Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Properti Lesu, Kadin Minta Relaksasi Pajak

11 April 2017, 22.25.28

​Properti Lesu, Kadin Minta Relaksasi Pajak

Jakarta, Sentananews.com

Guna menggairahkan industri properti yang masih lesu darah, Pelaksana Tugas Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang Properti, Eddy Hussy meminta adanya relaksasi pajak.

Eddy bilang, dua pajak yang membebani industri properti saat ini adalah Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) untuk apartemen atau hunian vertikal. Dengan beratnya beban pajak maka, sektor ini kurang bergairah.

"Perlu ada review regulasi perpajakan untuk mendorong sektor properti," kata Eddy dalam Sarasehan dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kadin bidang Properti di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (11/04).

Secara teori, kata Eddy, PPh pasal 22 adalah bentuk pemotongan atau pemungutan pajak yang dilakukan satu pihak terhadap Wajib Pajak dan berkaitan dengan kegiatan perdagangan barang.

Adapun, PPnBM apartemen termaktub dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 35/PMK.010/2017 tentang penjualan barang mewah. Dalam regulasi yang berlaku Maret 2017, untuk apartemen yang harganya di atas Rp 5 miliar dikenai pajak 20%. Sedangkan yang di atas Rp 10 miliar dikenaik pajak 5%.

"Dengan adanya treshold itu tak ada pengembang yang mau membangun properti yang mahal-mahal. Jika pemerintah ingin mendorong pembangunan hunian vertikal, maka kebijakannya harus disesuaikan," katanya.@

Editor: P.Simatupang



To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Keterlibatan Kontraktor Pulihkan TBBM Donggala Sangat Besar
Ekonomi
Terminal BBM (TBBM) Donggala yang mensuplai kebutuhan BBM wilayah Sulteng merupakan lokasi operasi Pertamina yang tak luput dar...
Perbanyak SPLU, PLN Gandeng Perusahaan Jerman
Ekonomi
PT PLN (Persero) menggandeng Produsen Mobil asal Jerman, BMW untuk membangun SPLU (Stasiun Pengisian Listrik Umum). SPLU merupa...
Kementerian PUPR Kirim Tambahan 96 Insinyur Muda ke NTB
Ekonomi
Sebanyak 96 orang insinyur muda para CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) d...
116 Unit Huntara untuk Korban Gempa Sulteng Siap  Dihuni Desember
Ekonomi
Pemerintah terus melakukan berbagai upaya dalam masa pemulihan kerusakan pascabencana gempa bumi yang disertai tsunami dan liku...
​Perang Tarif, Bisnis Taksi Online Jadi Tak Sehat
Ekonomi
Penerapan tarif yang terlalu rendah ditambah banjir promo dari penyedia aplikasi transportasi daring (Grab), berpeluang melahir...
​Pertamina Bangun Krestivitas Kerajinan Mebel dari Drum Bekas
Ekonomi
Sebagai perusahaan produsen pelumas nasional, PT Pertamina Lubricants turut berkontribusi terhadap pemeliharaan lingkungan baik...
Kementrian PUPR Tingkatkan Kualitas Jalan Lingkar Pulau Samosir
Ekonomi
Dalam rangka mendukung pengembangan pariwisata Danau Toba di Provinsi Sumatera Utara yang sudah ditetapkan sebagai Kawasan Stra...
Kementrian PUPR Selesaikan Rehabilitasi Empat DI Sistem Waduk Kedungombo
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana, Ditjen Sumber D...
​Ngisi Pertamax, 3000 Mitra Grab Serbu SPBU di Sulawesi
Ekonomi
Tepat di hari Pahlawan, 10 November 2018 kemarin, PT Pertamina Marketing Operation (MOR) VII bekerja sama dengan Grab dan Bank ...