Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Siap Mogok, SP FKPPA: Batalkan Akuisisi Pertagas oleh PGN

10 Juli 2018, 9.30.09

Siap Mogok, SP FKPPA: Batalkan Akuisisi Pertagas oleh PGN

Jakarta, sentananews.com


Ketua Dewan Pertimbangan Dan Penasehat Organisasi SP FKPPA Capt Sofyani Faisol mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar aksi simpatik, sebagai edukasi bagi masyarakat tentang perjuangan Pertamina yang menyuarakan penolakan akuisisi Pertagas sebagai bentuk untuk menjaga kedaulatan energi nasional.

Menurut dia, jika aksi tersebut tak juga membuat pemerintah mengubah keputusannya, maka Serikat Pekerja FKPPA siap untuk melakukan tindakan yang lebih besar lagi yakni mogok kerja.

"Saat ini status kami siaga satu dan siap melakukan aksi industrialisasi di bawah komando SP FKPPA dan FSPPBm" tegasnya kepada sejumlah wartawan di kantornya, Senin (09/7) sore.

"Sebagai pemberitahuan, kami juga menginformasikan kepada seluruh pemangku kepentingan bahwa menyikapi situasi terkini, kami akan melakukan aksi simpatik dalam waktu dekat. Kami juga memohon maaf pada masyarakat jika aksi ini menimbulkan ketidaknyamanan dalam pelaksanaannya," pungkas dia.

Hal senada juga disampaikan Ketua Umum SP FKPPA, Nur Hermawan. Ia mendesak pemerintah dalam hal ini Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk segera membatalkan perjanjian jual beli bersyarat (Conditional Sales & Puschase Agreement/CSPA) serta seluruh proses akuisisi PT Pertamina Gas (Pertagas) oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk/PGAS.

"Jika tuntutan FKPPA diabaikan pemerintah, Kami kengancam akan menggelar aksi mogok kerja," kata Nur.

Menurut dia, proses akuisisi Pertagas oleh PGN tersebut sangat merugikan Pertagas yang notabene 100 persen merupakan perusahaan milik negara.

Apalagi, kata dia, kondisi PGN saat ini sedang mengalami penurunan kinerja dan keuntungannya serta mempunyai hutang yang tinggi ditambah dengan jumlah pekerja dan asset PGN yang 2x lipat dari asset dan pekerja PT Pertagas, sementara kondisi PT Pertagas saat ini adalah kebalikannya.

"Padahal Pertagas sangat sehat, jadi kami menilai dan berpendapat bahwa ini merugikan negara dan menguntungkan pihak swasta pemilik saham 43 persendi PGN," ketusnya.

Sementara itu, SekJend SP FKPPA Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa dalam kesempatan yang sama mengungkapkan, proses konsolidasi dan juga penyampaian aspirasi yang selama ini dilakukan para pekerja Pertamina ternyata tidak digubris oleh pemerintah khususnya melalui manajemen PT Pertamina (Persero).

Dia menilai proses konsolidasi melalui akuisisi Pertagas oleh PGAS dilakukan terburu-buru dan hanya berdasarkan opsi yang tercepat tanpa memperhatikan kajian aspek-aspek terkait secara komprehensif. Akibatnya kecenderungan akuisisi tersebut hanya akan merugikan Pertagas saja.

"Saat ini situasinya menurut kami sudah sangat genting, betapa Pertamina hendak dihabiskan oleh rezim yang sangat korup," tukasnya.

Pihaknya berharap, rakyat bisa paham sebagai pemilik saham dari Pertamina ini sendiri, dan bisa memahami pergerakan para pekerja Pertamina walaupun sedikit banyak akan merugikan rakyat, tapi ini untuk kepentingan rakyat sendiri.

"Tidak sedikitpun pergerakan yang kami lakukan untuk kesejahteraan kami ataupun demi kepentingan kami. Tapi semata-mata kami hanya ingin menjaga amanat UUD 1945 pasal 33 tetap melekat di diri Pertamina," tutup Marcellus.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Buwas: Jangan Ada Impor Beras Lagi
Ekonomi
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) mengatakan stok beras yang dimilikinya saat ini berjumlah 2,4 juta ton. Hingga a...
​Dirut Bulog Sebut OP Beras Tak Terserap Maksimal
Ekonomi
Dirut Perum Bulog Budi Waseso mengakui bahwa beras yang digelontorkan melalui operasi pasar (OP) tidak terserap maksimal, yakni...
Kalau Impor, Buwas: Simpan Berasnya di Kantor Enggar
Ekonomi
Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso ngotot tak mau mengimpor beras. Ia mengatakan tak akan...
Kementerian PUPR Terus Dorong Inovasi Teknologi Pembangunan Terowongan
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong inovasi teknologi terowongan. Pemanfaatan teknologi tero...
PLN Berpartisipasi dalam Ajang Internasional CEPSI 2018
Ekonomi
Sebagai BUMN ketenagalistrikan di Indonesia, PLN turut berpartisipasi dalam ajang berskala internasional, yakni Conference of t...
Menteri Basuki Hadiri Pertemuan Menteri Infrastruktur ASEAN dan Korea
Ekonomi
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mewakili Pemerintah Republik Indonesia menghadiri acara 1...
​Kapushidrosal: Hidrosal Punya Kewenangan Beri Lisensi Sertifikasi
Ekonomi
Sebagai Kepala Pusat Hidrografi (Indonesian Chief Hidrografer), Pushidrosal mempunyai kewenangan dari IHO untuk memberikan Lise...
​Pertamina TBBM Krueng Raya Bantu CSR 6 Sekolah di Aceh Besar
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I melalui Terminal BBM Kreung Raya, menyalurkan Program Corporate Socia...
​Tingkatkan Penggunaan MyPertamina, Pekerja Pertamina Sapa Pelanggan
Ekonomi
Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Jayapura dalam program Berkah Energi Pertamina (BEP), para pekerja Pertamina MOR VIII...