Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Hadiri KTT AS-Korut, Trump Tiba di Singapura

11 Juni 2018, 12.22.13

​Hadiri KTT AS-Korut, Trump Tiba di Singapura

Singapura, sentananews.com

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tiba di Singapura pada Minggu (10/6), menjelang KTT bersejarahnya dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Trump dan Kim dijadwalkan akan menggelar perundingan – yang pertama antara presiden AS yang masih menjabat dengan pemimpin Korea Utara – pada Selasa, dan menggambarkan pertemuan itu sebagai "kesempatan sekali seumur hidup" dalam upaya perdamaian.

Baik Trump atau ajudannya tidak memberikan komentar kepada wartawan yang berada di dalam pesawat.

Presiden melambaikan tangan dari atas tangga, turun sendiri sebelum tersenyum dan menyalami banyak pejabat dari negara tuan rumah, Singapura.

Trump kemudian memasuki mobilnya menuju hotel mewahnya di Singapura, disertai iring-iringan sekitar 30 kendaraan. Demikian dilansir AFP.

Sebelumnya, pengacara Trump mengatakan, pemimpin Korea Utara kim Jong Un memohon konferensi tingkat tinggi kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump "sambil berlutut" memohon konperensi tingkat tinggi (KTT) keduanya tetap berlangsung, menurut lansiran The Wall Street Journal edisi Rabu lalu.

"Mereka... mereka mengatakan mereka akan melakukan perang nuklir dengan kami, mereka akan mengalahkan kami dalam perang nuklir," kata Rudy Giuliani di konferensi investasi Tel Aviv, menurut surat kabar tersebut.

Ia melanjutkan, "Kami mengatakan kami tidak akan mengadakan pertemuan tingkat tinggi dalam situasi seperti itu."

"Kim Jong-Un berlutut dan meminta KTT, yang merupakan posisi yang Anda ingin dia alami," ungkap Giuliani.

Editor: Syarief Lussy

To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Pompeo: Penarikan Pasukan AS dari Suriah Hanya Perubahan Taktik​
International
Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo mengatakan, bahwa penarikan pasukan AS seperti yang direncanakan bukan perubahan dalam mi...
Bendungan di Brasil Jebol, 115 Orang Tewas 248 Hilang
International
Jumlah korban tewas dalam insiden jebolnya bendungan di Kota Brumadinho, Brasil dilaporkan telah bertambah menjadi 115 orang pa...
​Rouhani Kecam 'Komplotan' AS di Kasus Venezuela
International
Presiden Iran, Hassan Rouhani, menuduh Amerika Serikat (AS) berkomplot melawan pemerintahan Nicolas Maduro dan rakyat di Venezu...
​Bunuh Lima Orang, Pria Bersenjata di Florida Serahkan Diri
International
Seorang pria bersenjata membunuh lima orang di sebuah bank di Florida tengah pada Rabu kemudian menghubungi polisi untuk mengab...
​Gelombang Panas Renggut Tujuh Nyawa di Australia
International
Gelombang panas yang mencengkeram Australia selama tujuh hari terakhir telah menyebabkan tujuh orang meninggal dunia. Gelombang...
​Pasukan AS Tinggalkan Pangkalan Suriah
International
Penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) pertama telah meninggalkan sebuah pangkalan di Sutiah timur laut pasca Presiden Donald T...
​Amerika Serikat Dilanda Badai Salju
International
Badai salju selepas Natal mengakibatkan sedikitnya dua orang meninggal di Amerika Serikat (AS). Akibatnya ribuan wisatawan terj...
​Telepon Erdogan Jadi Penyebab Mundurnya Menhan AS
International
Panggilan telepon yang dilakukan Presiden Turki, Tayyip Erdogan kepada Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengenai sit...
​Turki: Konstitusi Suriah Diatur Negara Lain
International
Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu melemparkan kritikan keras kepada negara-negara lain yang berusaha untuk merancang ...