Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Proyek Pembangunan Pipa Gas Duri-Dumai Dimulai

14 Nov. 2017, 0.19.24

Proyek Pembangunan Pipa Gas Duri-Dumai Dimulai

Jakarta, sentananews.com

Proyek pipa gas Duri-Dumai sepanjang 64 km dengan titik awal tie in di Duri Meter Station pipa Grissik-Duri (PT TGI) dan titik akhir di Kilang Pertamina Refinery Unit II Dumai secara resmi dimulai.

Hal itu ditandai dengan acara groundbreaking yang dilakukan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (13/11). Arcandra menegaskan, pembangunan dan pengoperasian pipa gas Duri-Dumai merupakan wujud dari sinergi BUMN yang ditegaskan Pemerintah dengan penugasan kepada PT Pertamina (Persero) dan PT PGN (Persero) Tbk melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 5975 K/12/MEM/2016 tanggal 27 Juni 2016.

"Jika ada sinergi antar-BUMN maka semuanya akan mendapatkan benefit, PLN mendapat benefit, Badan usaha yang lain juga mendapatkan benefit dan rakyat juga mendapat benefit," ungkap Arcandra dalam siaran pers.

Wakil Menteri ESDM menambahkan, guna mempercepat pembangunan dan pengembangan infrastruktur energi, pengambilan keputusan harus dipercepat namun tetap dalam koridor hukum.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Ego Syahrial menjelaskan, pipa Duri-Dumai akan menyalurkan gas untuk Kilang Pertamina Dumai, kebutuhan industri di Riau, kebutuhan pelabuhan, dan industri petrokimia dalam rangka mendorong nilai tambah ekonomi daerah, nasional serta daya saing industri.

Sumber gas yang dialirkan pada ruas pipa tersebut berasal dari Blok Corriodor (ConocoPhillips), Blok Bentu (EMP), dan Blok Jambi Merang (JOB Pertamina-Talisman).

Gas yang disalurkan ke Kilang Dumai digunakan untuk konversi bahan bakar dari fuel oil menjadi gas sehingga berpotensi meningkatkan kemampuan produksi kilang, dengan kebutuhan gas sebesar 57 juta standard cubic feet per day (MMSCFD) dan meningkat bertahap hingga 120 MMSCFD.

"Nilai investasi proyek tersebut diperkirakan sebesar USD52,2 juta dan menyerap tenaga kerja hingga 400 orang pada masa konstruksi. Proyek ditargetkan selesai paling cepat 11 bulan, sehingga bulan Oktober 2018 diharapkan sudah bisa beroperasi," tambah Ego.

Sebagai BUMN yang bersinergi, Dirut PGN Jobi Triananda Hasjim mengatakan, pihaknya selalu siap melaksanakan penugasan yang diamanatkan pemerintah. "Komitmen kami adalah ketepatan waktu penyaluran gas ke konsumen sehingga akan terus mengawal proses pembangunan pipa gas bumi Duri-Dumai," kata Jobi.

Direktur Utama Pertagas Suko Hartono menambahkan, proyek ini penting untuk menyuplai gas ke kilang RU II Pertamina dan industri di Dumai. "Ini adalah sinergi lintas BUMN (Pertagas, PGN, HK, PDC-Elnusa) yg perlu dicontoh, jadi kami berharap kerja sama ini tidak selesai di pembangunan transmisi namun dilanjutkan untuk pembangunan distribusi" ujarnya.

Selain Groundbreaking, Wakil Menteri ESDM juga menyaksikan Penyerahan dokumen pengalihan pengelolaan lapangan Jambaran Tiung Biru dari ExxonMobil ke Pertamina EP Cepu dan penandatanganan tiga perjanjian jual beli dan transportasi gas, yaitu: Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru, antara Pertamina EP Cepu dan PT Pertamina EP, dengan Pertamina; PJBG Jambaran-Tiung Biru, antara Pertamina dengan PT PLN (Persero); Firm Gas Transportation Agreement (FGTA) untuk Duri-Dumai dari Grissik (Sumatera Selatan) ke Duri (Riau) antara PT TGI dengan PGN.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Pekan Pertama Uji Coba di Ruas Tol Jagorawi Berjalan Lancar
Ekonomi
Pekan pertama penerapan uji coba paket kebijakan di Ruas Jalan Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) berjalan dengan lancar. PT Ja...
Seleksi Administrasi Calon Komisioner BP Tapera Diumumkan
Ekonomi
Panitia Seleksi (Pansel) telah mengumumkan hasil seleksi Administrasi Calon Komisioner dan Calon Deputi Komisioner Badan Pengel...
Kementerian PUPR Luncurkan Sembilan Aplikasi E-Government
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meluncurkan sembilan aplikasiyang diperuntukan untuk pelayanan publik ma...
Kementerian PUPR Salurkan KPR Subsidi Rp 438 M
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hingga 10 April 2018 telah menyalurkan KPR Subsidi melalui Fasilitas Lik...
Kementrian PUPR Rampungkan Pembangunan PLBN Skouw
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya telah merampungkan pembangunan P...
eSPeKaPe Ogah Jika Sofyan Basir Jadi Dirut Pertamina
Ekonomi
Pasca RUPS-LB (Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa) PT Pertamina (Persero) pada 20 April 2018 yang memutuskan pemberhentian El...
Kurtubi: Harusnya Pertamina Langsung di Bawah Presiden
Ekonomi
Fraksi Partai Nasdem meminta agar dalam revisi UU Migas No 22/2001, Pertamina dikembalikan sebagai Pemegang Kuasa (Usaha) Perta...
ODOL Jadi Tantangan Keberlanjutan Infrastruktur Jalan
Ekonomi
Penyediaan infrastruktur jalan dan jembatan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tidak hanya fokus pada ...
 Jembatan Cincin Lama Ditargetkan Rampung Sebelum Lebaran
Ekonomi
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan perbaikan Jembatan Cincin Lama yang runtuh, S...