Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Diancam Korut, AS Kerahkan 3 Bomber B-2 ke Guam

12 Jan. 2018, 9.31.47

​Diancam Korut, AS Kerahkan 3 Bomber B-2 ke Guam

Washington, sentananews.com

Guna mendukung misi "Bomber Assurance and Deterrence" Komando Pasifik AS, Militer Amerika Serikat (AS) mengerahkan tiga pesawat pembom (bomber) B-2 Spirit ke pangkalan Angkatan Udara Andersen di Guam. Sekitar 200 awak pesawat Amerika juga dikerahkan di sana.

Pengerahan tiga pesawat pembom B-2 Spirit itu telah dikonfirmasi Pasukan Udara Pasifik (PAF) dalam situs resminya seperti dikutip dari Sindonews.com, Jumat (12/1/2018). Ketiga pesawat pembom dan ratusan awak itu dikerahkan dari Pangkalan Angkatan Udara Whiteman di Missouri.

"(Pesawat) pembom strategis AS secara teratur memutar melalui wilayah Indo-Pasifik untuk melakukan operasi udara yang dipimpin PACOM (Komando Pasifik), memberi para pemimpin opsi jera untuk mempertahankan stabilitas regional," tulis PAF di situsnya.

"Selama penempatan jangka pendek ini, B-2 akan melakukan latihan lokal dan regional dan akan mengintegrasikan kemampuan dengan sekutu utama regional, memastikan awak bomber menjaga kesiapan dan kemampuan siaga tinggi," lanjut PAF.

Langkah militer Washington ini terjadi di tengah ketegangan antara AS dan Korea Utara (Korut), di mana pada Oktober lalu rezim Kim Jong-un mengancam akan menyerang wilayah Guam dengan peluru kendali (rudal) balistik.

Ancaman Korut terhadap Guam bukan pada Oktober itu saja. Sebelumnya, pada Agustus 2017 rezim Kim Jong-un juga membuat ancaman serupa namun dibatalkan.

Beberapa minggu yang lalu, AS mengadakan latihan dengan Jepang di daerah selatan semenanjung Korea, menggunakan pesawat yang ditempatkan di Guam dan Jepang. Pesawat AS yang terlibat dalam latihan tersebut termasuk pesawat pembom B-1, pesawat tempur siluman F-35 dan jet tempur F-18.

Latihan AS di wilayah tersebut telah berulang kali membuat marah Korut. Rusia juga mengkritik retorika Washington yang hanya bertujuan untuk memprovokasi Pyongyang.

Kendati demikian, pasukan Udara Pasifik AS tersebut tidak menjelaskan berapa lama ketiga pesawat pembom B-2 Spirit dan ratusan awak pesawat tersebut ditempatkan di Pangkalan Angkatan Udar Andersen, Guam.

B-2 merupakan satu pesawat pembom utama milik militer AS. Dua pesawat pembom andalan Pentagon lainnya adalah pesawat B-1B Lancer dan B-52 Stratofortress.

Editor: Syarief


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Serangan AS ke Suriah Tambah Ketegangan di Timteng
International
Pengamat Timur Tengah dari Universitas Indonesia (UI), Dr Yon Machmudi mengatakan, serangan pasukan Amerika Serikat dan sekutun...
Amerika Serikat Mulai Serang Suriah
International
Amerika Serikat mulai melancarkan serangan militer ke Suriah sebelum fajar menyingsing pada Sabtu, dan suara ledakan keras berg...
​Jadi Mata-mata Rusia, Estonia Penjarakan Dua Warga
International
Badan keamanan dalam negeri Estonia KaPo, Kamis, mengumumkan dalam laporan tahunannya bahwa negara Baltik tersebut memenjarakan...
​Mensos Nilai Kearifan Lokal Jaga Kerukunan Antar Warga
International
Menteri Sosial Idrus Marham mengungkapkan bahwa fungsi Kearifan Lokal yang dimiliki masyarakat Asmat Papua dapat menjaga keruku...
Jet F-16 Israel Jatuh Ditembak Pasukan Suriah
International
Sebuah jet tempur F-16 milik Israel jatuh di bagian utara negara tersebut, Sabtu (10/2). Insiden ini terjadi karena "tembakan a...
Myanmar Bantah Laporan Soal Kuburan Massal
International
Laporan tentang keberadaan lima kuburan massal Rohingya di sebuah desa di Rakhine, wilayah perbatasan yang luluh lantak akibat ...
Trump: Departemen Kehakiman dan FBI Memihak Demokrat
International
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuduh para pemimpin Departemen Kehakimannya dan FBI bias secara politik dengan mem...
China Akan Perpanjang Jalan Sutra Lintasi Kutub Utara
International
China berharap dapat bekerja sama dengan semua pihak dalam membangun gagasan mengembangkan jalur pengiriman melintasi Kutub Uta...
​Pangkalan Diserang Drone, Rusia 'Bidik' AS
International
Adnya serangkain serangan drone terhadap pangkalan militernya di Suriah baru-baru ini, Rusia memerlukan bantuan dari negara yan...