Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Dideportasi dari Turki, Tiga WNI Diperiksa Polisi

23 April 2017, 16.57.10

​Dideportasi dari Turki, Tiga WNI Diperiksa Polisi

Denpasar, Sentananews.com

Diduga hendak bergabung dengan kelompok ISIS, tiga warga negara Indonesia (WNI) asal Jawa Barat yang dideportasi dari Turki diperiksa petugas Detasemen Khusus 88 Anti-Teror Polri di Kepolisian Daerah Bali .

"Petugas Imigrasi telah menyerahkan ketiganya kepada Densus 88 Polda Bali untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Bali Ajun Komisaris Besar Hengky Widjaja di Denpasar, Minggu (23/4).

Menurut Hengky, berdasarkan informasi di paspor, tiga orang yang dideportasi terdiri atas laki-laki berinisial AR berusia 20 tahun pemegang paspor yang dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi Karawang, Jawa Barat, serta laki-laki berinisial BSIR (48) dengan paspor yang dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi Tasikmalaya dan anaknya, seorang perempuan berinisial ZZG (17).

Hengky menjelaskan, ketiganya diamankan di terminal kedatangan internasional Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Jumat (21/4) sekitar pukul 21.40 WITA sesaat setelah pesawat Emirates Airlines, EK-398 yang mereka tumpangi dari Dubai mendarat.

Beberapa jam usai mendarat, petugas Imigrasi Ngurah Rai membawa mereka ke ruang kantor imigrasi kedatangan internasional supaya aparat Detasemen Khusus 88 Polda Bali bisa memintai mereka keterangan.

Dalam pemeriksaan itu, menurut Hengky, mereka mengaku berangkat dari Bali ke Jakarta menumpang pesawat Garuda lalu menuju Turki menumpang pesawat Turkish Airlines pada 28 Maret 2017 dan tiba di negara itu pada 29 Maret 2017.

Saat tiba di Turki, ketiganya kemudian ditahan oleh polisi setempat selama 20 hari dengan alasan dokumen tidak lengkap.

Hengky menjelaskan salah satu dari mereka yang berinisial BSIR mengatakan bahwa dia mengantar anaknya ZZG yang telah menikah pada Desember 2016 dengan AR dan berangkat ke Turki dalam rangka untuk berbulan madu.

Namun, menurut Hengky, mereka tidak bisa menunjukkan dokumen nikah mau pun akte nikah sehingga otoritas berwenang Turki kemudian mendeportasi mereka dengan alasan dokumen mereka tidak lengkap. Namun belum ada informasi mengenai bukti bahwa ketiganya hendak bergabung ISIS.@

Editor: Syarief Lussy



To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Mensos Nilai Kearifan Lokal Jaga Kerukunan Antar Warga
International
Menteri Sosial Idrus Marham mengungkapkan bahwa fungsi Kearifan Lokal yang dimiliki masyarakat Asmat Papua dapat menjaga keruku...
Jet F-16 Israel Jatuh Ditembak Pasukan Suriah
International
Sebuah jet tempur F-16 milik Israel jatuh di bagian utara negara tersebut, Sabtu (10/2). Insiden ini terjadi karena "tembakan a...
Myanmar Bantah Laporan Soal Kuburan Massal
International
Laporan tentang keberadaan lima kuburan massal Rohingya di sebuah desa di Rakhine, wilayah perbatasan yang luluh lantak akibat ...
Trump: Departemen Kehakiman dan FBI Memihak Demokrat
International
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuduh para pemimpin Departemen Kehakimannya dan FBI bias secara politik dengan mem...
China Akan Perpanjang Jalan Sutra Lintasi Kutub Utara
International
China berharap dapat bekerja sama dengan semua pihak dalam membangun gagasan mengembangkan jalur pengiriman melintasi Kutub Uta...
​Diancam Korut, AS Kerahkan 3 Bomber B-2 ke Guam
International
Guna mendukung misi "Bomber Assurance and Deterrence" Komando Pasifik AS, Militer Amerika Serikat (AS) mengerahkan tiga pesawat...
​Pangkalan Diserang Drone, Rusia 'Bidik' AS
International
Adnya serangkain serangan drone terhadap pangkalan militernya di Suriah baru-baru ini, Rusia memerlukan bantuan dari negara yan...
​Turki: Iran-Rusia Harus Penuhi Tanggung Jawab di Suriah
International
Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu meminta pemerintah Iran dan Rusia memiliki tanggung jawab di Suriah. Dia mendesak k...
CIA: Rusia terlibat Kacaukan Pemilu AS
International
Rusia ditundinf mencoba mengacaukan pemilihan umum di AS, yang selanjutnya akan dilaksanakan pada November dengan pemilihan ang...