Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Tol Semarang-Batang Akan Jadi Alternatif Jalur Mudik

11 Feb. 2018, 20.35.19

Tol Semarang-Batang Akan Jadi Alternatif Jalur Mudik

Semarang, sentananews.com Dalam rangka memantau perkembangan pembangunan proyek Jalan Tol SemarangBatang, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Desi Arryani melakukan kunjungan kerja ke proyek jalan tol sepanjang 75 Km ini.

Pada kesempatan ini, Desi mendapat pemaparan mengenai progres proyek dari Jajaran Direksi dan Pimpro PT Jasamarga Semarang Batang.Hingga awal bulan Februari 2018, Progres pembangunan konstruksi mencapai69,504%.

Tidak hanya dari segi pembangunan konstruksi, untuk pembebasan lahan. Pada periode yang sama, PT JSB telah berhasil membebaskan 98% lahan untuk keperluan proyek Jalan Tol Semarang - Batang

Melihat progres yang demikian positif dan masif, Desi Arryani mengapresiasi sejumlah langkah percepatan yang dilakukan oleh PT JSB. Menurutnya, PT JSB telah bekerja dalam koridor yang tepat, sehingga percepatan bagi proyek yang dibagi menjadi 5 seksi ini.

"Saya berharap ruas Semarang-Batang bisa menjadi jalur alternatif pada arus mudik - balik lebaran 2018, " tutur Desi di lokasi proyek.

Senada dengan Desi, Jajaran Direksi PT JSB juga optimis bahwa proyek yang dikerjakan oleh pihaknya ini dapat dilakukan uji kelaikan dan dioperasikan penuh pada akhir tahun 2018, sesuai dengan target yang telah ditentukan.

Jalan Tol Semarang Batang merupakan bagian dari proyek Jalan Tol Trans Jawa yang dibagi menjadi 5 seksi, terdiri dari Seksi 1 Batang-Batang Timur (3,20 Km), Seksi 2 Batang Timur-Weleri (36,35 Km), Seksi 3 Weleri-Kendal (11,05 Km), Seksi 4 Kendal-Kaliwungu (13,50 Km), dan Seksi 5 Kaliwungu-Krapyak (10,10 Km). Dan sesuai rencana nantinya akan di bangun 5 Gerbang tol , yaitu Gerbang Tol (GT)Tulis, GT Weleri, GT Kendal , GT Kaliwungu dan GT Kalikangkung.

Editor: Luthfi Pattimura

To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Desember Bendungan Mila di Sumbawa Siap Digenangi Air
Ekonomi
Bendungan Mila di Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini telah rampung dan siap untuk dilakukan penggenan...
​Pertamina EP Kembangkan Potensi Wisata Air Desa Burai
Ekonomi
Pengembangan Kampung Warna Warni Desa wisata Burai, binaan CSR PT Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field, mendapatkan kunjungan ...
BPOM Klaim RI Berpotensi Pimpin Pasar Obat Herbal
Ekonomi
Indonesia memiliki sediaan bahan baku yang besar sehingga berpotensi memimpin pasar obat herbal terutama di lingkungan negara O...
RI dan Belanda Implementasikan Proyek Kerjasama Bidang Keairan
Ekonomi
Kerjasama bilateral Indonesia - Belanda dalam bidang Keairan telah berlangsung lama dan terus berkembang. Isu yang menjadi perh...
KPUPR Terus Tingkatkan Kualitas Jalan Perbatasan di Papua
Ekonomi
Pembangunan jalan perbatasan Indonesia - Papua Nugini terus dilanjutkan. Kondisi saat ini sudah tembus 909 km dari total 1.098 ...
​Praktik Pungli Perizinan Sulitkan Pelaku Bisnis
Ekonomi
Praktisi hukum dan pengamat sektor properti, Erwin Kallo mengatakan, birokrasi yang belum bebas dari perilaku suap dan pungutan...
Menyoal Dampak Infrastruktur, Ini Suara Akademisi
Ekonomi
Masa pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) beberapa bulan lagi berakhir. Tapi manfaat pembangunan infrastruktur ...
Sempat Unggul 1-0, indonesia Dibekuk Thailand 2-4
Ekonomi
Timnas Indonesia pulang dengan kepala tertunduk dikalahkan Thailand dengan skor 2-4 pada laga Grup B Piala AFF 2018 di Stadion ...
Akhir November, Bendungan Logung Kudus Siap Digenangi Air
Ekonomi
Pembangunan Bendungan Logung di Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah saat ini telah rampung dan siap diisi air atau impounding...