Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

YLKI: Perpanjangan Libur Lebaran Tak Efektif Redam Macet

13 Juni 2018, 23.28.34

YLKI: Perpanjangan Libur Lebaran Tak Efektif Redam Macet

Jakarta, sentananews.com

Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi mengatakan, bahwa perpanjangan Libur Lebaran ternyata tidak efektif untuk mendorong pemudik melakukan perjalanan mudik lebih awal.

Pasalnya, para pemudik masih menyerbu untuk mudik Lebaran pada H minus 3 dan H minus 2. Bahkan mungkin H minus 1. "Jadi bisa juga dikatakan bahwa perpanjangan libur Lebaran tidak dipatuhi oleh sektor pelaku usaha," kata Tulus kepada Sentananews.com di Jakarta, Rabu (13/6).

Menurutnya, hingga H minus 4 arus mudik Lebaran masih relatif lancar, dan tak ada bencana kemacetan di jalan tol dan atau di jalan non tol. "Namun kondisi berbalik drastis pada H minus 3 dan H minus 2, di mana kemacetan di jalan tol mencapai klimaksnya," ujarnya.

Pada H minus 3, kata dia, kemacetan di pintu tol Cikarang Utama mencapai lebih dari 28 km, dan ekor kemacetannaya pun terasa sampai Cawang, tol dalam kota. "Bahkan pada H minus 2, hari ini, kemacetan di tol Cikampek makin parah. Tol Cipali pun macet total hingga 42 km," ungkapnya.

Tersambungnya tol Trans Jawa juga tidak mampu menampung lonjakan kendaraan pribadi roda empat yang melewati jalan tol, terutama tol Cikampek dan Cipali, karena peningkatan pemudik roda empat cukup signifikan.

"Data dari Kemenhub menyebutkan bahwa pada 2017 sebanyak 3,3 juta unit dan pada 2018 mencapai 3,7 juta unit dan bisa dipastikan lebih dari 40 persennya adalah pengguna tol. Jadi bisa dibayangkan jika jumlah pemudik di Jabodetabek mencapai 11 juta," tukasnya.

Dengan demikian, kata Tulus, perpanjangan libur Lebaran dan atau tersambungnya tol Trans Jawa gagal menjadi pemecah kemacetan arus lalu lintas mudik Lebaran. "Pemerintah tampaknya juga tidak konsisten dengan janjinya, bahwa jika kemacetan mencapai 2 km tarif tol akan digratiskan. Buktinya, kemacetan sudah mencapai 28-42 km pun tidak digratiskan," ketusnya.

Menurut Tulus, solusi efektif untuk memecah kemacetan arus mudik adalah menambah akses dan kapasitas angkutan umum masal, dan angkutan umum di daerah tujuan.

"Jadi ke depan bukan memperpanjang libur Lebaran dan atau bahkan akses jalan tol. Karena jalan tol justru karpet merah untuk merangsang mudik dengan kendaraan pribadi, dan endingnya adalah neraka kemacetan," pungkasnya.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Pengambilalihan Tanpa Izin Tangki BBM Pertamina Melawan Hukum
Ekonomi
Tindakan mengambil alih dari orang yang berhak dan menguasai secara tanpa izin truk pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) milik P...
Ekonom: Pembajakan Mobil Tangki Pelanggaran Konstitusi
Ekonomi
Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori menegaskan, pembajakan mobil tangki merupakan tindakan pelanggaran konstitusi ekonomi yang berp...
​Dibajak, Dua Mobil Tangki Pertamina Dibawa ke Istana Negara
Ekonomi
Dua mobil tangki biosolar Pertamina yang sedang beroperasi sekitar pukul 05.00, Senin (18/3/2019) pagi tadi dihadang dan dilari...
​PLN Disjaya Luncurkan Paket Layanan TPS Terang
Ekonomi
Guna memberikan fasilitas penunjang bagi kelancaran penyelenggaraan Pemilu 2019 yang maksimal, PT PLN (Persero) Unit Induk Dist...
​Amankan Listrik Pemilu 2019, PLN Gelar Apel Siaga
Ekonomi
Menghadapi rangkaian Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif dan Presiden tahun 2019, yang telah berlangsung sejak tanggal 23 Septem...
​Kembangkan Kemampuan SDM Tuban, Pertamina Gelar Pelatihan
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Tuban Jawa Timur melaksanakan pelatihan untuk masyarakat d...
​Pertamina Perkuat Sinergi dengan Sejumlah BUMN
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) memperkuat kemitraan strategis untuk kegiatan operasional dan pengembangan bisnis perusahaan dengan seju...
​Staf Khusus Menaker: Teknologi Informasi Perlu Dibatasi
Ekonomi
Teknologi Informasi faktanya dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang sangat luas, namun harus diatur sedemikian rupa, agar ru...
​Direksi dan Komisaris PLN Kembali ke Almamater
Ekonomi
PT PLN (Persero) mengajak generasi muda untuk menggali potensi diri dan memajukan negeri lewat pendidikan. Hal ini diwujudkan d...