Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Wujudkan Papua Terang, PLN Berharap Masyarakat Lebih Produktif

29 Okt. 2016, 11.06.52

​Wujudkan Papua Terang, PLN Berharap Masyarakat Lebih Produktif

Jakarta, Sentananews.com

Direktur Bisnis Regional Maluku dan Papua PLN, Haryanto WS berharap, dengan masuknya listrik di Kabupaten Deiyai dan Yahukimo, anak-anak dapat belajar lebih tekun dan para pegawai bisa bekerja lebih produktif di kantor. Selain itu masyarakat juga diharapkan bisa lebih produktif lagi ke depannya. "Sehingga kami berharap perekonomian dua kabupaten ini bisa bertumbuh dengan cepat. Saya juga mohon dukungan kepada masyarakat dan Pemerintah Daerah untuk membantu PLN dalam mengembangkan kelistrikan di Deiyai ini," katanya dalam keterangan persnya yang diterima Sentananews.com di Jakarta, Sabtu (29/10).

Dikatakan, pembagian infrastruktur kelistrikan guna mewujudkan program Papua Terang tidak lepas dari peranan masyarakat dan pemerintah daerah setempat yang terus mendukung agar Papua dan Papua Barat dapat terlistriki hingga desa-desa terpencil sekalipun.

"Listrik merupakan salah satu satu faktor kemajuan perekonomian suatu daerah, untuk itu PLN khususnya PLN WP2B akan terus berupaya melistriki masyarakat yang berada di Papua dan Papua Barat. Terlebih lagi, PLN merupakan perusahaan yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat sehingga diharapkan nantinya PLN dapat menyediakan jasa kelistrikin kepada seluruh lapisan masyarkat," pungkasnya.

Sementara General Manager PLN WP2B Yohanes Sukrislismono mengatakan, jumlah pelanggan listrik PLN di Kabupaten Deiyai, Papua hingga saat ini berjumlah 155 pelanggan, namun potensi penambahan pelanggan bisa sampai dengan kurang lebih 750 pelanggan. Sedangkan untuk mesin pembangkit listrik tenaga diesel, di Kabupaten tersebut memiliki kapasitas daya sebesar 2x500 kW atau 1 MW. "Sedangkan untuk Kabupaten Yahukimo, jumlah calon pelanggan PLN mencapai 237 pelanggan dengan potensi penambahan kurang lebih 1.300 pelanggan. Sedangkan kapasitas daya di Yahukimo terbagi menjadi 4 sistem dengan masing-masing kapasitas 1x800 kVA, 1x500 kVA, 1x350 kVA, dan 1x250 kVA," katanya.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Pekan Pertama Uji Coba di Ruas Tol Jagorawi Berjalan Lancar
Ekonomi
Pekan pertama penerapan uji coba paket kebijakan di Ruas Jalan Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) berjalan dengan lancar. PT Ja...
Seleksi Administrasi Calon Komisioner BP Tapera Diumumkan
Ekonomi
Panitia Seleksi (Pansel) telah mengumumkan hasil seleksi Administrasi Calon Komisioner dan Calon Deputi Komisioner Badan Pengel...
Kementerian PUPR Luncurkan Sembilan Aplikasi E-Government
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meluncurkan sembilan aplikasiyang diperuntukan untuk pelayanan publik ma...
Kementerian PUPR Salurkan KPR Subsidi Rp 438 M
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hingga 10 April 2018 telah menyalurkan KPR Subsidi melalui Fasilitas Lik...
Kementrian PUPR Rampungkan Pembangunan PLBN Skouw
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya telah merampungkan pembangunan P...
eSPeKaPe Ogah Jika Sofyan Basir Jadi Dirut Pertamina
Ekonomi
Pasca RUPS-LB (Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa) PT Pertamina (Persero) pada 20 April 2018 yang memutuskan pemberhentian El...
Kurtubi: Harusnya Pertamina Langsung di Bawah Presiden
Ekonomi
Fraksi Partai Nasdem meminta agar dalam revisi UU Migas No 22/2001, Pertamina dikembalikan sebagai Pemegang Kuasa (Usaha) Perta...
ODOL Jadi Tantangan Keberlanjutan Infrastruktur Jalan
Ekonomi
Penyediaan infrastruktur jalan dan jembatan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tidak hanya fokus pada ...
 Jembatan Cincin Lama Ditargetkan Rampung Sebelum Lebaran
Ekonomi
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan perbaikan Jembatan Cincin Lama yang runtuh, S...