Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​G7 Pastikan Program Nuklir Iran untuk Kepentingan Damai

10 Juni 2018, 23.33.59

​G7 Pastikan Program Nuklir Iran untuk Kepentingan Damai

Quebec, sentananews.com

Para pemimpin negara G7 berjanji untuk memastikan program nuklir Iran untuk kepentingan damai. Hal itu tertuang dalam pernyataan bersama antara Amerika Serikat (AS) dan sekutu Eropanya yang marah atas penarikan Donald Trump dari kesepakatan yang disepakati secara internasional.

"Kami berkomitmen untuk secara permanen memastikan bahwa program nuklir Iran tetap damai, sejalan dengan kewajiban dan komitmen internasionalnya untuk tidak pernah mencari, mengembangkan atau memperoleh senjata nuklir" kata para pemimpin negara G7 pada akhir pertemuan dua hari di Kanada.

"Kami mengutuk semua dukungan keuangan terorisme termasuk kelompok teroris yang disponsori oleh Iran. Kami juga menyerukan kepada Iran untuk memainkan peran konstruktif dengan berkontribusi pada upaya untuk melawan terorisme dan mencapai solusi politik, rekonsiliasi dan perdamaian di kawasan itu," sambung pernyataan itu seperti dikutip dari Al Arabiya, Minggu (10/6).

Kelompok G7 termasuk adalah negara-negara Eropa seperti Jerman, Prancis dan Inggris - bersama dengan AS - menandatangani perjanjian nuklir 2015 yang memungkinkan pencabutan sanksi terhadap Iran.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Sabtu bahwa para pemimpin G7 telah menyatakan komitmen mereka untuk memasukkan "ambisi nuklir" Iran pada pertemuan puncak mereka di Kanada.

"Negara-negara G7 tetap berkomitmen untuk mengendalikan ambisi nuklir Iran," kata Trump, yang telah membuat marah para pemimpin Eropa dengan menarik AS dari perjanjian nuklir yang dinegosiasikan secara internasional.

AS bergerak untuk menerapkan kembali sanksi terhadap Iran - dicabut berdasarkan kesepakatan yang bertujuan untuk memastikan Teheran tidak akan mengembangkan bom nuklir - telah melihat banyak investor Eropa yang kembali ke negara itu mulai menghentikan operasinya.(Antara)


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Bawa Rudal Berpandu, Kapal Perang AS Masuk Laut Hitam
International
Kapal perang Amerika Serikat (AS), USS Carney, yang membawa peluru kendali (rudal) berpandu telah memasuki Laut Hitam. Armada K...
China Tahan Sejuta Warga Uighur di Kamp Rahasia
International
Tabloid yang dikelola negara China mengklaim pemerintah telah mencegah "tragedi besar" di Xinjiang dengan memperjuangkan keaman...
​AS: Serangan Atas Basis Militer Suriah Tanggungjawab Israel
International
Amerika Serikat (AS) menegaskan bahwa serangan terhadap basis militer Suriah dan basis milisi pro-pemerintah Suriah dilakukan o...
​AS Dituding Serang Basis Militer Suriah
International
Media pemerintah Suriah melaporkan bahwa koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) telah melakukan serangan terhadap basis militer ...
​Gencatan Senjata Diwarnai Bom Bunuh Diri, 21 Tewas
International
Aksi bom bunuh diri mengguncang Afghanistan timur di tengah perayaan gencatan senjata dalam rangka Idul Fitri. Sedikitnya 21 or...
​​Pangkas Subsidi, Mesir Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen
International
Mesir memutuskan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga 50 persen menyusul imbauan International Monetary Fund (...
Papua Nugini Rusuh, Pemerintah Tetapkan Keadaan Darurat
International
Papua Nugini mengumumkan keadaan darurat, membekukan pemerintah provinsi dan mengirim pasukan bersenjata untuk memulihkan keter...
​Lagi AS Bombardir Basis Al-Qaeda di Libya
International
Komando Amerika Serikat (AS) di Afrika atau AFRICOM menyatakan mereka kembali melakukan serangan terhadap basis al-Qaida di sem...
​Abaikan China, AS Resmikan "Kedutaan" di Taiwan
International
Amerika Serikat akan meresmikan kantor baru perwakilan senilai 250 juta dolar AS di ibu kota Taiwan, Selasa, kedutaan "de facto...