Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Rupiah Rabu Sore Melemah 61 Poin

3 Feb. 2016, 17.08.20

Rupiah Rabu Sore Melemah 61 Poin

Ilustrasi

Jakarta, Sentananews.com

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta Rabu (3/2) sore bergerak melemah sebesar 61 poin menjadi Rp13.751 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp13.690 per dolar AS.

"Nilai tukar rupiah kembali bergerak melemah terhadap dolar AS seiring dengan kembali munculnya spekulasi harga komoditas global akan terus mengalami tekanan," kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta.

Ia menambahkan bahwa spekulasi pelemahan harga komoditas itu akan berdampak negatif terhadap penerimaan negara dari sektor kelapa sawit dan batu bara. Sekitar 50 persen ekspor Indonesia merupakan terkait komoditas.

"Indonesia cukup rentan terhadap harga komoditas dalam hal ekspor dan dampaknya akan dirasakan pada nilai tukar rupiah," katanya.

Sementara itu, Analis dari PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong menambahkan bahwa sejumlah bank sentral dunia yang mengambil kebijakan untuk melonggarkan kebijakan moneternya telah memberikan sebuah sinyal ekonomi global masih melambat.

"Di tengah situasi itu investor pasar uang cenderung memburu aset minim risiko salah satunya instrumen investasi berdenominasi mata uang dolar AS," katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, data manufaktur sejumlah negara maju di kawasan Eropa, Amerika Serikat, serta Tiongkok yang dirilis masih melambat masih menjadi sentimen negatif bagi mata uang di negara-negara berkembang.

Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Rabu (3/2) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah menjadi Rp13.757 dibandingkan Selasa (2/2) Rp13.621.

Editor: Aditya Pratomo


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​PGN Sesalkan Kecelakaan Kerja di Proyek Pipa Gas Duri - Dumai
Ekonomi
Kecelakaan kerja yang terjadi pada proyek pembangunan pipa gas transmisi Dumai-Duri yang merupakan kerja sama BUMN antara PGN d...
​Integrasi PGN-Pertagas Untuk Optimalisasi Holding Migas
Ekonomi
Sebagai kelanjutan dari pembentukan Holding BUMN Migas, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan PT Pertamina Gas (Pertagas) akan...
​Pertamina EP Resmi Kelola Lapangan Unitisasi Sukowati
Ekonomi
Manager Operasi Wilayah 1 SKK Migas Imam Purwanto mengatakan, lapangan Sukowati yang sebelumnya dioperatori oleh JOB PPEJ (Join...
​Pertamina Resmi Operasikan WK Ogan Komering
Ekonomi
Alih kelola Wilayah Kerja (WK) Ogan Komering ke Pertamina sebagai tindak lanjut dari penandatangan kontrak Production Sharing C...
Ditunggu, Suport Kemenhub Untuk Jalan Nasional Morotai
Ekonomi
Ini bukan harapan berlebihan kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Morotai. Sebab, pembangunan infrastruktur jalan nasional Pulau ...
Pekerjaan Perbaikan Jalan Dihentikan H-10 hingga H+10 Lebaran
Ekonomi
Kesiapan infrastruktur jalan baik jalan tol dan non tol dalam menghadapi arus mudik tahun 2018 lebih baik dari tahun 2017. Ting...
Kembangkan Pariwisata Danau Toba Harus Didukung SDM Kuat
Ekonomi
Ketua Umum Hukum Seknas Jokowi, Sandi Ebenezer Situngkir, S.H, M.H mengatakan pembangunan pariwisata Danau Toba, khususnya di k...
Calon Komisioner dan Deputi BP Tapera Segera Diusulkan ke Presiden
Ekonomi
Komite Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) akan segera menetapkan calon komisioner dan calon deputi komisioner Badan Pengelola (...
​Terbesar, Sektor Manufaktur Setor Pajak Rp 103 T
Ekonomi
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengungkapkan, industri pengolahan masih memberikan kontribusi terbesar dalam penerim...