Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

PLN Tambah SUTET dan GITET 500 kV di Jalur Utara Jawa

12 Feb. 2018, 21.17.16

PLN Tambah SUTET dan GITET 500 kV di Jalur Utara Jawa

Jakarta, sentananews.com

PT PLN (Persero) membangun saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) dan gardu induk tegangan ekstra tinggi (GITET) 500 kiloVolt (kV) di sepanjang jalur utara Pulau Jawa. Proyek ini merupakan bagian dari program 35.000 megawatt (MW).

Groundbreaking pembangunan SUTET dan GITET 500 kV yang merupakan bagian dari program 35.000 megawatt (MW) itu dilakukan di Mandirancan, Kecamatan Mandirancan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Senin (12/2/2018).

Menurut Direktur PLN Regional Jawa Bagian Tengah Amir Rosidin, proyek tersebut terdiri dari pembangunan GITET 500 kV Mandirancan dan Indramayu serta SUTET 500 kV Section 1 & 2 dari Batang ke Mandirancan, serta SUTET 500 kV dari Mandirancan ke Indramayu.

"Jaringan transmisi SUTET 500 kV jalur utara Jawa secara keseluruhan dibangun mulai dari PLTU Tanjung Jati di Jepara, Jawa Tengah hingga ke GITET 500 kV Cibatu Baru, Bekasi, Jawa Barat," katanya.

Sebelumnya, PLN telah memulai pembangunan transmisi 500 kV Ungaran-Batang dan GITET 500 kV Cibatu yang dimulai pada September 2017.

"Pembangunan transmisi dan gardu induk ini seiring dengan rencana beroperasinya pembangkit-pembangkit baru program 35.000 MW di jalur utara Jawa. Tranmisi ini akan menghubungkan pembangkit-pembangkit seperti PLTU Batang, PLTU Tanjung Jati A, PLTU Jawa 3, PLTU Jawa 1 Ekspansi, dan PLTU Indramayu," papar Amir sebagaimana keterangan pers yang diterima dari Humas PLN, Senin.

"Proyek ini diharapkan selesai tahun 2019 untuk mengalirkan daya listrik dari pembangkit di jalur utara Jawa," tambah dia.

Menurut Amir, jalur transmisi jalur utara Jawa ini merupakan jantung sistem kelistrikan Jawa-Bali yang bukan saja akan memperkuat sistem kelistrikan tapi juga akan membawa penghematan yang luar biasa dari sisi hulu. "Total biaya investasi untuk pembangunan tiga proyek SUTET 500 kV dan 2 GITET 500 kV mencapai Rp2,7 triliun," pungkas Amir.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Kementerian PUPR Dorong Daur Ulang Limbah Plastik Sebagai Campuran Aspal
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendukung pengembangan inovasi oleh perguruan tinggi. Salah satunya adal...
​Presiden Perkirakan Revitalisasi Sungai Citarum Selesai Dalam 7 Tahun
Ekonomi
Presiden Joko Widodo menyadari bahwa revitalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum bukanlah pekerjaan mudah yang dapat disele...
​Kebijakan Ganjil Genap di Akses Jalan Tol Bekasi, Ini Penjelasan Jasa Marga
Ekonomi
Pemerintah melalui Keputusan Menteri Perhubungan dalam waktu dekat akan memberlakukan paket kebijakan dalam rangka menangani ke...
​Kementrian PUPR Evaluasi Pembangunan 32 Jalan Tol
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan, pembangunan proyek 32 jalan tol dan 4 Light Rapid Transit (L...
Proyek Infrastruktur Elevated Normal Dua Minggu Lagi
Ekonomi
Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Syarif Burhanuddin menyatakan, pembangunan proyek infrastruktur, khususnya ...
​DPR: ESDM Harus Paksa Freeport Patuhi Kesepakatan
Ekonomi
Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan, kesepakatan tentang pelepasan 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI) hingga saat ini tak...
​Pertamina: Pembalap Perlu Tingkatkan Budaya Aman Berkendara
Ekonomi
Vice President HSE Management System Iwan Jatmika mengatakan, bahwa untuk meningkatkan kesadaran masyarakat menerapkan budaya a...
Moratorium Proyek Jalan Layang Paling Lama Tiga Minggu
Ekonomi
Badan Pengurus Pusat Gabungan Pelaksana Kontsruksi Indonesia (BPP Gapensi) berharap moratorium proyek jalan layang tidak berlan...
​Bangun Kabel Laut 20 kV, PLN Listriki Gili Gede
Ekonomi
PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Barat kini tengah membangun infrastruktur kelistrikan untuk mengalirkan listrik ke salah...