Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Presiden Harus Tegas Ambil Keputusan di Sektor KESDM

28 Feb. 2017, 18.46.08

​Presiden Harus Tegas Ambil Keputusan di Sektor KESDM

Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono

Jakarta, Sentananews.com

Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) tegas membuat keputusan di Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Karena akan punya implikasi negatif dan dapat menganggu stabilitas politik, sosial dan ekonomi nasional,

"Dalam persoalan posisi Dirut untuk Pertamina misalnya, Presiden,Joko Widodo juga harus tegas dan tidak mudah diintervensi oleh para mafia migas yang sudah pada tengkurap setelah Petral yang jadi sarang mafia impor crude oil dan BBM dibubarkan," katanya dalam keterangan persnya yang diterima Sentananews.com di Jakarta, Selasa (28/2).

Ia mengungkapkan, saat ini ada sebuah gerakan yang disponsori oleh mafia impor minyak berinsial MR dan GY yang coba-coba melalui seorang menteri kabinet kerja ingin memulai kembali pratek mafia impor minyak, dengan mendorong calon Dirut Pertamina yang mudah diatur dan Jadi kaki tangan para mafia. "Calon Dirut tersebut memang dari legacy Pertamina yang masih aktif, tapi kinerja dan prestasinya di Pertamina belum mumpuni untuk posisi orang nomor satu di Pertamina," tukasnya.

Jadi, lanjut dia, jika Pertamina terus dikuyo-kuyo dan tidak dipimpin oleh Dirut yang mengerti tentang alur bisnis dan transformasi Pertamina, sudah teruji dan punya prestasi bagus serta berani menolak intervensi gerombolan mafia impor minyak, maka jangan harap semua program Presiden Jokowi untuk menciptakan ketahanan energi akan terealisasi. "Yang Ada Mafia Migas yang tersangkut "papa minta saham Freeport" serta Pengemplang Pajak GY come back ngerampok negara lewat Pertamina," tukasnya.

Terkait keputusan Pemerintah untuk tidak memperpanjang Kontrak Karya Freeport patut diapresiasi. Namun Presiden Joko Widodo harus hati-hati dan jangan mau diadu sama Amerika Serikat.

"Karena hal itu akan berakibat fatal bagi perekonomian dan Politik lokal Papua dan nasional yang bisa mengarah pada ancaman disintegrasi dan pengulingan pemerintahan Jokowi - JK," katanya.

Menurut dia, Pemerintah Amerika Serikat itu sangat memproteksi perusahanan multinasionalnya yang berinvestasi di luar Amerika Serikat. "Hal ini tentu saja akan berdampak pada hubungan Indonesia dan USA," ucapnya.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Terlilit Utang, 4 BUMN Sulit Diselamatkan
Ekonomi
Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) Henry Sihotang mengisahkan, saat ini pihaknya tengah melakukan pembinaan ...
​Pasca Lebaran, Harga Pangan Masih Mahal
Ekonomi
Harga sejumlah komoditas pangan mayoritas mengalami kenaikan. Komoditas yang mengalami kenaikan paling tinggi adalah cabai rawi...
Kereta Bandara Uji Coba dari dan ke Bekasi
Ekonomi
Kereta Bandara Soekarno Hatta hari ini mulai melakukan uji coba operasi perpanjangan layanan ke dan dari Bekasi. Uji coba opera...
​AP I dan AP II Sukses Tangani Lonjakan Penumpang Pesawat
Ekonomi
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengapresiasi kerja keras PT Angkasa Pura I (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Perse...
​Pertamina: Konsumsi Pertamax Selama Lebaran Naik 17%
Ekonomi
Animo masyarakat menggunakan bahan bakar minyak (BBM) berkualitas selama Lebaran 2018 terus meningkat. Memasuki masa arus balik...
Kementerian PUPR Tunda Penerapan Integrasi Sistem Transaksi Tol JORR
Ekonomi
Memperhatikan dengan seksama pertimbangan dan masukan dari berbagai elemen masyarakat terkait dengan penerapan Integrasi Sistem...
​Ada 388 Penerbangan Tambahan d Bandara Soetta
Ekonomi
PT Angkasa Pura II mencatat telah melayani sebanyak 388 penerbangan tambahan (extra flight) terkait Lebaran 2018 atau hari raya...
​Pertamina Siagakan Fasilitas BBM di Titik Utama Arus Balik
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) siap mengamankan ketersediaan dan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di titik utama untuk melayani arus ba...
​Kemenpan: H+3 Lebaran Harga Bahan Pangan Turun
Ekonomi
Pasokan dan harga pangan pokok selama Ramadan hingga Lebaran, bahkan pascalebaran Idulfitri dapat dijaga aman dan stabil.Hasil ...