Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

PLN: Tiga Bulan ke Depan Tak Ada Kenaikan Tarif Listrik

8 Maret 2015, 19.42.45

PLN: Tiga Bulan ke Depan Tak Ada Kenaikan Tarif Listrik

Jakarta, sentananews.com

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) berjanji tak akan menaikkan tarif listrik dalam tiga bulan ke depan. Meskipun, pihaknya menyatakan memiliki tekanan dari menguatnya dolar Amerika Serikat (AS).

"Tiga bulan ke depan kita belum (ada) rencana naikkan tarif listrik. Saya bingung siapa (yang) sampaikan kenaikan itu," ungkap Direktur Utama PLN Sofyan Basir di Jakarta, Sabtu (7/3).

Menurut dia, saat ini PLN tengah mengalami sedikit masalah dengan tarif karena melemahnya rupiah dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Namun ia mengungkapkan belum ada pemikiran untuk menaikkan tarif. "Justru kami pikir bagaimana tarif industri ini kita turunkan perlahan-lahan supaya animo para pengusaha dan investor bisa lakukan perluasan. Kan tujuannya untuk pekerjaan, pengangguran dikurangi," papar Sofyan.

Ia mengungkapkan, akibat melemahnya kurs Rupiah ada tekanan sebesar Rp 1,3 triliun. Karena itu, PLN perlu melakukan efisiensi demi menekan biaya tersebut.

"Ada akibat Rp1,3 triliun dari kurs dalam empat sampai lima bulan. Kami coba melakukan efisiensi dengan mengganti diesel, yakni BBM dengan gas. Lalu, PLTU yang belum maksimum kapasitasnya itu kita tingkatkan," pungkas Sofyan.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Kegembiraan Baru Pelintas Pansela
Ekonomi
RABU pagi 13 Februari 2019. Di ruang kerjanya, Ir. Akhmad Cahyadi, M.Eng.Sc., Kepala Balai Besar Pelaksnaan Jalan Nasional (BBP...
Pertamina: Stok LPG 3Kg di Garut Aman
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III Jawa Bagian Barat memastikan stok LPG 3kg di wilayah Kabupaten Garut, Jaw...
Edukasi Masyarakat, Rumah Zakat Akan Gelar Sosialisasi
Ekonomi
Minimnya pengetahuan tentang wakaf di masyarakat yang hanya mengenal wakaf dalam bentuk harta tidak bergerak, berupa wakaf tana...
​Murni B to B, Bisnis Avtur Tidak Seperti Jualan BBM Bersubsidi
Ekonomi
Pengamat Kebijakan Enegy, Sofyano Zakaria mengatakan, harga avtur yang diterapkan PT Pertamina (Persero) saat ini sangat kompet...
​IRESS Minta Pemerintah Bentuk Minerba Fund
Ekonomi
Pengamat Energi, Marwan Batubara, menyatakan dana minerba atau dana migas dapat diimplementasikan dengan menyisihkan dana dari ...
​Energy Watch Apresiasi Pertamina Sesuaikan Harga BBM
Ekonomi
Energy Watch mengapresiasi PT Pertamina (Persero) yang terhitung mulai Minggu (10/02/2019) pukul 00.00 waktu setempat melakukan...
Pertamina Kembali Menyesuaikan Harga BBM
Ekonomi
Terhitung mulai 10 Februari 2019 pukul 00.00 waktu setempat, PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga bahan b...
ALFI Desak Pemerintah Bentuk Dewan Penerbangan
Ekonomi
Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) meminta Pemerintah membentuk kembali Dewan Penerbangan dan Antariksa Nasional ...
Biaya Bagasi dan Tiket Pesawat Mahal Gerus Jumlah Wisatawan
Ekonomi
Kebijakan maskapai mengenakan bagasi berbayar dan adanya kenaikan harga tiket pesawat, bakal berdampak signifikan pada sektor p...