Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Bangladesh Tuding Miyanmar Provokasi Perang

8 Okt. 2017, 16.48.40

Bangladesh Tuding Miyanmar Provokasi Perang

​Dhaka, sentananews.com

Perdana Menteri (PM) Bangladesh, Sheikh Hasina menuduh negara tetangganya Myanmar memprovokasi sebuah perang di tengah krisis pengungsi Rohingya.

Sebelumnya Pemerintah Bangladesh juga pernah mengajukan protes kepada Myanmar karena telah tiga kali melanggar batas wilayahnya.

Hasina menegaskan, jika negara itu dalam kondisi waspada. "Tetangga dekat menunjukkan sikap seperti mereka akan terlibat dalam peperangan dengan Bangladesh," katanya seperti dikutip dari India Today, Minggu (8/10).

"Namun, saya memberi tahu tentara, penjaga perbatasan dan polisi kita, sehingga mereka tidak boleh bingung dalam menghadapi provokasi apa pun selama saya beri perintah," tegasnya

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada angkatan bersenjata, paramiliter Garda Perbatasan Bangladesh (BGB), polisi dan masyarakat atas kesabaran mereka terhadap masalah ini.

"Berbagai pihak ingin menciptakan situasi untuk mengalihkan sesuatu ke arah yang berbeda, tapi kami sangat berhati-hati dalam hal itu," paparnya.

Sebelumnya, pemerintah Bangladesh sempat mengajukan protes kepada Myanmar karena telah tiga kali melanggar batas wilayahnya. Pesawat tempur Myanmar berulang kali melanggar batas wilayah.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Bawa Rudal Berpandu, Kapal Perang AS Masuk Laut Hitam
International
Kapal perang Amerika Serikat (AS), USS Carney, yang membawa peluru kendali (rudal) berpandu telah memasuki Laut Hitam. Armada K...
China Tahan Sejuta Warga Uighur di Kamp Rahasia
International
Tabloid yang dikelola negara China mengklaim pemerintah telah mencegah "tragedi besar" di Xinjiang dengan memperjuangkan keaman...
​AS: Serangan Atas Basis Militer Suriah Tanggungjawab Israel
International
Amerika Serikat (AS) menegaskan bahwa serangan terhadap basis militer Suriah dan basis milisi pro-pemerintah Suriah dilakukan o...
​AS Dituding Serang Basis Militer Suriah
International
Media pemerintah Suriah melaporkan bahwa koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) telah melakukan serangan terhadap basis militer ...
​Gencatan Senjata Diwarnai Bom Bunuh Diri, 21 Tewas
International
Aksi bom bunuh diri mengguncang Afghanistan timur di tengah perayaan gencatan senjata dalam rangka Idul Fitri. Sedikitnya 21 or...
​​Pangkas Subsidi, Mesir Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen
International
Mesir memutuskan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga 50 persen menyusul imbauan International Monetary Fund (...
Papua Nugini Rusuh, Pemerintah Tetapkan Keadaan Darurat
International
Papua Nugini mengumumkan keadaan darurat, membekukan pemerintah provinsi dan mengirim pasukan bersenjata untuk memulihkan keter...
​Lagi AS Bombardir Basis Al-Qaeda di Libya
International
Komando Amerika Serikat (AS) di Afrika atau AFRICOM menyatakan mereka kembali melakukan serangan terhadap basis al-Qaida di sem...
​Abaikan China, AS Resmikan "Kedutaan" di Taiwan
International
Amerika Serikat akan meresmikan kantor baru perwakilan senilai 250 juta dolar AS di ibu kota Taiwan, Selasa, kedutaan "de facto...