Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Presiden Tinjau Padat Karya Tunai Kotaku di Kota Sorong

14 April 2018, 7.20.44

 Presiden Tinjau Padat Karya Tunai Kotaku di Kota Sorong

Jakarta, sentananews.com

Program Padat Karya Tunai (PKT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dilakukan dari Sabang sampai Merauke. PKT meliputi perbaikan dan pembuatan saluran irigasi kecil, pemeliharaan jalan, pembangunan rumah khusus dan rumah swadaya, serta pembangunan jalan produksi, jalan lingkungan dan drainase. Melalui program tersebut diharapkan menambah penghasilan masyarakat dan meningkatkan perputaran uang di daerah.

Salah satu lokasi yang ditinjau Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah PKT jalan lingkungan yang merupakan bagian dari program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kampung Kokoda, Kelurahan Klasabi, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, Jumat (13/4/18). Turut mendamping Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan.

"Saya bersama Bapak Menteri PUPR baru melihat padat karya tunai yang dilakukan di Provinsi Papua Barat. Kemudian saya juga pesan ke Bapak Gubernur kalau bisa yang dari APBD Provinsi, APBD Kabupaten/Kota itu juga bisa dilakukan untuk program padat karya untuk membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya," kata Presiden Jokowi.

PKT Kotaku yang ditinjau berupa pembangunan jalan akses sepanjang 75 meter dan pembangunan saluran drainase sepanjang 150 meter yang dilakukan sendiri oleh warga Kampung Kokoda sebagai Suku asli di Kota Sorong .

"Jumlah masyarakat setempat yang menjadi pekerja 28 - 30 orang. Upah tukang sebesar Rp 150 ribu/hari dan pembantu tukang sebesar Rp 100 ribu/hari selama 50 hari dengan anggaran Rp 133 juta," kata Menteri Basuki.

Untuk PKT Kotaku di Papua Barat dilaksanakan di Kabupaten Sorong sebanyak 7 lokasi dan Manokwari dengan 3 titik lokasi dengan anggaran Rp 5 miliar. Masing-masing lokasi dikerjakan selama 90 hari.

Selain itu juga terdapat PKT irigasi kecil di 3 Kabupaten yakni Manokwari, Manokwari Selatan dan Sorong yang berada di 50 lokasi dengan anggaran Rp. 25 Milyar dikerjakan selama 50 hari.

Kemudian PKT rumah khusus yang dikerjakan di Kabupaten Sorong, Teluk Bintuni, Manokwari, Fak-fak dan Kaimana dengan total 250 rumah. Biaya pembangunan sebesar Rp 56,9 miliar dimana dana padat karya didalamnya sebesar Rp 5,2 miliar. Jumlah tenaga kerja yang terlibat mencapai 750 orang.

Pemeliharaan jalan nasional berupa pembersihan drainase dan pembersihan bahu jalan juga dilakukan secara padat karya. PKT pemeliharaan jalan dilakukan di ruas jalan Kabupaten Monokwari, Sorong, Maybrat, Bintuni, Fakfak yang memiliki panjang 575 km.

Editor: Luthfi Pattimura


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Meenteri Basuki: Sabtu, ​Jembatan Batang Kula Bisa Dilalui
Ekonomi
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pemulihan lalu lintas pada ruas jalan Padang -...
​BKPM Optimis 2019 Investasi Kembali Meningkat
Ekonomi
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyakini kegiatan investasi akan kembali meningkat pada 2019, te...
KAI Pastikan Tiket Natal Tersisa 49 Persen
Ekonomi
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop I Jakarta menyatakan tiket kereta menjelang Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 sudah terjual 51 ...
KAI: Volume Angkutan Natal Diprediksi 1,2 Juta Orang
Ekonomi
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta memproyeksikan volume penumpang angkutan kereta api selama musim Natal dan Tahun B...
Menteri ESDM Pastikan Listrik Natal dan Tahun Baru Aman
Ekonomi
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengunjungi PLN Area Pengatur Beban Jawa Tengah – DIY pada Kamis p...
​Pulihkan Lalin Padang-Bukittinggi, KPUPR Bangun Jembatan Sementara
Ekonomi
Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat ini tengah melakukan pembangunan jembatan sementara sebagai penggant...
​420 Ribu Warga Semarang Akan Nikmati Layanan Air Bersih Perpipaan
Ekonomi
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani meresmikan dimulainya konstruks...
​Depot Mini LPG Lombok Perkuat Ketahanan Energi Daerah
Ekonomi
Pengamat kebiajakan energi, Sofyano Zakaria menilai kehadiran Depot Mini LPG di Lombok Nusa tenggara Barat (NTB) menunjukkan ba...
​Rugikan Negara, Pemerintah Didesak Batalkan Revisi PP 23/2010
Ekonomi
Indonesian Resources Studi (IRESS) menuntut pemerintah untuk membatalkan rencana melakukan revisi keenam atas Peraturan Pemerin...