan oleh salah satu unit PL...
​20 Juni 2018 Integrasi Tol JORR Diberlakukan Efektif
Ekonomi
Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (BPJT-Kementerian PU-Pera) bersama dengan Badan Usaha ...
​SPBU JAMALI 571 yang Belum Jual Premium Harus Disanksi
Ekonomi
Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Badan Pengatur Hil...
​Penyaluran BBM Berkualitas dan LPG di Sulsel Meningkat
Ekonomi
Jelang lebaran, atau memasuki H-3 Idul Fitri 1439 Hijriyah, penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Sulawesi Selatan ter...
​Jembatan Kali Kuto Dibuka Fungsional Sesuai Target H-2
Ekonomi
Pada H-2 Lebaran 2018 atau Rabu, 13 Juni 2018, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono membuka Jembatan ...
YLKI: Perpanjangan Libur Lebaran Tak Efektif Redam Macet
Ekonomi
Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi mengatakan, bahwa perpanjangan Libur Lebaran ternyata tidak...