Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Kelompok Pojok Pentaskan Zonder Lentera

26 Jan. 2019, 8.59.33

Kelompok Pojok Pentaskan Zonder Lentera

Pentas

Jakarta, sentananews.com

Kelompok Pojok untuk kali kedua akan mementaskan sebuah lakon lawas yang ditulis pada tahun 1930 oleh tokoh peranakan kenamaan, yaitu Kwee Tek Hoay yang berjudul Zonder Lentera.

Drama yang disadur oleh Veronika B. Vonny didukung oleh berbagai komunitas teater seperti Simpul Interaksi Teater Jakarta Selatan (SINTESA), Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia (ASPERTINA), Yayasan Tridarma Indonesia, PERMATA, Join kopi Bulungan, Gaia Production, Ticn Batik Coastal, Media Havefun dan Cosmopolitan serta tentunya pihak dari keluarga Kwee Tek Hoay itu sendiri.

"Pertujukan ini didukung oleh 37 pemain dari beberapa komunitas teater dengan durasi 2,5 jam," ujar Yasya Arifa selaku sutradara bersama Tamimi Rutjita.

Dikatakan Yasya, pertunjukan yang diadakan dalam rangka memperingati hari Raya Imlek 2019, serta upaya memperkenalkan kembali bahasa sastra Melayu.

"Pertujukan ini selain upaya memperkenalkan kembali bahasa sastra melayu dengan tema Hikayatnya Satoe Wijmesteer Rakoes, juga menyambut hari Raya Imlek 2018," terang Yasya

Tamimi Rutjita menerangkan drama Zonder Lentera dipentaskan selama dua hari berturut-turut, yaitu pada hari Sabtu 26 januari 2019, pukul 19.30 dan Minggu 27 Januari 2019 pukul 16.00 WIB di Gedung Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.

"Drama ini akan dipentaskan selama dua hari, dan kami yakin kapasitas kursi yang tersedia sebanyak 800 akan sold out," aku Tamimi di Jakarta, Jum'at (25/1/2019).

Menurut sutradara perempuan ini, alasan mereka memainkan naskah Zonder Lentera ini, mengingat lakon ini sangat kontekstual dengan tahun 2019 ini atau juga tahun Pemilu.

"Tahun yang seharusnya menjadi pasta demokrasi yang menyenanglam bagi rakyat Indonesia, namun malah menjadi tahun yang penuh komedi dan satire karena hoax yang terus diciptakan dan tokoh-tokoh yang seharusnya menjadi panutan masyarakat," ungkap Tamimi.

Ditambahkan Yasya, pertujukan ini sangat unik, baik properti maupun kostum pendukung sangat mendekati suasana Batavia di tahun 1930 an, dan uniknya tidak ada satu pendukungpun yang berasal dari peranakan Tionghoa.

"Kami telah meriset selama 4 tahun mengenai dunia peranakan Tionghoa di Indonesia, terutama di sekitar wilayah Pancoran Glodok, hingga cross culture yang terjadi antara pribumi dengan kaum pendatang peranakan Tionghoa, sehingga baik properti maupun kostum pendukung sangat mendekati masa Batavia diera tahun 1930," urai Yasya.

Sementara pimpinan produksi dari pertunjukan ini Iqbal, menjelaskan alasan mereka kembali memainkan naskah sastrawan peranakan Tionghoa Kwee Tek Hoay, karena mereka ingin mengkampanyekan bahasa Melayu Tionghoa yang biasa disebut bahasa Melayu Pasar, atau juga Bahasa Melayu rendahan kepada masyarkat Indonesia.

"Bahasa tersebut sudah tidak diketahui lagi oleh masyarakat saat ini, terutama generasi millenial, padahal bahasa
Melayu Pasar dulu pada zamannya pernah menjadi bahasa Lingua Franca tidak hanya di Nusantara, namun juga di Asia Tenggara.

Ditambahkan Iqbal, pementasan ini telah dipersiapkan oleh Kelompok Pojok yang bermarkas di Bulungan Jakarta Selatan dan seluruh pendukung selama 6 bulan.

"Ya kami Kelompok Pojok dan pendukung lain telah menyiapkan pertunjukan ini selama 6 bulan dengan efektifitas selama 3 bulan. Setiap hari kami berlatih 6 jam. Mudah-mudahan masyarakat dapat terhibur dengan pertujukan ini," pungkas Iqbal. (Pang).

Penulis: Rangga FS


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Single Terbaru Wanitaku Dari Noah
Entertainment
Jakarta, sentananews.comSetelah sukses merilis single Jalani Mimpi dan My Situation, Noah akhirnya secara resmi merilis single ...
Mimpi Anak Bangsa  Jadi Astronot
Entertainment
Jakarta sentananews.comSukses dengan penayangan Iqro - Petualangan Meraih Bintang pada 2017 silam, kini Yayasan Pembina Masjid ...
Ulang Tahun, Suami Beri Kejutan Kepada Davina
Entertainment
Jakarta. sentananews.comMerayakan ulang tahun bersama anak-anak Yatim Piatu, artis dangdut Davina meneteskan air mata. Selain r...
Artis AMP Bagikan Takjil Kepada Driver Ojek Online
Entertainment
Jakarta, sentananews.comFeryanto CEO Artha Music Prodoction (AMP) mengatakan, kegiatan bagi-bagi takjil dilakukan untuk menunju...
Mega Pilar Pictures Besut 3 Film Sekaligus
Entertainment
Jakarta, sentananews.comRumah Produksi Film Mega Pilar Pictures merilis 3 film terbarunya yaitu Kapal Goyang Kapten, Vitamin Se...
Kembali Dipercaya Sunil Soraya Geisha Isi Soundtrack Film Single 2
Entertainment
Jakarta, sentananews.comSetelah film Antologi Rasa, grup pop Geisha kembali berkolaborasi dengan produser Sunil Soraya untuk me...
Lebaran Film Roh Fasik akan Edar di Malaysia
Entertainment
Jakarata, sentananews.comMemasuki Ramadan, rumah produksi RA Pictures kembali mengenal film terbarunya yang di Sutradara Ubay ...
 Album Cinta dan Semangat Mendukung Musik Indonesia Mendidik Bangsa
Entertainment
Jakarta, sentananews.comGrup musik D'MASIV menunjukan konsistensinya dalam berkarya dengan melahirkan album ke-6 mereka yang be...
Melodi Cinta Ramadhan 2019, Album Religi dari Nagaswara
Entertainment
Jakarta, sentananews.comSederet musisi Tanah Air telah menghasilkan satu single lagu bertema religi dan disatukan dalam sebuah ...