Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Tim Ekspedisi Papua Terang Berhasil Survei 292 Desa di Papua

8 Agu 2018, 17.21.18

Tim Ekspedisi Papua Terang Berhasil Survei 292 Desa di Papua

Jakarta, sentananews.com

Sekitar 292 desa tersebar di Papua dan Papua Barat berhasil di survei oleh tim Ekspedisi Papua Terang PLN. Pelaksanaan survei yang dimulai sejak 28 Juli ini rencananya akan mensurvei sekitar 415 desa yang ada di 5 posko, yakni Jayapura, Timika, Merauke, Wamena dan Nabire selama dua bulan.

Direktur Bisnis Regional Maluku dan Papua PLN Ahmad Rofik sangat mengapresiasi upaya tim Ekspedisi Papua Terang yang semangat melaksanakan tugas untuk mempercepat kelistrikan di Papua. "Baru sepekan sejak tiba di Papua, tim sudah mensurvei lebih dari 50 persen desa-desa yang ditargetkan. Ini juga berkat bantuan digital map dari LAPAN. Jumlah desa ini terus berkembang sesuai dengan kondisi di lapangan. Mengingat ada pula desa yang mengalami pemekaran," kata Ahmad Rofik dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Rabu (8/8),

Menurut dia, kondisi geografis dan sosial di Papua menjadi tantangan bagi tim selama melaksanakan survei. Misalnya untuk mencapai salah satu desa di Kabupaten Lanny Jaya, Tim Ekspedisi yang terdiri dari Mahasiswa, Pegawai PLN Pendamping, Anggota TNI AD, maupun perwakilan pemerintah lokal, harus melalui jalanan darat sekitar 4 jam dari Posko Wamena menuju Ibu Kota Tiom. Jalan pun sebagian merupakan tanah basah yang sulit dilalui oleh kendaraan bermotor.

Selanjutnya perjalanan dari Tiom ke desa-desa hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki karena harus melalui jalan setapak, jalur gunung maupun sungai. Setelah 3 jam tim pun tiba di salah satu desa di Kecamatan Wiringgambut yang memiliki jumlah penduduk sekitar 350 orang.

"Kami mengupayakan agar survei ini dapat memperoleh data akurat sehingga dapat mempercepat pembangunan infrastuktur kelistrikan masyarakat disana. Kami juga mengutamakan kesehatan dan keselamatan seluruh tim, semua kegiatan terus kami pantau," papar Ahmad Rofik.

Sementara mahasiswa ITB, Hamzah Imanul Haq yang merupakan peserta Ekpedisi Papua Terang dari Posko Wamena bercerita bahwa selama survei para peseta juga sembari belajar mengenai kehidupan masyarkat di Papua. Ia pun menyebutkan bahwa seluruh tim bekerja dengan kompak dan saling membantu.

"Masyarakat pegunungan Wamena ramah dan terbuka sehingga survei berjalan baik. Kami juga dipersiapkan segala perlatan dan biaya hidup sehingga fokus kami dapat terarah dengan baik untuk ekspedisi ini," kata Hamzah.

Selain kondisi demografi, tim juga mensurvei titik koordinat desa dan potensi energi baru terbarukan di desa tersebut. Seperti potensi pembangkit hydro dari sungai maupun pontesi energi surya. Hasil survei ini akan diolah kembali hingga akhir September menjadi gambar desain dan rincian kebutuhan material untuk setiap sistim kelistrikan desa yang akan dibangun.

Rasio desa berlistrik di Papua dan Papua Barat saat ini baru mencapai 30,39%. Pada 2018, PLN telah berhasil melistriki sekitar 51 desa di Papua. Untuk itu PLN akan terus berupaya mempercepat pembangunan listrik desa di wilayah Indonesia timur tersebut untuk mencapai target 1.216 desa.

Ekspedisi Papua Terang ini melibatkan sekitar 500 peserta yang terdiri dari Mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Cenderawasih (Uncen); pegawai PLN; maupun Anggota TNI AD. Program ini merupakan wujud nyata bersinergi PLN bersama dengan stakeholders untuk mewujudkan percepatan pemerataan pembangunan di Indonesia Timur, khususnya elektrifikasi di desa-desa.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Saat Debat Capres, PLN Pakai Power Bank Raksasa
Ekonomi
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya akan mengamankan kondisi kelistrikan saat debat Capres jilid 2 pada 17 Febr...
​ Bright Gas Weekend Seru ‘Sapa’ Warga Bekasi
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III, menyapa masyarakat Harapan Baru Bekasi, melalui program Bright Gas Weeke...
​Kegembiraan Baru Pelintas Pansela
Ekonomi
RABU pagi 13 Februari 2019. Di ruang kerjanya, Ir. Akhmad Cahyadi, M.Eng.Sc., Kepala Balai Besar Pelaksnaan Jalan Nasional (BBP...
Pertamina: Stok LPG 3Kg di Garut Aman
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III Jawa Bagian Barat memastikan stok LPG 3kg di wilayah Kabupaten Garut, Jaw...
Edukasi Masyarakat, Rumah Zakat Akan Gelar Sosialisasi
Ekonomi
Minimnya pengetahuan tentang wakaf di masyarakat yang hanya mengenal wakaf dalam bentuk harta tidak bergerak, berupa wakaf tana...
​Murni B to B, Bisnis Avtur Tidak Seperti Jualan BBM Bersubsidi
Ekonomi
Pengamat Kebijakan Enegy, Sofyano Zakaria mengatakan, harga avtur yang diterapkan PT Pertamina (Persero) saat ini sangat kompet...
​IRESS Minta Pemerintah Bentuk Minerba Fund
Ekonomi
Pengamat Energi, Marwan Batubara, menyatakan dana minerba atau dana migas dapat diimplementasikan dengan menyisihkan dana dari ...
​Energy Watch Apresiasi Pertamina Sesuaikan Harga BBM
Ekonomi
Energy Watch mengapresiasi PT Pertamina (Persero) yang terhitung mulai Minggu (10/02/2019) pukul 00.00 waktu setempat melakukan...
Pertamina Kembali Menyesuaikan Harga BBM
Ekonomi
Terhitung mulai 10 Februari 2019 pukul 00.00 waktu setempat, PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga bahan b...