Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​SPBU JAMALI 571 yang Belum Jual Premium Harus Disanksi

14 Juni 2018, 10.49.49

​SPBU JAMALI 571 yang Belum Jual Premium Harus Disanksi

Jakarta, sentananews.com

Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas meminta kepada PT Pertamina (Persero) untuk memberikan target waktu kepada para pemilik SPBU yang telah ditunjuk untuk menyalurkan kembali Bensin Premium paling lambat Jumat (15/6).

"Kita minta Pertamina beri target hingga Jumat besok, dan kepada SPBU yang belum dapat memenuhi target dapat diberikan peringatan/sanksi sesuai aturan yang berlaku," kata Kepala BPH Migas M.Fanshurullah Asa dalam keterangan tertulisnya yang diterima Sentananews.com di Jakarta, Rabu (13/6).

Pihaknya juga meminta Pertamina untuk dapat menjaga keamanan pasokan dan distribusi untuk seluruh Jenis BBM yang diperlukan oleh masyarakat, termasuk Bensin Premium yang merupakan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) di seluruh wilayah NKRI baik di wilayah Jawa, Madura dan Bali (JAMALI) maupun luar JAMALI. "Untuk itu, kita juga minta Hiswana Migas agar mendukung Pertamina dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," tukasnya.

Sementara itu sesuai informasi dari Pertamina, sampai dengan hari Selasa (12/6) pukul 21.30 WIB, dari 571 SPBU yang akan menyalurkan kembali Bensin Premium telah terealisasi sebanyak 530 SPBU yang menjual kembali Bensin Premium.

Sisanya sebesar 41 SPBU mengalami kendala dalam menjual kembali Bensin Premium dikarenakan adanya kendala teknis antara lain tangki timbun yang belum siap, perlu perbaikan perpipaan, dan adanya keengganan/keraguan pemilik SPBU untuk menjual kembali Bensin Premium.

Seperti diketahui, Pertamina ditugaskan oleh BPH Migas untuk menyalurkan Bensin RON 88 pada 2.090 SPBU di JAMALI dengan rincian 1.519 SPBU eksisting yang sebelumnya telah menyalurkan Bensin Premium dan tambahan 571 SPBU yang akan menyalurkan kembali Premium. sesuai komitmen Pertamina bahwa target 571 SPBU itu sudah menjual kembali Bensin Premium paling lambat H-7.

BPH Migas sendiri sesuai Amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 Pasal 8 bertugas mengatur dan mengawasi ketersediaan dan kelancaran pendistribusian BBM di seluruh wilayah NKRI termasuk pendistribusian Premium RON 88 sebagai Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) di JAMALI.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Komitmen Pemerintah Lindungi Hak Konsumen Diragukan
Ekonomi
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meragukan komitmen pemerintah untuk melindungi hak-hak konsumen. Keraguan ini didasar...
​Langkah Polisi Tangkap Pembajak Mobil Tanki Diapresiasi
Ekonomi
Langkah cepat yang dilakukan pihak kepolisian dengan menangkap para pelaku pembajakan dua mobil tangki milik Pertamina yang dih...
​Menperin Berupaya Ciptakan Iklim Investasi Kondusif
Ekonomi
Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengungkapkan, saat ini pemerintah berupaya membuat kebijakan strategis unt...
​Pertamina, RNI dan PTPN III Bersinergi Kembangkan Energi Terbarukan
Ekonomi
Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu Pertamina, RNI dan PTPN III menandatangani Nota Kesepahaman terkait kerjasama penyed...
​Pertamina Gelar Pangan dan Solar Non Subsidi Harga Khusus
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) menggelar pangan murah dan Solar Non Subsidi dengan harga khusus pada acara bertajuk BUMN Berbagi dalam ...
​Presiden Berharap Pengguna Kendaraan Beralih ke MRT
Ekonomi
Presiden Joko Widodo berharap keberadaan kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta membuat masyarakat pengguna kendaraan pribadi ...
​Pengambilalihan Tanpa Izin Tangki BBM Pertamina Melawan Hukum
Ekonomi
Tindakan mengambil alih dari orang yang berhak dan menguasai secara tanpa izin truk pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) milik P...
Ekonom: Pembajakan Mobil Tangki Pelanggaran Konstitusi
Ekonomi
Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori menegaskan, pembajakan mobil tangki merupakan tindakan pelanggaran konstitusi ekonomi yang berp...
​Dibajak, Dua Mobil Tangki Pertamina Dibawa ke Istana Negara
Ekonomi
Dua mobil tangki biosolar Pertamina yang sedang beroperasi sekitar pukul 05.00, Senin (18/3/2019) pagi tadi dihadang dan dilari...