Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Produk Mitra Binaan PLN Tampil di Malaysia

14 April 2018, 14.11.33

​Produk Mitra Binaan PLN Tampil di Malaysia

Jakarta, sentananews.com

PT PLN (persero) ikut serta dalam ajang Indonesia Creative Product Festival 2018 di Kuala Lumpur, Malaysia, dengan menghadirkan lima mitra binaan PLN yang bergerak dalam industri kreatif selama tiga hari (13-15/4/2018).

Empat mitra binaan PLN diantaranya merupakan mitra dari Rumah Kreatif BUMN yang berasal dari Lampung, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat, serta satu mitra binaan yang berasal dari Tangerang Selatan.

Dalam hal ini, PLN mendukung produk industri kreatif Indonesia untuk dapat bersaing di pasar internasional dan mendorong industri kreatif dapat menghidupkan perekonomian di Indonesia. Pasalnya, Indonesia memiliki potensi besar dalam industri kreatif karena produknya yang berkualitas, unik, memiliki nilai budaya Indonesia yang tinggi dan tetap terjangkau. Selain itu, dengan industri kreatif dapat tercipta lapangan kerja baru bagi masyarakat Indonesia.

"PLN sangat mendukung program pembinaan bagi industri kreatif. Kami beri mereka ruang untuk berkarya dan memamerkan produk mereka di kancah internasional agar mereka dapat mengembangkan bisnisnya dan bersaing dengan produk internasional lainnya. Mereka punya potensi itu dan kita garap bersama," ungkap Kepala Satuan Komunikasi Korporat I Made Suprateka dalam keterangan tertulisnya yang diterima Sentananews.com di Jakarta, Sabtu (14/4).

Acara yang diresmikan oleh Duta Besar Republik Indonesia (RI) untuk Malaysia Rusdi Kirana ini turut menghadirkan 81 usaha kecil dan menengah (UKM) binaan beberapa BUMN di Indonesia.

"Saya percaya kepada UKM untuk meningkatkan ekonomi Indonesia. Untuk buka lapangan pekerjaan baru harus bangun UKM. Tapi UKM tidak bisa sendiri, harus dengan pariwisata, seperti clean city atau kerjasama antar pemerintah kota Indonesia-Malaysia untuk menciptakan kota yang bersih. Terima kasih kepada Ibu Rini Menteri BUMN yang concern dengan mendidik UKM Indonesia. Saya lihat tadi produk-produknya luar biasa, sayang kalau tidak dijual," ujar Rusdi.

Berikut ini mitra binaan dan produk yang diboyong PLN ke Malaysia:

1. Kain tapis asal Lampung yang dapat digunakan untuk acara adat di Lampung telah dimodifikasi menjadi lebih modern dan inovatif. Dibuat dengan sulam tangan dengan aplikasi benang emas. Produk ini dikelola oleh Arismansyah dari Bandar Lampung.

2. Kain batik tulis yang memiliki konsep motif kontemporer yang berasal dari Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Dalam proses pembuatannya, kain batik ini menggunakan teknik pewarnaan alami dan sintetis. Produk ini dikelola oleh Moh. Erfan daro Madura, Jawa Timur.

3. Sepatu dengan konsep etnik yang berasal dari Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sepatu jenis modern, seperti sneakers, mocassin, derby, oxford shoes, boots dan slip on dimodifikasi menjadi produk dengan kearifan lokal yang tinggi dengan perpaduan dari tenun NTB. Produk ini dikelola oleh Yunita Susanti dari Kabupaten Lombok Barat, NTB.

4. Kain tenun yang berasal dari sekelompok ibu penenun di Bima, NTB yang kemudian berkembang menjadi kelompok usaha pengrajin tenun yang memasarkan produk kain khas Bima menjadi bahan untuk baju, selendang, motif untuk topi, sarung, ikat kepala, ikat pinggang, dompet dan tas. Produk ini dikelola oleh Nurfaidah dari Kabupaten Lombok Barat, NTB.

5. Kerajinan tas dan dompet untuk wanita yang dikreasikan dari erbagai bahan baku olahan nusantara, seperti pandan, lontar, rotan, mendong, agel dan sebagainya. Produk ini dikelola oleh Titik Kurniasi dari Tangerang Selatan.

"Pameran ICPF ini merupakan pameran yang pertama kali mengikutsertakan mitra binaan dari BUMN-BUMN dan Rumah Kreatif BUMN di Malaysia. Pelaksanaannya juga dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kementerian BUMN RI yang ke-20 dengan semangat memperkenalkan produk industri kreatif lokal unggulan Indonesia ke negara tetangga," pungkas Made.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Buwas: Jangan Ada Impor Beras Lagi
Ekonomi
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) mengatakan stok beras yang dimilikinya saat ini berjumlah 2,4 juta ton. Hingga a...
​Dirut Bulog Sebut OP Beras Tak Terserap Maksimal
Ekonomi
Dirut Perum Bulog Budi Waseso mengakui bahwa beras yang digelontorkan melalui operasi pasar (OP) tidak terserap maksimal, yakni...
Kalau Impor, Buwas: Simpan Berasnya di Kantor Enggar
Ekonomi
Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso ngotot tak mau mengimpor beras. Ia mengatakan tak akan...
Kementerian PUPR Terus Dorong Inovasi Teknologi Pembangunan Terowongan
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong inovasi teknologi terowongan. Pemanfaatan teknologi tero...
PLN Berpartisipasi dalam Ajang Internasional CEPSI 2018
Ekonomi
Sebagai BUMN ketenagalistrikan di Indonesia, PLN turut berpartisipasi dalam ajang berskala internasional, yakni Conference of t...
Menteri Basuki Hadiri Pertemuan Menteri Infrastruktur ASEAN dan Korea
Ekonomi
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mewakili Pemerintah Republik Indonesia menghadiri acara 1...
​Kapushidrosal: Hidrosal Punya Kewenangan Beri Lisensi Sertifikasi
Ekonomi
Sebagai Kepala Pusat Hidrografi (Indonesian Chief Hidrografer), Pushidrosal mempunyai kewenangan dari IHO untuk memberikan Lise...
​Pertamina TBBM Krueng Raya Bantu CSR 6 Sekolah di Aceh Besar
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I melalui Terminal BBM Kreung Raya, menyalurkan Program Corporate Socia...
​Tingkatkan Penggunaan MyPertamina, Pekerja Pertamina Sapa Pelanggan
Ekonomi
Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Jayapura dalam program Berkah Energi Pertamina (BEP), para pekerja Pertamina MOR VIII...