Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Revitalisasi TPA Sarbagita Suwung Akan Perpanjang Masa Layanan

8 Okt. 2018, 23.21.06

​Revitalisasi TPA Sarbagita Suwung Akan Perpanjang Masa Layanan

Jakarta, sentananews.com

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono tiba di Bali dalam rangka menghadiri IMF - World Bank Annual Meeting 2018 yang akan berlangsung pada 8-14 Oktober 2018, Senin (8/10).

Dalam perjalanannya menuju lokasi acara di Nusa Dua Bali, Menteri Basuki menyempatkan meninjau progres proyek Revitalisasi TPA Regional Sarbagita Suwung di Kelurahan Pedungan, Kabupaten Denpasar Selatan, Bali.

Menurut Menteri, revitalisasi yang dilakukan selama tiga tahun yakni 2017-2019 dengan anggaran Rp 250 miliar akan memperpanjang masa layanan TPA Sarbagita Suwung hingga tahun 2024 dari sebelumnya akan habis pada tahun 2020/2021. "Sebagian lahan TPA yang sudah habis masa layanannya kini sudah ditimbun tanah dan mulai ditata lansekapnya menjadi ruang terbuka hijau," kata Basuki.

Ia menyatakan, revitalisasi juga akan memperluas daerah layanan TPA Sarbagita Suwung dari semula hanya Kawasan Metropolitan Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan, sebentar lagi mencakup Kabupaten Klungkung. "Pengolahan sampah nantinya juga bisa menjadi sumber energi listrik dengan akan dibangun PLTSA (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah) di areal lahan seluas 5 hektar," ujarnya.

Lebih jauh dikatakan, sampah yang masuk ke TPA Regional Sarbagita rata-rata sebesar 1.423 ton/hari dimana untuk lahan seluas 32,4 hektar yang ada saat ini daya tampungnya sudah maksimal. "Untuk itu diperlukan revitalisasi sebagai peningkatan kapasitas tampung dan perbaikan infrastruktur pengolahan sampah agar kualitas lingkungan menjadi lebih baik," ujar Menteri Basuki.

Ditambahkan, drainase area TPA yang ada saat ini juga sudah tidak dapat menampung limpasan/debit air hujan, disamping itu juga mengandung lindi, sehingga otomatis mencemari perairan mangrove dimana beban COD/BOD sudah di atas ambang baku mutu. "Saat ini, luas lahan TPA Sarbagita Suwung adalah 32,4 hektar, dimana ketinggian timbunan sampah antara 15 meter - 25 meter yang berpotensi menimbulkan longsor," tukasnya.

Masih menurut Menteri Basuki, revitalisasi juga penting dilakukan mengingat TPA Sarbagita Suwung berlokasi dekat dengan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, yang menjadi salah satu bandara tersibuk di ASEAN. "Bali juga merupakan salah satu destinasi wisata dunia sekaligus denyut nadi utama ekonomi dan penghasil devisa negara," ucapnya.

"Ketersediaan infrastruktur yang berkualitas seperti jalan, air bersih, pengelolaan air limbah dan pengelolaan sampah sangat diperlukan agar para turis dapat berwisata dengan nyaman," tambah dia.

Menteri menambahkan, revitalisasi TPA Regional Sarbagita Suwung ini meliputi pekerjaan penutupan serta penataan area TPA seluas 22,4 hektar yang telah penuh dengan sampah. "Di lokasi block cell sanitary landfill eksisting akan digunakan sebagai tempat pemrosesan sampah yang datang setiap harinya selama masa pelaksanaan revitalisasi hingga terbangunnya TPA sanitary landfill yang baru," pungkasnya.

Proyek revitalisasi dikerjakan oleh kontraktor dari PT. Waskita Karya dan PT. Arkonin (Kerjasama Operasi/KSO) dengan kontrak tahun jamak 2017-2019.

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki yakni Dirjen Bina Marga Sugiyartanto, Dirut PT. Waskita Karya I Gusti Ngurah Putra, Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII Jatim-Bali Ketut Darmawahana, Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Penida Ketut Jayada, dan Kepala Satuan Kerja Penyehatan Lingkungan Permukiman Ditjen Cipta Karya Ida Bagus Lanang Suardana.

Editor: Luthfi Pattimura


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Sebulan Layani Pemudik, Satgas RAFI Pertamina Berakhir
Ekonomi
Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) Pertamina tahun 2019 akhirnya menyelesaikan masa tugasnya yang berlangsung...
​Pertagas dan Petro Muba Kerjasama Kembangkan Kilang LPG
Ekonomi
PT Pertamina Gas (Pertagas) dan Badan Usaha Milik (BUMD) Daerah Kabupaten Musi Banyuasin PT Petro Muba bekerjasama untuk mengem...
​Pertamina Kenalkan Inovasi Pertaflosim ke Perguruan Tinggi
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) memperkenalkan hasil inovasi teknologi PertafloSIM kepada 19 perguruan tinggi yang dikemas dalam program...
​Mentan: Lima Program Strategis Sudah Terbukti, Lanjutkan
Ekonomi
Lima Program Kementerian Pertanian (Kementan) yang dilaksanakan dalam kurun waktu 4,5 tahun terakhir, dinilai sukses sehingga p...
 Kementan Ingin Wujudkan Sektor Pertanian Berdaya Saing
Ekonomi
Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian (Musrembangtan) Nasional 2019 diadakan Kementerian Pertanian (Kementan) dengan tem...
PLN Akan Pasok Listrik 50 MW untuk MRT Fase II
Ekonomi
PT PLN (Persero) akan segera membangun depo listrik untuk kereta Moda Raya Terpadu (MRT) Fase II. Depo ini akan memiliki kapasi...
​SULE Belajar Bersama Badan POM di Kecamatan Koja
Ekonomi
Puluhan ibu-ibu kader gizi di Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara antusias mendorong SULE agar makin di...
​Pertamina dan Aramco Sepakat Kerjasama Kilang Cilacap Berlanjut
Ekonomi
Pertamina dan Saudi Aramco sepakat untuk melanjutkan kerjasamanya dalam menyiapkan pengembangan Kilang Cilacap.Menurut VP Corpo...
​Mandatori B30 Jadi Fokus Pemerintah Tekan Impor BBM
Ekonomi
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana menandaskan bahwa mandatori B30 menjadi fokus pemerintah untu...