Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​PLTB Sidrap Rampung Akhir Tahun 2017

13 Sep. 2017, 23.37.39

​PLTB Sidrap Rampung Akhir Tahun 2017

Jakarts, Sentananews.com

Direktur Bisnis PLN Regional Sulawesi Syamsul Huda bersama dengan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo melaksanakan kunjungan kerja ke proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga (PLTB) Sidrap yang terletak di Kecamatan Watang Pulu Kabupaten Sindereng Rappang Provinsi Sulawesi Selatan.

Kunjungan tersebut sekaligus memantau perkembangan pembangunan yang diproyeksikan akan selesai pada bulan Desember 2017. PLTB Sidrap sendiri memiliki kapasitas 75 megawatt (MW) dan diproyeksikan mampu melistriki 70.000 pelanggan di Sulsel dengan daya listrik rata-rata 900 VA. Total akan terpasang 30 tiang di PLTB tersebut.

Menurut Huda, PLTB Sidrap merupakan pembangkit tenaga angin pertama dan terbesar di Indonesia yang memanfaatkan lahan kurang lebih 100 hektar. "Nantinya listrik yang dihasilkan seharga US$ 0,11 per kWh. "Dengan adanya PLTB tersebut tentunya akan memperkuat sistem kelistrikan di Sulawesi Selatan sehingga cadangan daya sistem Sulsel sebanyak 500 MW di tahun 2018," tukasnya.

Dalam kunjungan tersebut Syamsul Huda menunjukan rasa optimisme akan perkembangan sistem kelistrikan di Sulsel. "Kini ketersediaan listrik di Sulawesi Selatan sudah melimpah dengan hadirnya PLTB Sidrap, maka dari itu jangan ragu berinvestasi di Sulsel karena PLN siap menyediakan pasokan listrik yang handal," pungkas Syamsul Huda.

Pada kesempatan yang sama Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo menyampaikan kebanggaannya atas proyek PLTB karena 70% proyek ini buatan anak bangsa. "Diharapkan dengan adanya pembangunan PLTB ini dapat meningkatkan perekonomian di Sulsel, kedepannya perkembangan akan bergeser ke Indonesia Timur dari segala sektor dan kebutuhan utama mereka adalah listrik dan air. Mari kita bangun peradaban baru di Indonesia Timur," ujar Syahrul Yasin Limpo.

Kondisi kelistrikan PT PLN (Persero) Wilayah Sulselrabar saat ini sangat berlimpah dengan daya mampu 1250 MW dan beban puncak mencapai +1050 MW. Dengan demikian PLN masih memiliki cadangan daya + 200 MW yang dapat memasok ke pelanggan. Oleh karena itu PLN mengajak investor agar jangan ragu berinvestasi di Sulsel karena listrik surplus dan jaringan semakin andal.@

penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Industri Galangan Kapal Harus Manfaatkan Tol Laut
Ekonomi
Industri galangan kapal nasional didorong untuk memanfaatkan tol laut yang telah dibangun oleh pemerintah sebagai sebuah peluan...
Akademisi: Wacana Kartu Subsidi LPG 3 Kg Perlu Direailisasikan
Ekonomi
Dosen Ekonomi Energi dan Sumber Daya Mineral Universitas Indonesia (UI) Berly Martawardaya menilai, wacana mengenai kartu subsi...
Ironis, PPh Badan Freeport Hanya 25 Persen
Ekonomi
Pemerintah berencana menerbitkan rancangan peraturan pemerintah (RPP). Berdasarkan bocoran dalam BAB VII Pasal 14 menyebutkan, ...
Berantas Trader Gas Nakal. Kemenperin Siapkan Aturan
Ekonomi
Guna memberantas trader gas 'nakal' yang selama ini berdampak negatif terhadap pelaku industri di dalam negeri, Kementrian Peri...
2019 Sektor Pariwisata Jadi Penghasil Devisa Terbesar
Ekonomi
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan sektor pariwisata Indonesia diproyeksikan menjadi penghasil devisa terbesar pada 2019...
Harga Gas Tinggi, PT Pupuk Lakukan Efisiensi dan Penghematan
Ekonomi
Dampak dari harga gas yang masih mahal saat ini membuat dunia industri nasional berteriak dan harus melakukan efisiensi dan pen...
Puskepi: KESDM Harus Konsekuen Jalankan Formula Harga BBM
Ekonomi
Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria menegaskan, formula harga bahan bakar minyak (BBM) yang ditetap...
Jonan Diminta Klarifikasi Metering System Gas di Pulau Sakra
Ekonomi
Sejumlah kalangan independen mendesak Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan segera mengklarifikasi dugaa...
Banyak Kebijakan Jonan Tak Bawa Kesejahteraan
Ekonomi
Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan menilai, Kementerian Energi dan Sumbet Daya Mineral (ESDM) yang dipimpin Ignasi...