Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

PLN Tingkatkan Infrastruktur Kelistrikan di Sulteng

11 Agu 2017, 23.28.22

PLN Tingkatkan Infrastruktur Kelistrikan di Sulteng

Jakarta, sentananews.com

Penugasan yang diberikan oleh pemerintah kepada PT PLN (Persero) untuk memenuhi kebutuhan listrik nasional melalui program pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan 35 ribu Mega Watt (MW), telah menjadi komitmen bersama antara PLN dengan mitra kerja serta para pemangku kepentingan di sektor ketenagalistrikan.

Komitmen untuk mewujudkan hadirnya infrastruktur ketenagalistrikan ini seperti yang dilakukan oleh PLN di provinsi Sulawesi Tengah. Hal ini tidak lain adalah untuk memenuhi kebutuhan suplai listrik masyarakat serta ikut serta mendukung pertumbuhan ekonomi.

Data BPS menyebutkan bahwa ekonomi di Sulawesi Tengah pada semester I tahun 2017 ini jika dibandingkan terhadap semester I-2016 tumbuh 5,29 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2016.

Komitmen ini kembali ditegaskan oleh Direktur Bisnis Regional Sulawesi PLN, Syamsul Huda, Kamis (10/8) siang di Palu saat berkunjung ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu yang diterima langsung oleh Agus Lamakarate, Direktur Operasional, Keuangan dan Umum PT Bangun Palu Sulteng (BPS) selaku pengelola KEK Palu.

"Tugas PLN adalah menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan. Selain untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, juga adalah untuk ikut mendukung kegiatan investasi di daerah demi tumbuhnya perekonomian, seperti yang dilakukan oleh PLN di KEK Palu ini" kata Huda sebagaimana keterangan pers yang diterima Sentana dari Humas PLN, Jumat (11/8).

Huda yang didampingi Kepala DivisiPengembangan Regional, Idian, GM PLN Suluttenggo Baringin Nababan, GM PLN UIP Sulawesi Bagian Utara yang diwakili oleh Binara Nainggolan, serta Manajer PLN Area Palu Emir Muhaimin mengatakan, dukungan penuh dari PLN diantaranya adalah dengan telahmembangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) yang suplai listriknya diambil dari lokasi jaringan PLN yang paling dekat, yaitu PLTU Mpanau. "Selain itu, suplai pasokan listrik ke KEK Palu juga diperkuat dengan jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) Feeder Khusus yang akan melayani kebutuhan listrik tahap pertama di KEK Palu sebesar 10 MW di sisi 20 kilo Volt (kV) dengan double circuit sepanjang 4,5 kilo meter sirkuit (kms)," ungkapnya.

Sementara itu, Agus Lamakarate mewakili PT BPS selaku pengelola KEK Palu menyatakan bahwa dalam perencanaannya, KEK Palu dengan lahan yang tersedia mencapai luas 1500 hektar, ke depannya, secara bertahap akan membutuhkan listrik hingga mencapai 250 MW. Pihaknya telah menyediakan lahan khusus yang dapat digunakan oleh PLN membangun Gardu Induk untuk kebutuhan melistriki kawasan KEK Palu.

"Kebutuhan listrik di KEK Palu ini, menurut perencanaan kami, secara bertahap bisa mencapai hingga 250 MW. Untuk memberikan kepastian kepada para calon investor yang akan menggunakan kawasan KEK ini akan suplai listrik, kami telah menyiapkan lahan bagi PLN untuk dapat digunakan membangun Gardu Induk" jelas Agus Lamakarate, Direktur Operasional, Keuangan dan Umum PT Bangun Palu Sulteng (BPS) pengelola KEK Palu.

Mengantisipasi kebutuhan listrik di kawasan KEK Palu, PLN akan membangun Gardu Induk 150 kV dengan lahan yang dipersiapkan oleh pengelola KEK Palu, yang nantinya akan khusus melayani pelanggan yang berada di kawasan KEK Palu. Selain itu, PLN juga tengah mempersiapkan pembangunan PLTU Palu 3 berkapasitas 100 MW yang berlokasi di kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah serta Mobile Power Plant (MPP) berkapasitas60 MW.

Sistem kelistrikan Palu saat ini melayani347 ribu pelanggan dengan beban puncak mencapai 130 MW.@SL

To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Menteri Rini Tinjau Bantuan Sumbangan Listrik di Serang
Ekonomi
PT PLN (Persero) bersinergi dengan PT Angkasa Pura II (Persero) memberikan bantuan penyambungan listrik kepada 2.600 rumah tang...
​Pembangunan Tol Sumatera Sebagai Tulang Punggung Pengembangan Wilayah
Ekonomi
PEMERINTAH terus melanjutkan pembangunan jalan tol di Pulau Sumatera. Kehadiran jalan tol bertujuan mempercepat mobilitas baran...
​Sambung Listrik Untuk Masyarakat Tasik, Pertamina Gandeng PLN
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) sebagai perusahaan energi, senantiasa berkomitmen membantu masyarakat dalam kemudahan mengakses energi, ...
​Semester I, Produksi Pertamina EP Asset 4 Positif
Ekonomi
PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero) dan merupakan kontraktor kontrak kerja sama di bawah supervisi dan koordinas...
Rumah Tangga Kurang Mampu Masih Bisa Nikmati Listrik
Ekonomi
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M. Soemarno kembali memberikan dukungan bagi peningkatan rasio elektrifikasi dan ...
Ketua DPD RI Sambut Baik Konsultasi Nasional HKBP
Ekonomi
KETUA Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Oesman Sapta Odang menyambut baik acara "Konsultasi Nasional" yang diadakan oleh sinode...
Soal Kandungan Biodiesel 30%, IRESS: Boleh Asal Bisa Dipertanggungjawabkan
Ekonomi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (9/7) lalu meminta agar kandungan biodiesel di bahan bakar minyak (BBM) ditingkatkan m...
​Hapus Direktorat Gas Pertamina Hanya Akal-akalan Muluskan Akuisisi
Ekonomi
Penghapusan Direktorat Gas di PT Pertamina (Persero) sebagai tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Menteri BUMN Nomor 39/MBU/02/2...
Siap Mogok, SP FKPPA: Batalkan Akuisisi Pertagas oleh PGN
Ekonomi
Ketua Dewan Pertimbangan Dan Penasehat Organisasi SP FKPPA Capt Sofyani Faisol mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya akan m...