Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Bunuh Lima Orang, Pria Bersenjata di Florida Serahkan Diri

26 Jan. 2019, 22.39.27

​Bunuh Lima Orang, Pria Bersenjata di Florida Serahkan Diri

Florida, Sentananews.com

Seorang pria bersenjata membunuh lima orang di sebuah bank di Florida tengah pada Rabu kemudian menghubungi polisi untuk mengabarkan tentang pembunuhan tersebut lalu akhirnya menyerahkan diri, kata pihak berwenang.

Penembakan terjadi di Bank SunTrust di kota Sebring, yang berpenduduk sekitar 10.000 jiwa dan terletak di sekitar 153 km sebelah selatan Orlando, pada kira kira pukul 12.30 siang waktu setempat, Kepala Kepolisian Sebring Karl Hoglund menyampaikan dalam jumpa pers.

Tersangka berusia 21 tahun yang disebut dengan nama Zephen Xaver, menelepon operator pada nomor 911 dan mengatakan bahwa dia telah menembak lima orang di dalam bank, kata pihak berwenang.

Pada saat polisi memasuki bank, laki-laki bersenjata itu membuat barikade sendiri tetapi kemudian menyerahkan diri, menurut unggahan Kepolisian Sebring di Facebook.

Polisi tidak memberikan penjelasan terperinci mengenai kemungkinan latar belakangnya. "Hari ini merupakan hari yang menyedihkan bagi masyarakat kita," ujar Hoglund. "Ada cukup banyak yang kehilangan nyawa akibat ulah penjahat yang melakukan perbuatan tak berperasaan."

Belum ada informasi yang dikeluarkan terkait para korban, yang semata-mata hanya warga yang sedang berada di dalam bank pada saat penembakan terjadi, kata polisi.

Seorang perempuan juru bicara dari bank, Sue Mallino, mengatakan "Kami bekerja sama erat dengan petugas dan berusaha menangani siapa saja yang terkena dampak di kantor cabang kami di Sebring, Florida."

Seorang juru bicara dari lembaga pendidikan Stevens-Henager di Utah mengatakan Xaver adalah pelajar kelas daring untuk program September hingga Desember, yang kemudian mengundurkan diri.

Xaver pernah tinggal di Indiana barat laut, menurut laporan berita di Indiana dengan mengutip beberapa akun media sosial dengan nama yang sama.

Xaver dipekerjakan di Lembaga Pemasyarakatan Avon Park pada bulan November sebelum kemudian mengundurkan diri awal bulan ini, menurut laporan FloridaToday.com, yang mengutip pejabat pemerintah.

Editor: Syarief


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Pompeo: Penarikan Pasukan AS dari Suriah Hanya Perubahan Taktik​
International
Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo mengatakan, bahwa penarikan pasukan AS seperti yang direncanakan bukan perubahan dalam mi...
Bendungan di Brasil Jebol, 115 Orang Tewas 248 Hilang
International
Jumlah korban tewas dalam insiden jebolnya bendungan di Kota Brumadinho, Brasil dilaporkan telah bertambah menjadi 115 orang pa...
​Rouhani Kecam 'Komplotan' AS di Kasus Venezuela
International
Presiden Iran, Hassan Rouhani, menuduh Amerika Serikat (AS) berkomplot melawan pemerintahan Nicolas Maduro dan rakyat di Venezu...
​Gelombang Panas Renggut Tujuh Nyawa di Australia
International
Gelombang panas yang mencengkeram Australia selama tujuh hari terakhir telah menyebabkan tujuh orang meninggal dunia. Gelombang...
​Pasukan AS Tinggalkan Pangkalan Suriah
International
Penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) pertama telah meninggalkan sebuah pangkalan di Sutiah timur laut pasca Presiden Donald T...
​Amerika Serikat Dilanda Badai Salju
International
Badai salju selepas Natal mengakibatkan sedikitnya dua orang meninggal di Amerika Serikat (AS). Akibatnya ribuan wisatawan terj...
​Telepon Erdogan Jadi Penyebab Mundurnya Menhan AS
International
Panggilan telepon yang dilakukan Presiden Turki, Tayyip Erdogan kepada Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengenai sit...
​Turki: Konstitusi Suriah Diatur Negara Lain
International
Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu melemparkan kritikan keras kepada negara-negara lain yang berusaha untuk merancang ...
​Teheran Bantah Persenjatai Kelompok Houthi
International
Teheran membantah telah mempersenjatai pemberontak Yaman, Houthi, yang memerangi pasukan pro-pemerintah di negara itu. Hal itu ...