Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Siaga Jakarta, PLN Disjaya Siapkan 1.616 Personil

16 Juni 2018, 20.42.37

Siaga Jakarta, PLN Disjaya Siapkan 1.616 Personil

Jakarta, sentananews.com

PT PLN (Persero) siap siaga menjaga kelistrikan untuk Idul Fitri 1439 H. Hal ini seperti yang dilakukan oleh salah satu unit PLN, yakni

PT PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) siap siaga menjaga kenadalan listri untuk Idul Fitri 1439 H dengan menerjunkan 1.616 personil teknis dan non-teknis.

Hal tersebut diketahui saat kunjungan kerja Kementerian ESDM yang dilakukan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Agoes Triboesono dan Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Munir Ahmad ke PLN Disjaya pada Rabu (13/6) lalu. Turut hadir dalam kunjungan kerja tersebut untuk memaparkan kondisi kelistrikan dan persiapan PLN dalam menjaga pasokan listrik, yakni Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat PLN Haryanto WS dan General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya M. Ikhsan Asaad.

Adapun strategi operasi sistem distribusi yang dilakukan oleh PLN Disjaya antara lain mengupayakan tidak ada pekerjaan pemeliharaan selama periode siaga Idul Fitri. Pekerjaan pemeliharaan hanya dilakukan dalam keadaan darurat atau perbaikan kerusakan. Kemudian memastikan seluruh jaringan dalam kondisi normal operasi serta memperkuat piket siaga dgn menambah personil petugas yang bekerja selama 24 jam secara shift dan penguatan pelaksanaan di lapangan selama periode siaga.

Selain itu, PLN Disjaya juga mempersiapkan pasukan siaga DEYANSUS 123 (pelayanan teknik khusus PLN) beserta peralatan pendukungnya, seperti Uninterruptible Power Supply (UPS), Genset, Unit Gardu Bergerak (UGB), Unit Kabel Bergerak (UKB) dan peralatan lainnya. Lalu mempersiapkan peralatan SCADA dan alat telekomunikasi, serta memonitor secara khusus kelistrikan di tempat-tempat ibadah, tempat fasilitas transportasi dan rumah sakit.

"Pada saat Lebaran daya mampu pembangkit Sistem Jawa Bali (SJB) sebesar 28.148 MW. Jumlah ini cukup untuk melayani beban puncak Lebaran pada 15 Juni 2018," ungkap Ikhsan Assad.

Sementara Haryanto WW mengungkapkan, pada hari besar seperti Idul Fitri, rata-rata konsumsi listrik secara nasional berkurang. Hal ini dikarenakan banyak industri sebagai konsumen listrik terbesar yang menutup operasinya. Pada hari biasa, daya mampu pembangkit SJB dapat mencapai 33.621 MW dengan beban puncak sebesar 25.880 MW.

"Meski kebutuhan pasokan listrik saat Lebaran menurun, kehandalan sistem harus dijaga. Untuk Idul Fitri, PLN sudah siap siaga. Ini sudah pekerjaan rutin kita sebetulnya. Tetapi tetap terus kita update dan energize supaya teman-teman (PLN) terus semangat ingat akan tugas-tugasnya bahwa kita ingin bisa memberikan kesempatan bagi masyarakat merayakan Idul Fitri dengan senang, bahagia dan damai. Untuk itu, PLN harus siap siaga 24 jam/7 hari," papar Haryanto WS.

Posko Lebaran PLN tersebar di seluruh wilayah dan siaga mulai H-7 sampai dengan H +7 Hari. Upaya ini dilakukan untuk menjaga pasokan listrik dan antisipasi gangguan jaringan selama Ramadhan hingga Lebaran.

Adapun bila masyarakat ingin mendapatkan informasi layanan PLN atau menyampaikan pengaduan, Contact Center PLN 123 juga senantiasa siaga 24 jam non stop setiap hari yang dapat diakses melalui telepon (kode area) 123, media sosial Facebook PLN 123 dan Twitter @pln_123, email pln123@pln.co.id serta website www.pln.co.id. Selain Contact Center 123, kini PLN juga telah menghadirkan layanan dalam genggaman melalui aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh secara gratis melalui Play Store maupun AppStore.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Menteri PUPR Dukung BUMN Karya Kembangkan Sayap Go International
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selaku pembina jasa konstruksi nasional terus mendorong kontraktor dan k...
Indonesia-Aljazair Sepakat Tingkatkan Kerjasama Pembangunan Infrastruktur
Ekonomi
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan pertemuan dengan Menteri Perumahan, Permukiman ...
Pertamina RU VI Produksi Avtur dan Pertamax Turbo Low Sulfur
Ekonomi
Untuk memenuhi permintaan akan kebutuhan bahan bakar penerbangan, Pertamina Refinery Unit (RU) VI Balongan telah mampu memprodu...
Generasi Milenial Dominasi Sayembara Desain Rumah Tapak dan Rusun Bersubsidi
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan penghargaan kepada para pemenang Sayembara Desain Rumah Tapak...
KPUPR Buka Lowongan 1.000 Formasi untuk CPNS 2018
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membuka kesempatan kepada seluruh putra-putri Indonesia untuk menjadi Ca...
Pertamina Ajak Masyarakat Utamakan Keamanan Penggunaan LPG
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) kembali mengajak masyarakat untuk terus memperhatikan penggunaan LPG yang baik dan benar. Hal ini pentin...
Alihfungsikan LPG 3 Kg, Pertamina Himbau Penggunaan Tepat Sasaran
Ekonomi
Dalam rangka memastikan pasokan LPG 3 Kg aman serta menindaklanjuti isu kelangkaan LPG 3 Kg di wilayah Temanggung akibat LPG 3k...
​Signature Bonus, Pemerintah Justru Lemahkan Pertamina
Ekonomi
Pembebanan Signature Bonus (SB) kepada perusahaan BUMN seperti PT Pertamina (Persero), tidak hanya inkonstitusional tetapi meru...
​Ekonom: Harusnya Pertamina Tak Dibebani Signature Bonus
Ekonomi
Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori menegaskan, pengambilalihan pengelolaan Blok-blok Migas (Minyak dan Gas Bumi) yang sebagian bes...