Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​PT PEPC Berkomitmen Penuhi TKDN dalam Proyek JTB

9 Nov. 2018, 21.42.06

​PT PEPC Berkomitmen Penuhi TKDN dalam Proyek JTB

Jakarta, sentananews.com

PT Pertamina EP Cepu (PEPC) sebagai operator Proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran – Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam memenuhi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN).

Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), Proyek JTB diharapkan mampu meningkatkan realisasi TKDN baik di tingkat nasional maupun daerah operasi.

Menurut Direktur Utama PEPC, Jamsaton Nababan, perkembangan Proyek senilai US$ 1,547 miliar itu, saat ini telah memasuki tahap konstruksi. "EPC Gas Processing Facility (GPF) dirancang dengan kapasitas 330 MMSCFD, yang ditargetkan selesai pada Q2 2021," kata Jamsaton Nababan dalam keterangan resminya yang diterima Sentananews.com di Jakarta, Jumat (09/11).

Ia mengungkapkan, proyek JTB ini semula dirancang untuk menghasilkan sales gas sebesar 172 MMSCFD dan setelah dilakukan optimasi engineering diharapkan dapat menghasilkan sales gas sebesar 192 MMSCFD sehingga dapat meningkatkan penerimaan negara.

Sementara Direktur PT Rekayasa Industri (Rekind), Yanuar Budinorman selaku Lead Konsorsium Rekind-JGC Indonesia-JGC Corporation (RJJ) dalam melaksanakan pekerjaan EPC GPF JTB berkomitmen untuk mendorong dan memberi kesempatan kepada kontraktor lokal dan nasional untuk mengikuti proses pengadaan barang dan jasa sepanjang memenuhi aspek administrasi, kompetensi teknis, harga kompetitif dan delivery.

"Dalam melaksanakan Proyek Gas JTB ini benar-benar terasa ONE TEAM atau SATU PERAHU dengan pihak-pihak terkait sehingga dapat menambah keyakinan untuk dapat menyelesaikan Proyek Gas JTB ini sesuai dengan target yang dsepakati," tukasnya.

Khusus untuk proyek EPC GPF ini, tambah Jamsaton Nababan, pihaknya berkomitmen untuk memonitor secara kontinyu agar nilai TKDN minimal 40,03% dapat dicapai oleh Kontraktor RJJ.

"Dengan adanya testimoni dari beberapa Vendor, baik produsen dalam negeri, penyedia barang dan jasa nasional dan lokal semakin meyakinkan bahwa realisasi TKDN akan melebihi target minimal dan untuk pekerjaan pendukung lainnya diluar EPC GPF diupayakan agar realisasi TKDNnya lebih maksimal," papar Jamsaton.

Ia juga mengatakan bahwa nilai kontrak kumulatif tahun 2015 sampai dengan Oktober 2018 diluar kontrak EPC GPF dan Drilling yang dilaksanakan oleh Kontraktor Lokal Bojonegoro adalah sebesar Rp 137 miliar yang secara langsung berpengaruh cukup besar terhadap roda perekonomian masyarakat Bojonegoro dan akan bertambah dengan adanya perkembangan pelaksanaan proyek ini.

Komitmen tinggi PEPC juga ditunjukkan dengan adanya upaya sinergi pemberdayaan masyarakat khususnya di 4 kecamatan di Bojonegoro yaitu Ngasem, Tambakrejo, Purwosari dan Gayam. "Berbagai program pengembangan masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan lingkungan telah dilaksanakan guna mendukung pembangunan masyarakat di Bojonegoro secara berkelanjutan," paparnya.

"Kita berharap adanya dukungan yang kuat dari pemerintah pusat dan daerah serta masyarakat, sehingga diharapkan PEPC bisa melaksanakan Proyek JTB ini sesuai dengan target," pungkasnya.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Kinerja 2018 Memuaskan, PDSI Kembali Lampaui Target
Ekonomi
Meskipun harus mengawali tahun dengan permintaan menurunkan harga jasa sewa harian rig, PT Pertamina Drilling Services Indonesi...
Pemangkas Rambut Garut Mendapat Akses KPR Subsidi
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperluas jangkauan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang bisa me...
Presiden Jokowi Minta Pembangunan Rusun Terus Dilanjutkan
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus membangun rumah susun (Rusun) yang diperuntukan bagi Masyarakat Be...
Cegah Garut Banjir, KPUPR Bangun Tanggul Sepanjang  5 Km
Ekonomi
Pasca banjir bandang yang terjadi di Kota dan Kabupaten Garut, Jawa Barat pada 20 September 2016 lalu, Kementerian Pekerjaan Um...
Atasi Banjir, Kementerian PUPR Normalisasi Sungai di Kota Bima
Ekonomi
Guna mencegah terulangnya banjir besar, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan normalisasi dan ...
Mulai Digenangi, Bendungan Mila Siap Suplai Irigasi 1.689 Ha
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan jumlah tampungan air di Indonesia, termasuk di Kawasa...
​Pererat Persaudaraan, Kodiklatad dan Masyarakat Gelar Baksos
Ekonomi
Mempererat silaturahmi antara institusi TNI-Polri serta komunitas offroad dan masyarakat, Komandan Kodiklatad, Letjen TNI AM. P...
Yusril Siap Gugat Permen PUPR Terkait Rumah Susun
Ekonomi
Real Estat Indonesia (REI) dan Persatuan Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Indonesia (P3RSI) melalui Pakar Hukum Tata Negara, Yu...
17.500 Rumah MBR di Nikmati Program Hibah Air Minum KPUPR
Ekonomi
Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Pemerintah Daerah dan pemangku kepentingan lainnya terus berupaya...