Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Presiden Tinjau Rusun Ponpes An-Nawawi Tanara Banten

14 Maret 2018, 23.48.18

​Presiden Tinjau Rusun Ponpes An-Nawawi Tanara Banten

Banten, sentananews.com

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau Rumah Susun (Rusun) Sewa Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nawawi Tanara yang telah selesai dibangun Kementerian PUPR pada tahun 2017 di Desa Tanara, Kabupaten Serang, Provinsi Banten (14/3). Presiden Jokowi mengecek kualitas rusun mulai dari bangunan, ketersediaan listrik, air, sanitasi dan jalan akses Rusun.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma'ruf Amin, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso dan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah

Pembangunan Rusun Sewa Ponpes An-Nawawi Tanara dilakukan setelah kunjungan Presiden Jokowi pada bulan Juli 2017. Selain itu menjadi bagian dari Program Satu Juta Rumah yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo.

"Dengan dibangunnya Rusun, para santri dapat lebih nyaman dalam menuntut ilmu sehingga dapat dihasilkan lulusan santri terbaik. Selain pembangunan Rusun Ponpes, Kementerian PUPR melalui Ditjen Penyediaan Perumahan juga membangun Rusun Sewa untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), ASN, pekerja, dan mahasiswa di berbagai daerah," kata Menteri Basuki.

Rusun tiga lantai ini memiliki 12 unit kamar dengan tipe barak setiap lantainya yang dapat menampung 72 santri, sehingga kapasitas tampung total sebanyak 216 santri. Bangunan juga dilengkapi dengan ramp difabel yang dikhususkan untuk santri penghuni rusun berkebutuhan khusus.

Pembangunannya dikerjakan oleh kontraktor PT. Aditama Royal Konstruksi dan konsultan management konstruksi PT. Deta Decon dengan anggaran Rp 6,9 miliar. Selain bangunan Rusun, anggaran tersebut juga digunakan untuk pembuatan jalan akses dan penataan lansekap sekitar Rusun.

Sementara itu Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan pembangunan Rusun juga dilengkapi fasilitas meubelair seperti tempat tidur, lemari pakaian, meja, dan kursi. "Saat ini dalam proses lelang dengan anggaran Rp 1,6 miliar, ditargetkan dalam waktu 1,5 bulan meubelair sudah tersedia sehingga bisa dihuni oleh para santri saat bulan Ramadhan yang akan datang," jelasnya.

Nantinya Kementerian PUPR akan menyerahkan rusun kepada pihak Ponpes melalui hibah aset sehingga pengelolaan akan dilakukan oleh Ponpes An-Nawawi Tanara.

Ditambahkannya berdasarkan UU 20 tahun 2011 tentang Rumah Susun tidak ada lagi dikenal Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) karena sepsifikasi teknis sudah ditingkatkan sehingga disebut sebagai Rusun Sewa.

Kepala Satuan Kerja Pengembangan Perumahan Ditjen Penyediaan Perumahan PUPR Erizal menambahkan pembangunannya lebih cepat bila yakni 5 bulan dari waktu pembangunan rusun 3 lantai umumnya yakni 6 bulan.

Normalisasi Kalimati Ciujung

Tidak jauh dari lokasi Rusun, infrastruktur lain yang tengah dikerjakan Kementerian PUPR adalah normalisasi Sungai Kalimati/Ciujung Lama. Sungai Ciujung sepanjang 17,5 km yang berada di 4 kecamatan (Kecamatan Carenang, Tanara, Tirtayasa dan Pontang) merupakan alur yang tidak digunakan lagi setelah sodetan Sungai Ciujung ke hilir difungsikan.

Sungai Ciujung Lama saat ini dikenal dengan Kalimati, direncanakan untuk dimanfaatkan sebagai sumber air baku berupa long storage sepanjang 9 km dengan potensi tampungan sekitar 1,3 juta m3. Long storage tersebut direncanakan untuk memenuhi kebutuhan air baku Kecamatan Tanara dan Kecamatan Pontang sebesar 200 liter/detik.

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki dalam kunjungan kerja di Banten yaitu Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian Tris Raditian, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI Jakarta Ditjen Bina Marga Atyanto Busono, Kepala Satuan Kerja Pengembangan Perumahan Ditjen Penyediaan Perumahan PUPR Erizal dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja.

Editor: Luthfi Pattimura


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​PLN Listriki Dua Lokasi di Pulau Sumbawa
Ekonomi
Selama Ramadhan 1439 H, PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Barat berhasil melakukan penyambungan listrik ke dua lokasi terp...
PLN NTB Terus Bangun Infrastruktur Kelistrikan di Daerah Terpencil
Ekonomi
PT PLN (Persero) terus membangun infrastruktur kelistrikan di daerah terpencil guna meningkatkan rasio elektrifikasi. Menjelang...
Besi Penyangga Dicuri, Tower PLB di Kerinci Roboh
Ekonomi
Pasca robohnya tower listrik 150 kV di Desa Birun, kecamatan Pangkalan Jambu, Kabupaten Bangko, Merangin, Jambi, pada Kamis (14...
Siaga Jakarta, PLN Disjaya Siapkan 1.616 Personil
Ekonomi
PT PLN (Persero) siap siaga menjaga kelistrikan untuk Idul Fitri 1439 H. Hal ini seperti yang dilakukan oleh salah satu unit PL...
​20 Juni 2018 Integrasi Tol JORR Diberlakukan Efektif
Ekonomi
Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (BPJT-Kementerian PU-Pera) bersama dengan Badan Usaha ...
​SPBU JAMALI 571 yang Belum Jual Premium Harus Disanksi
Ekonomi
Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Badan Pengatur Hil...
​Penyaluran BBM Berkualitas dan LPG di Sulsel Meningkat
Ekonomi
Jelang lebaran, atau memasuki H-3 Idul Fitri 1439 Hijriyah, penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Sulawesi Selatan ter...
​Jembatan Kali Kuto Dibuka Fungsional Sesuai Target H-2
Ekonomi
Pada H-2 Lebaran 2018 atau Rabu, 13 Juni 2018, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono membuka Jembatan ...
YLKI: Perpanjangan Libur Lebaran Tak Efektif Redam Macet
Ekonomi
Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi mengatakan, bahwa perpanjangan Libur Lebaran ternyata tidak...