Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Inggris dan UNHCR Serukan Dukungan Untuk Libanon

5 Feb. 2017, 22.29.19

​Inggris dan UNHCR Serukan Dukungan Untuk Libanon

Beirut, Sentananews.com

Menteri Negara Urusan Pembangunan Internasional Inggris Priti Patel dan Komisaris Tinggi PBB Urusan Pengungsi (UNHCR) Filippo Grandi pada Sabtu (4/2) menyerukan di Beirut dukungan mendesak internasional buat pengungsi Suriah dan Lebanon.

Menurut satu pernyataan dari UNHCR, Grandi mengatakan setelah kunjungan gabungan ke Lembah Bekaa, Lebanon Timur, "situasi kemanusiaan buat pengungsi Suriah di Lebanon sangat serius. Mereka terentang sampai ke titik kritis dan demikian juga dengan masyarakat Lebanon, yang secara tanpa syarat telah menerima dan menampung mereka".

"Masyarakat internasional perlu menggandakan dukungannya buat Lebanon selama masa kritis ini dan berbagi tanggung jawab buat pengungsi serta masyarakat penampung mereka," kata Grandi.

Grandi mengeluarkan pernyataannya saat berada di satu permukiman tak resmi di Taalabaya, Bekaa Tengah, tempat delegasinya bertemu dengan keluarga pengungsi yang berbicara mengenai keprihatinan dan kekhawatiran mereka.

Permukiman tersebut, yang menampung hampir 60 keluarga, adalah salah satu dari 1.500 permukiman tak resmi di daerah itu, tempat UNHCR menyediakan bantuan musim dingin termasuk uang kontan dan alat berteduh, demikian laporan Xinhua.

Delegasi itu juga membahas kebutuhan sistem pendidikan Lebanon dengan Menteri Pendidikan Marwan Hamadeh selama kunjungan ke Sekolah Menengah Umum Taalabaya --tempat 600 siswa Suriah terdaftar untuk kelas pagi dan siang.

Sementara itu, Petel mengatakan, "Inggris telah menyampaikan janji kami tahun lalu, untuk menjangkau ratusan ribu pengungsi dan warga Lebanon --sekarang penting bahwa masyarakat internasional dan pemerintah penampung meningkatkan dana dan pembaruan yang diperlukan guna menuntaskan agenda ambisius yang disepakati di London."

Editor: Syarief Lussy



To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Gelombang Panas Renggut Tujuh Nyawa di Australia
International
Gelombang panas yang mencengkeram Australia selama tujuh hari terakhir telah menyebabkan tujuh orang meninggal dunia. Gelombang...
​Pasukan AS Tinggalkan Pangkalan Suriah
International
Penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) pertama telah meninggalkan sebuah pangkalan di Sutiah timur laut pasca Presiden Donald T...
​Amerika Serikat Dilanda Badai Salju
International
Badai salju selepas Natal mengakibatkan sedikitnya dua orang meninggal di Amerika Serikat (AS). Akibatnya ribuan wisatawan terj...
​Telepon Erdogan Jadi Penyebab Mundurnya Menhan AS
International
Panggilan telepon yang dilakukan Presiden Turki, Tayyip Erdogan kepada Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengenai sit...
​Turki: Konstitusi Suriah Diatur Negara Lain
International
Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu melemparkan kritikan keras kepada negara-negara lain yang berusaha untuk merancang ...
​Teheran Bantah Persenjatai Kelompok Houthi
International
Teheran membantah telah mempersenjatai pemberontak Yaman, Houthi, yang memerangi pasukan pro-pemerintah di negara itu. Hal itu ...
​Peretasan China Terhadap AS Makin Marak
International
Pejabat intelijen Amerika Serikat mengatakan pada Selasa bahwa gerakan dunia maya China di Amerika Serikat meningkat dalam bebe...
Serbu 2 Bank, Geng Perampok di Brasil Tewaskan 12 Warga
International
Polisi di wilayah timur laut Brasil berhasil menggagalkan aksi geng perampok bersenjata yang menyerang dua bank di kota Milagre...
​AS Kecam Rusia Tangkap 3 Kapal Militer Ukraina
International
Pemerintah Amerika Serikat membela Ukraina dalam konflik terbaru dengan Rusia di pantai Crimea, Laut Azov. Washington mengataka...