Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​YLKI Sebut Digitalisasi SPBU Langkah Progresif

11 Jan. 2019, 23.08.00

​YLKI Sebut Digitalisasi SPBU Langkah Progresif

Jakarta, sentananews.com

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memberikan apresiasi terhadap program digitalisasi SPBU oleh PT Pertamina (Persero).

Menurut Ketua harian YLKI, Tulus Abadi, langkah ini sangat progresif untuk mewujudkan pengelolaan SPBU yang lebih transparan dan akuntabel. "Ini langkah progresif menuju pengelolaan SPBU yang lebih dan akuntabel," kata Tulus dalam pesan singkatnya kepada Sentananews.com di Jakarta, Jumat (11/01/2019).

Pihaknya berharap, dengan digitalisasi SPBU ini akan memberikan citra positif pada SPBU Pertamina dan berdampak meningkatnya pelayanan SPBU Pertamina pada konsumennya.

"Apalagi disaat persaingan dengan perusahaan minyak asing, yang konon akan bekerja sama dengan minimarket untuk menjual BBM, digitalisasi SPBU adalah prasyarat mutlak. Jangan sampai SPBU Pertamina shutdown karena kalah bersaing dengan SPBU asing," pungkasnya.

Senada dengan Tulus, Ekonom Konstitusi, Defiyan Cory juga mengapresiasi program digitalisasi SPBU ini jika tujuannya adalah untuk meminimalisir penyimpangan jumlah liter yang diterima oleh konsumen dan menekan tingkat penyimpangan dalam pengelolaan keuangan Pertamina.

"Selama ini banyak sekali keluhan para pelanggan SPBU Pertamina yang tak ditanggapi sehingga Pertamina dalam jangka panjang dapat kehilangan pasar potensial atau captive marketnya yang mendukung sebagai bagian dari semangat nasionalisme," kata Defiyan saat dihubungi Sentananews.com di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, jika hal ini diupayakan untuk diselesaikan melalui digitalisasi SPBU Pertamina, maka peningkatan kepuasan pelanggan akan mampu meningkatkan daya saing Pertamina atas SPBU swasta atau asing yang beroperasi di Indonesia. "Namun demikian, harus dipastikan bahwa program digitalisasi ini sangat tergantung pada perusahaan teknologi digital yang memproduksinya. Kecurangan atau penyimpangan tetap akan terjadi apabila sistem, alat dan teknologinya tidak didesain oleh orang-orang yang memiliki integritas," paparnya.

Pertamina, kata dia, juga harus berupaya memperluas cakupan pemasaran BBM di dalam negeri, terutama daerah-daerah tertinggal, terluar dan terdepan dengan membangun SPBU-SPBU berskala kecil dan menengah supaya akses masyarakat dapat dipenuhi.

"Untuk itu, kesempatan program digitalisasi ini akan optimal melalui cara yang lebih efektif dan efisien serta beriringan dengan kesempatan masyarakat membuka usaha SPBU mini ini, terutama para pengusaha baru sehingga membuka lapangan kerja dalam rangka menanggulangi kemiskinan dan mengatasi pengangguran," tukasnya.

Lebih jauh ia mengatakan, secanggih apapun teknologi digitalisasi SPBU yang nanti digunakan, tetap harus didukung oleh pengelolaan manual sebagai pembanding laporan dan antisipasi penyimpangan sejak dini.

"Pola manual dan digitalisasi yang dilaksanakan beriringan ini akan dapat digunakan sebagai Sistem Peringatan Dini pelayanan pengisian BBM kepada konsumen dan menekan kerugian Pertamina dalam jumlah minimal bahkan nihil dari perbuatan penyimpangan pengelola SPBU," pungkasnya.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​M.Abrar Ali Jadi Ketua Umum SP PLN 2019-202
Ekonomi
Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Serikat Pekerja (SP) PLN, yang dihadiri 59 DPD SP PLN seluruh Indonesia menetapkan Mu...
​Komitmen Pemerintah Lindungi Hak Konsumen Diragukan
Ekonomi
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meragukan komitmen pemerintah untuk melindungi hak-hak konsumen. Keraguan ini didasar...
​Langkah Polisi Tangkap Pembajak Mobil Tanki Diapresiasi
Ekonomi
Langkah cepat yang dilakukan pihak kepolisian dengan menangkap para pelaku pembajakan dua mobil tangki milik Pertamina yang dih...
​Menperin Berupaya Ciptakan Iklim Investasi Kondusif
Ekonomi
Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengungkapkan, saat ini pemerintah berupaya membuat kebijakan strategis unt...
​Pertamina, RNI dan PTPN III Bersinergi Kembangkan Energi Terbarukan
Ekonomi
Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu Pertamina, RNI dan PTPN III menandatangani Nota Kesepahaman terkait kerjasama penyed...
​Pertamina Gelar Pangan dan Solar Non Subsidi Harga Khusus
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) menggelar pangan murah dan Solar Non Subsidi dengan harga khusus pada acara bertajuk BUMN Berbagi dalam ...
​Presiden Berharap Pengguna Kendaraan Beralih ke MRT
Ekonomi
Presiden Joko Widodo berharap keberadaan kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta membuat masyarakat pengguna kendaraan pribadi ...
​Pengambilalihan Tanpa Izin Tangki BBM Pertamina Melawan Hukum
Ekonomi
Tindakan mengambil alih dari orang yang berhak dan menguasai secara tanpa izin truk pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) milik P...
Ekonom: Pembajakan Mobil Tangki Pelanggaran Konstitusi
Ekonomi
Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori menegaskan, pembajakan mobil tangki merupakan tindakan pelanggaran konstitusi ekonomi yang berp...