Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Bentrok dengan Tentara Yahudi, Remaja Palestina Tewas

17 Jan. 2017, 15.50.42

​Bentrok dengan Tentara Yahudi, Remaja Palestina Tewas

Ramallah, Sentananews.com

Seorang remaja Palestina tewas pada Senin malam (16/1), saat bentrokan dengan tentara Yahudi di dekat Kota Bethlehem di Tepi Barat Sungai Jordan, kata beberapa sumber setempat.

Menurut seorang saksi mata, remaja berusia 17 tahun itu rewas oleh tembakan tentara Israel di Kota Kecil Taqou di dekat Bethlehem, demikian laporan Xinhua.

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina di dalam satu pernyataan pers telah mengkonfirmasi kematian remaja tersebut.

Sejauh ini, gelombang bentrokan antara orang Palestina dan Yahudi yang meletus pada Oktober 2015 telah menewaskan 232 orang Palestina dalam kekerasan di Israel, Tepi Barat dan Jalur Gaza. Israel mengatakan setidaknya 158 orang di antaranya pelaku serangan dan sisanya tewas dalam sejumlah bentrokan dan aksi massa. Sebanyak 46 orang Yahudi, satu warga negara Jordania serta dua warga Amerika juga tewas.

Tentara Israel pada Selasa juga menembak hingga tewas seorang warga Palestina yang dikatakan berusaha menyerang mereka dengan menggunakan pisau, pada saat penggerebekan, untuk menahan para tersangka anggota milisi di kamp pengungsi Tepi Barat.

Kementerian Luar negeri Palestina mengatakan dalam satu pernyataan bahwa Mohammad As-Salahe (32) "dieksekusi dengan darah dingin" oleh tentara Yahudi di halaman depan rumahnya, di hadapan ibunya.

Mereka mengenalinya sebagai seorang mantan tahanan di penjara Israel.

Pihak militer Yahudi mengatakan penyerang itu, bersenjatakan sebilah pisau, mencoba menyerang tentara Yahudi dalam sebuah operasi untuk menangkap tersangka di kamp pengungsi Al Faraa di dekat Kota Nablus, Palestina.

"Tentara meminta pelaku untuk berhenti namun ia terus bergerak sehingga dia ditembak, dan meninggal seketika," kata militer Yahudi di dalam satu pernyataan. Petugas kesehatan Palestina menyatakan As-Salahe terkena enam tembakan.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Pompeo: Penarikan Pasukan AS dari Suriah Hanya Perubahan Taktik​
International
Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo mengatakan, bahwa penarikan pasukan AS seperti yang direncanakan bukan perubahan dalam mi...
Bendungan di Brasil Jebol, 115 Orang Tewas 248 Hilang
International
Jumlah korban tewas dalam insiden jebolnya bendungan di Kota Brumadinho, Brasil dilaporkan telah bertambah menjadi 115 orang pa...
​Rouhani Kecam 'Komplotan' AS di Kasus Venezuela
International
Presiden Iran, Hassan Rouhani, menuduh Amerika Serikat (AS) berkomplot melawan pemerintahan Nicolas Maduro dan rakyat di Venezu...
​Bunuh Lima Orang, Pria Bersenjata di Florida Serahkan Diri
International
Seorang pria bersenjata membunuh lima orang di sebuah bank di Florida tengah pada Rabu kemudian menghubungi polisi untuk mengab...
​Gelombang Panas Renggut Tujuh Nyawa di Australia
International
Gelombang panas yang mencengkeram Australia selama tujuh hari terakhir telah menyebabkan tujuh orang meninggal dunia. Gelombang...
​Pasukan AS Tinggalkan Pangkalan Suriah
International
Penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) pertama telah meninggalkan sebuah pangkalan di Sutiah timur laut pasca Presiden Donald T...
​Amerika Serikat Dilanda Badai Salju
International
Badai salju selepas Natal mengakibatkan sedikitnya dua orang meninggal di Amerika Serikat (AS). Akibatnya ribuan wisatawan terj...
​Telepon Erdogan Jadi Penyebab Mundurnya Menhan AS
International
Panggilan telepon yang dilakukan Presiden Turki, Tayyip Erdogan kepada Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengenai sit...
​Turki: Konstitusi Suriah Diatur Negara Lain
International
Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu melemparkan kritikan keras kepada negara-negara lain yang berusaha untuk merancang ...