Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Walikota Tangerang Ajak Warga Gunakan LPG Non Subsidi

6 Des. 2017, 21.47.55

Walikota Tangerang Ajak Warga Gunakan LPG Non Subsidi

Tangerang, sentananews.com

Komitmen Walikota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah untuk mengurangi beban subsidi negara kembali ditunjukkan.

Kali ini ia kembali mengajak warganya untuk meninggalkan LPG subsidi 3 kg dan menggunakan LPG non subsidi seperti Bright Gas.

Sebelumnya, Walikota Tangerang sebetulnya pernah mengeluarkan surat edaran No. 511.1/2336 – Indag tanggal 5 Juli 2017 mengenai Himbauan Penggunaan LPG.

Sebagai lanjutan himbauan tersebut, Walikota Tangerang kembali melakukan sosialisasi penggunaan LPG non subsidi kepada PNS Kota Tangerang pada Rabu, 6 Desember 2017 di Gedung Masjid MUI Tangerang.

Dalam paparannya, Arief kembali menegaskan bahwa LPG 3 kg adalah produk yang disubsidi oleh negara khusus untuk masyarakat tidak mampu. Karenanya, kalangan yang mampu seperti PNS yang pendapatannya sudah mencukupi seharusnya tidak menggunakan LPG 3 kg, melainkan menggunakan LPG non subsidi.

"Dengan tidak menggunakan LPG 3 kg, maka kita membantu negara mengurangi beban subsidinya. Subsidinya tentu bisa dialihkan ke hal lain yang lebih bermanfaat seperti pendidikan dan kesehatan untuk masyarakat," ujarnya.

Seperti diketahui, setiap produk yang disubsidi negara selalu memiliki kuota atau batasan jumlah yang seharusnya diterima oleh masyarakat tidak mampu. Maka jika ada penggunaan oleh pihak yang tidak berhak, maka dapat mengurangi jumlah yang seharusnya diterima oleh masyarakat tidak mampu.

Menanggapi himbauan Walikota Tangerang tersebut, Pertamina pun menyediakan LPG non subsidi Bright Gas sebagai alternatif bagi masyarakat yang bukan penerima subsidi.

Unit Manager Communication & Relations Pertamina Jawa Bagian Barat Dian Hapsari Firasati menyatakan, saat ini Bright Gas sudah tersedia di 28 agen / distributor wilayah Tangerang , 2.000 pangkalan LPG 3 kg se-Tangerang Raya dan semua modern outlet Indomaret.

Bright Gas 5,5 kg dibandrol seharga Rp 325.000 per tabung untuk pembelian baru dan Rp 65.000 untuk pembelian refill.

"Kami telah menyediakan Bright Gas baik ukuran 5,5 kg sebagai alternatif bagi masyarakat yang seharusnya tidak menggunakan LPG subsidi 3 Kg. Dengan ukurannya yang tidak berbeda jauh dengan 3 kg, Bright Gas 5,5 kg cukup ringan dan mudah dibawa. Dengan begitu harapannya masyarakat juga lebih tertarik menggunakan Bright Gas 5,5 kg," paparnya.

Sementara untuk mendukung himbauan penggunaan LPG non subsidi ini, Pertamina juga menggelar promo berupa trade in (tukar) tabung kosong LPG 3 kg untuk mendapatkan 1 tabung Bright Gas 5,5 kg beserta isinya secara gratis. Promo ini berlangsung untuk pembelian di Islamic Center Tangerang pada tanggal 6-8 Desember 2017.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Cegah Kecurangan di SPBU, Pertamina Pasang Nozzle Online
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) menggandeng PT Telkom Indonesia (Persero) untuk memasang teknologi digital pada 5.518 di Stasiun Pengisi...
Sistem Penyaluran Online Akan Dipasang di 5.518 SPBU Pertamina
Ekonomi
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) bersama PT Pertamina (Persero) menyepakati pemberlakuan kebijakan digitalisasi ...
Kemitraan dan Penyerapan SSDN Dihapus, Peternak Terpukul
Ekonomi
Perubahan pasal dalam Peraturan Kementerian Pertanian (Permentan) Nomor 30 Tahun 2018 tentang perubahan atas Permentan Nomor 26...
LRT Sumsel Mogok Lagi, Pemerintah Evaluasi Operasional
Ekonomi
Light Rail Transit (LRT) Sumsel kembali mengalami mogok pada Minggu (12/8). Kejadianini memaksa pemerintah melalui Direktorat J...
Kompetensi SDM Kementerian PUPR Terus Ditingkatkan
Ekonomi
Kompetensi SDM Kementerian PUPR Terus DitingkatkanPengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia menjadi fokus pembangunan Pe...
Angkatan Kerja Baru Capai 3 Juta Orang per Tahun
Ekonomi
Tingginya angkatan kerja baru yang rata-rata mencapai angkat 2,5 juta – 3 juta orang per tahun serta sejumlah hal lainnya saat ...
​Penyerahan Blok Rokan ke Pertamina Jangan Sampai Masuk Angin
Ekonomi
Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) berharap, kepemilikan 100 persen Pertamina terhadap Blok Rokan pada 2021 ben...
​Kemenaker Siapkan Konsep Pembangunan 1000 BLK Komunitas
Ekonomi
Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalatas) Kementrian Ketenagakerjaan, Drs. Bambang Satrio Lelono, MA mengungkapk...
Menteri Basuki: ​Penggunaan Barang Impor Di Kementrian PUPR Minim
Ekonomi
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan porsi penggunaan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dalam proyek infrastruktur di ...