Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Bom Bunuh Diri Tewaskan Sedikitnya 52 Orang di Lahore

28 Maret 2016, 9.30.00

Bom Bunuh Diri Tewaskan Sedikitnya 52 Orang di Lahore

Lakore, Pakistan, Sentananews.com

Seorang pengebom bunuh diri menewaskan sediktnya 52 orang, kebanyakan perempua dan anak-anak, di sebuah taman umum di Lahore pada Minggu (27/3), kata pejabat pemerintah dan kepolisian.

Kejadian itu memukul Punjab, jantung markas politik Perdana Menteri Nawaz Sharif.

Pengeboman terjadi di tempat parkir Taman Gulshan-e-Iqbal, beberapa meter dari tempat ayunan anak-anak.

Sekitar 150 orang mengalami luka-luka karena ledakan, kata para pejabat.

Belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan bom tersebut.

Pakistan, negara yang memiliki senjata nuklir serta penduduk sekitar 190 juta jiwa, menghadapi pemberontakan oleh Taliban. Punjab merupakan provinsi terkaya dan terbesar di Pakistan.

Para saksi mata mengatakan bahwa mereka melihat bagian-bagian tubuh memenuhi tempat parkir ketika debu-debu berjatuhan setelah ledakan terjadi.

Taman itu pada Minggu petang berada dalam keadaan sangat penuh karena liburan Paskah.

Salman Rafique, yang merupakan penasihat kesehatan pemerintah provinsi Punjab, menyebut jumlah korban tewas sedikitnya 52 orang.

"Sebagian besar korban meninggal dan luka-luka adalah perempuan dan anak-anak," kata Mustansar Feroz, superintenden kepolisian di wilayah tempat taman itu berada.

Tayangan-tayangan video di media massa memperlihatkan anak-anak dan perempuan sedang menangis dan menjerit-jerit sementara para petugas penyelamat, kepolisian serta orang-orang yang sedang berada di tempat itu terlihat sedang mengangkut orang-orang yang terluka ke ambulans dan mobil-mobil pribadi.

Pada 2014, Pakistan meluncurkan serangan terhadap Taliban dan para petempur jihadis jaringannya di Waziristan Utaa.

Serangan itu dilancarkan sebagai upaya untuk menghilangkan tempat berlindung bagi para gerilyawan dari serangan-serangan, baik di Pakistan maupun Afghanistan.

Punjab biasanya lebih tenang dibandingkan dengan wilayah-wilayah lainnya di Pakistan.

Tahun lalu, sebuah bom menewaskan seorang menteri provinsi Pakistan dan setidaknya delapan lainnya dengan menghancuran kediaman sang menteri di Punjab.

Editor: Aditya Pratomo


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

 Parade Militer Iran Diserang Dua Pria Bersenjata, 8 Tewas
International
Dua pria bersenjata menyerang parade militer di kota Ahvaz, Iran barat daya, Sabtu (22/9). Serangan tersebut menewaskan sedikit...
Bawa Rudal Berpandu, Kapal Perang AS Masuk Laut Hitam
International
Kapal perang Amerika Serikat (AS), USS Carney, yang membawa peluru kendali (rudal) berpandu telah memasuki Laut Hitam. Armada K...
China Tahan Sejuta Warga Uighur di Kamp Rahasia
International
Tabloid yang dikelola negara China mengklaim pemerintah telah mencegah "tragedi besar" di Xinjiang dengan memperjuangkan keaman...
​AS: Serangan Atas Basis Militer Suriah Tanggungjawab Israel
International
Amerika Serikat (AS) menegaskan bahwa serangan terhadap basis militer Suriah dan basis milisi pro-pemerintah Suriah dilakukan o...
​AS Dituding Serang Basis Militer Suriah
International
Media pemerintah Suriah melaporkan bahwa koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) telah melakukan serangan terhadap basis militer ...
​Gencatan Senjata Diwarnai Bom Bunuh Diri, 21 Tewas
International
Aksi bom bunuh diri mengguncang Afghanistan timur di tengah perayaan gencatan senjata dalam rangka Idul Fitri. Sedikitnya 21 or...
​​Pangkas Subsidi, Mesir Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen
International
Mesir memutuskan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga 50 persen menyusul imbauan International Monetary Fund (...
Papua Nugini Rusuh, Pemerintah Tetapkan Keadaan Darurat
International
Papua Nugini mengumumkan keadaan darurat, membekukan pemerintah provinsi dan mengirim pasukan bersenjata untuk memulihkan keter...
​Lagi AS Bombardir Basis Al-Qaeda di Libya
International
Komando Amerika Serikat (AS) di Afrika atau AFRICOM menyatakan mereka kembali melakukan serangan terhadap basis al-Qaida di sem...