Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Tol MKTT Seksi I Dibuka Fungsional Untuk Mudik Lebaran 2018

12 Juni 2018, 12.04.59

Tol MKTT Seksi I Dibuka Fungsional Untuk Mudik Lebaran 2018

Jakarta, sentananews.com

Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) Seksi I Simpang Susun (SS) Tanjung Morawa-SS Parbarakan dibuka sebagai jalur fungsional untuk arus mudik/balik lebaran 2018, Senin 11 Juni 2018. Meski fungsional namun kondisi jalan seperti tol operasional, karena ruas ini sudah selesai dan siap untuk diresmikan.

Pembukaan dilakukan oleh Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi dan didampingi Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) II Medan (Sumatera Utara-Riau) Paul Ames Halomoan. Diharapkan dibukanya ruas ini akan memperlancar arus mudik di Sumatera sekaligus bagian dari sosialisasi tol tersebut.

Selama masa fungsional belum dikenakan tarif untuk Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi I (SS Simpang Tanjung Morawa-SS Parbarakan) hingga H+7 lebaran atau tanggal 11-22 Juni 2018.

Sedangkan untuk Seksi II-VI (Kualanamu-Parbarakan-Sei Rampah) tetap diberlakukan tarif normal. Pemberian diskon 10% diberikan pada periode arus mudik 13 Juni 2018 (07.00 WIB) s.d. 15 Juni 2018 (07.00 WIB) & arus balik 18 Juni 2018 (07.00 WIB) s.d 20 Juni 2018 (07.00 WIB).

"Kehadiran ruas tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi akan meningkatkan konektivitas guna memperlancar distribusi dan menurunkan biaya logistik barang dan jasa," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

Tol MKTT menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi nasional di Sumatera Utara, seperti kawasan industri Medan, Bandara Kualanamu, Pelabuhan Kuala Tanjung, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangke, serta akses menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba.

Adanya tol ini akan mempersingkat waktu tempuh dari Bandara Kualanamu ke Danau Toba akan lebih singkat dari saat ini4-5 jam menjadi 1,5 hingga 2 jam saja. Nantinya semuaakan terhubungkan dengan Tol mulai dari Medan - Kuala Namu - Tebing Tinggi-Pematang Siantar hingga Parapat.

"Terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono atas dukungannya. Selesainya Tol MKTT, masyarakat lebih mudah ke bandara dan ke Tebing Tinggi. Selama ini masyarakat mengalami macet di Perempatan Kayu Besar bisa satu jam lamanya atau antrean di jalan tol maupun di Jalan Lintas Sumatera yang cukup panjang lebih dari 2 Km," kata Kepala BBPJN II Paul Ames Halomoan.

Jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi I (SS Tanjung Morawa-SS Parbarakan) memiliki panjang total 10,75 km dimana 7,5 Km di antaranya dibangun oleh Pemerintah dan 3,25 Km dibangun oleh PT Jasamarga Kualanamu Tebing Tinggi.

Jalan Tol MKTT Seksi I (SS Tanjung Morawa-SS Parbarakan) menghubungkan Jalan Tol Eksisting Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) dengan Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi II-VI (Kualanamu-Sei Rampah) yang telah beroperasi sejak 13 Oktober 2017.

Editor: Luthfi pattimura


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Salurkan Bantuan Sigi, PLN Rasakan Energi Optimisme Warga
Ekonomi
Warga Desa Pombewe masih tinggal di tempat pengungsian yang terletak di tanah lapang saat PLN menyerahkan bantuan berupa bahan ...
​PHE Siap kelola Blok NSO Hingga Tahun 2038
Ekonomi
Keputusan pemerintah melalui kementerian ESDM untuk memperpanjang kontrak Blok North Sumatera Offshore (NSO) di Provinsi Aceh d...
Pertamina Pulihkan Infrastruktur Terminal BBM Donggala
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) melakukan Kick Off Pemulihan Infrastruktur Terminal BBM Donggala. Pemulihan infrastruktur ini bertujuan ...
​Hingga 2050 Indonesia Belum Perlu Bangun PLTN
Ekonomi
Penggunaan nuklir sebagai energi primer Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dinilai belum menjadi prioritas. Banyak pertimb...
Pembangunan Bendungan Sidan, Tiga Dihaji, dan Bener Dimulai
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan 65 bendungan yang terdiri dari 16 bendungan lanj...
​Operator Lokal di 14 SPBU di Sulteng Kembali Bekerja
Ekonomi
Memasuki minggu ketiga pasca bencana gempa dan tsunami yang melanda Palu, Sigi dan Donggala Sulawesi Tengah, PT Pertamina (Pers...
YLKI Minta Rencana Pembelian Properti di Meikarta Ditunda
Ekonomi
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)) mendesak managemen Meikarta untuk segera menjelaskan pada publik terkait keberlanjut...
Kasus BUMN GDE, Batalkan Putusan MA yang Rugikan Rakyat
Ekonomi
Direktur Eksekutif IRESS menuntut agar pemerintah dan DPR segera turun tangan menolong BUMN Geo Dipa Energi (GDE) dan menyelama...
Tanggulangi Permasalahan Sampah DKI, PLN Gandeng BSI
Ekonomi
Sebagai wujud kontribusi terhadap program pemerintah terhadap penanggulangan permasalahan sampah, PT PLN (Persero) resmi mengga...