Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Bendungan di Brasil Jebol, 115 Orang Tewas 248 Hilang

3 Feb. 2019, 7.14.17

Bendungan di Brasil Jebol, 115 Orang Tewas 248 Hilang

Sao Paulo, Sentana

Jumlah korban tewas dalam insiden jebolnya bendungan di Kota Brumadinho, Brasil dilaporkan telah bertambah menjadi 115 orang pada Jumat. Peningkatan jumlah tersebut terjadi seiring semakin banyaknya jasad yang ditemukan dari lokasi musibah itu.

Berdasarkan keterangan tim pencari dan penyelamat yang dilansir Reuters, Sabtu (2/2/2019), korban yang masih hilang saat ini berjumlah 248 orang. Jumlah itu bertambah 10 orang dari yang dilaporkan sebelumnya setelah perusahaan pertambangan Vale SA yang memiliki bendungan yang jebol mengidentifikasi beberapa pekerja mereka yang belum ditemukan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bendungan pembuangan milik perusahaan pertambangan Vale SA jebol pada Jumat, 25 Januari mengirim semburan limbah tambang yang menghantam Kota Brumadinho yang terletak di dekatnya. Menyusul insiden itu, dilaporkan tidak ada seorang pun yang ditemukan dalam keadaan hidup di Brumadinho, dengan jumlah korban tewas diperkirakan lebih dari 300 orang.

Pihak berwenang telah menahan dua insinyur Vale SA yang bertugas dan menandatangani keamanan dan keselamatan bendungan. Vale SA telah menyampaikan permintaan maaf dan akan membayar ganti rugi kepada keluarga korban, namun sejauh ini reaksi kemarahan atas insiden itu masih terlihat di antara warga Brasil.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Pompeo: Penarikan Pasukan AS dari Suriah Hanya Perubahan Taktik​
International
Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo mengatakan, bahwa penarikan pasukan AS seperti yang direncanakan bukan perubahan dalam mi...
​Rouhani Kecam 'Komplotan' AS di Kasus Venezuela
International
Presiden Iran, Hassan Rouhani, menuduh Amerika Serikat (AS) berkomplot melawan pemerintahan Nicolas Maduro dan rakyat di Venezu...
​Bunuh Lima Orang, Pria Bersenjata di Florida Serahkan Diri
International
Seorang pria bersenjata membunuh lima orang di sebuah bank di Florida tengah pada Rabu kemudian menghubungi polisi untuk mengab...
​Gelombang Panas Renggut Tujuh Nyawa di Australia
International
Gelombang panas yang mencengkeram Australia selama tujuh hari terakhir telah menyebabkan tujuh orang meninggal dunia. Gelombang...
​Pasukan AS Tinggalkan Pangkalan Suriah
International
Penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) pertama telah meninggalkan sebuah pangkalan di Sutiah timur laut pasca Presiden Donald T...
​Amerika Serikat Dilanda Badai Salju
International
Badai salju selepas Natal mengakibatkan sedikitnya dua orang meninggal di Amerika Serikat (AS). Akibatnya ribuan wisatawan terj...
​Telepon Erdogan Jadi Penyebab Mundurnya Menhan AS
International
Panggilan telepon yang dilakukan Presiden Turki, Tayyip Erdogan kepada Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengenai sit...
​Turki: Konstitusi Suriah Diatur Negara Lain
International
Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu melemparkan kritikan keras kepada negara-negara lain yang berusaha untuk merancang ...
​Teheran Bantah Persenjatai Kelompok Houthi
International
Teheran membantah telah mempersenjatai pemberontak Yaman, Houthi, yang memerangi pasukan pro-pemerintah di negara itu. Hal itu ...