Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Ini Cairan Rokok Elektronik Yang Terbukti Mengandung Ganja

17 Nov. 2015, 14.38.03

Ini Cairan Rokok Elektronik Yang Terbukti Mengandung Ganja

Kuala Lumpur, SENTANAnews.com - Setelah dilakukan pengujian di laboratorium Institut Penyelidikan Lingkungan Alam Pantai Timur (Eseri) Universitas Sultan Zainal Abidin, Terengganu, menyatakan bahwa salah satu jenis cairan rokok elektronik yang dijual di Malaysia terbukti mengandung ganja.

Sampel cairan rokok elektronik atau vape itu diperoleh wartawan dari seorang pedagang di daerah Shah Alam, Selangor, demikian dilaporkan harian Kosmo, Selasa (17/11).

Kepala Eseri, Prof Madya Dr Hafizan Juahir mengatakan, hasil analisa kromatografi menunjukkan cairan tersebut mengandung dua jenis ganja alami yaitu kanabidiol dan kanabinol serta satu ganja sintetik jenis dronabinol.

"Hasil ujian mendapati hanya sampel cairan yang diperoleh wartawan Kosmo yang mengandung ganja, sementara empat sampel lagi bebas narkoba tersebut," ujarnya.

Selain itu, cairan tersebut juga mengandung bahan kimia lain seperti propilena glikol, decanol, anetole, aromandedrene dan fenol.

Namun masih diperlukan satu tes lagi untuk mengetahui persentase kandungan bahan kimia termasuk ganja dalam cairan vape tersebut.

Sementara itu, pedagang cairan vape yang enggan disebutkan namanya mengatakan, ia hanya menjual bahan terlarang itu kepada pelanggan tetap, kenalan serta komunitas vape agar tidak terendus polisi.

Cairan vape bernama "Tenang is good" itu dijual dengan harga sekitar 40 ringgit per botol ukuran 10 mililiter.

"Cairan ini sudah lama ada sebab mudah dihasilkan, tetapi baru ramai belakangan ini saja," katanya.

Editor : Andrew Santiago


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Pompeo: Penarikan Pasukan AS dari Suriah Hanya Perubahan Taktik​
International
Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo mengatakan, bahwa penarikan pasukan AS seperti yang direncanakan bukan perubahan dalam mi...
Bendungan di Brasil Jebol, 115 Orang Tewas 248 Hilang
International
Jumlah korban tewas dalam insiden jebolnya bendungan di Kota Brumadinho, Brasil dilaporkan telah bertambah menjadi 115 orang pa...
​Rouhani Kecam 'Komplotan' AS di Kasus Venezuela
International
Presiden Iran, Hassan Rouhani, menuduh Amerika Serikat (AS) berkomplot melawan pemerintahan Nicolas Maduro dan rakyat di Venezu...
​Bunuh Lima Orang, Pria Bersenjata di Florida Serahkan Diri
International
Seorang pria bersenjata membunuh lima orang di sebuah bank di Florida tengah pada Rabu kemudian menghubungi polisi untuk mengab...
​Gelombang Panas Renggut Tujuh Nyawa di Australia
International
Gelombang panas yang mencengkeram Australia selama tujuh hari terakhir telah menyebabkan tujuh orang meninggal dunia. Gelombang...
​Pasukan AS Tinggalkan Pangkalan Suriah
International
Penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) pertama telah meninggalkan sebuah pangkalan di Sutiah timur laut pasca Presiden Donald T...
​Amerika Serikat Dilanda Badai Salju
International
Badai salju selepas Natal mengakibatkan sedikitnya dua orang meninggal di Amerika Serikat (AS). Akibatnya ribuan wisatawan terj...
​Telepon Erdogan Jadi Penyebab Mundurnya Menhan AS
International
Panggilan telepon yang dilakukan Presiden Turki, Tayyip Erdogan kepada Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengenai sit...
​Turki: Konstitusi Suriah Diatur Negara Lain
International
Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu melemparkan kritikan keras kepada negara-negara lain yang berusaha untuk merancang ...