Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Bawa Rudal Berpandu, Kapal Perang AS Masuk Laut Hitam

13 Agu 2018, 17.00.53

Bawa Rudal Berpandu, Kapal Perang AS Masuk Laut Hitam

Washington, Sentananews.com

Kapal perang Amerika Serikat (AS), USS Carney, yang membawa peluru kendali (rudal) berpandu telah memasuki Laut Hitam. Armada Keenam Angkatan Laut AS mengonfirmasi pengiriman kapal jenis perusak itu.

"Kapal perusak USS Carney (DDG 64) kelas Arleigh Burke dengan rudal berpandu memasuki Laut Hitam, 12 Agustus, untuk melakukan operasi keamanan maritim dan meningkatkan kemampuan dan interoperabilitas dengan sekutu dan mitra di wilayah tersebut," bunyi pernyataan Armada Keenam Angkatan Laut AS yang dirilis Minggu (12/8) malam.

Komandan kapal USS Carney, Tyson Young, mengatakan dalam pernyataan bahwa kedatangan kapal di Laut Hitam menunjukkan komitmen Amerika Serikat untuk menjaga keamanan di wilayah tersebut.

Kapal perusak ini sebelumnya memasuki Laut Hitam pada bulan Januari lalu. Saat itu misinya untuk bergabung dalam latihan perang bersama Angkatan Laut Ukraina.

Pada 23 Juli lalu, komandan Kelompok Angkatan Laut Kedua NATO Boudewijn Boots mengatakan, kapal-kapal militer NATO telah ditingkatkan intensitas kehadirannya di kawasan Laut Hitam.

Langkah NATO itu diambil setelah Rusia menumpuk kekuatan militernya di kawasan Laut Hitam usai aneksasi Crimea dari Ukraina. Crimea bergabung dengan Rusia setelah melepaskan diri dari Ukraina melalui referendum tahun 2014 atau saat krisis Ukraina pecah. Namun, referendum itu tak pernah diakui Ukraina dan negara-negara Barat.

Editor: Mikhael B


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

  India Beli S-400 Rusia, Pakistan Uji Rudal Nuklir
International
Pakistan berhasil menguji coba peluru kendali (rudal) Ghauri yang dapat membawa hulu ledak konvensional dan nuklir dengan jangk...
​Saudi, UEA dan Mossad Sekongkol Ingin Ganti Rezim Iran
International
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir, Duta Besar UEA untuk Washington Yousef al-Otaiba dan Direktur Mossad Yossi Cohen...
 Parade Militer Iran Diserang Dua Pria Bersenjata, 8 Tewas
International
Dua pria bersenjata menyerang parade militer di kota Ahvaz, Iran barat daya, Sabtu (22/9). Serangan tersebut menewaskan sedikit...
China Tahan Sejuta Warga Uighur di Kamp Rahasia
International
Tabloid yang dikelola negara China mengklaim pemerintah telah mencegah "tragedi besar" di Xinjiang dengan memperjuangkan keaman...
​AS: Serangan Atas Basis Militer Suriah Tanggungjawab Israel
International
Amerika Serikat (AS) menegaskan bahwa serangan terhadap basis militer Suriah dan basis milisi pro-pemerintah Suriah dilakukan o...
​AS Dituding Serang Basis Militer Suriah
International
Media pemerintah Suriah melaporkan bahwa koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) telah melakukan serangan terhadap basis militer ...
​Gencatan Senjata Diwarnai Bom Bunuh Diri, 21 Tewas
International
Aksi bom bunuh diri mengguncang Afghanistan timur di tengah perayaan gencatan senjata dalam rangka Idul Fitri. Sedikitnya 21 or...
​​Pangkas Subsidi, Mesir Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen
International
Mesir memutuskan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga 50 persen menyusul imbauan International Monetary Fund (...
Papua Nugini Rusuh, Pemerintah Tetapkan Keadaan Darurat
International
Papua Nugini mengumumkan keadaan darurat, membekukan pemerintah provinsi dan mengirim pasukan bersenjata untuk memulihkan keter...