Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​ISIS Hanya Berada di Wilayah yang Dikendalikan AS

10 Juni 2018, 23.30.50

​ISIS Hanya Berada di Wilayah yang Dikendalikan AS

Moskow, sentananews.com

Kementrian Pertahanan Rusia menyebutkan, ISIS saat ini masih mempertahankan kehadirannya di Suriah, tetapi hanya di daerah-daerah yang dikuasai Amerika Serikat (AS). Sementara wilayah yang dibebaskan oleh pasukan pemerintah Suriah secara perlahan pulih kembali.

"Semua sisa kantong perlawanan teroris ISIS di Suriah hanya di wilayah yang dikuasai oleh Amerika Serikat," kata juru bicara kementerian pertahanan Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov, seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (10/6).

Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS Jim Mattis mengatakan dalam sebuah pernyataan yang berani bahwa menarik keluar dari Republik Arab "harus menghindari meninggalkan ruang hampa di Suriah yang dapat dimanfaatkan oleh rezim Assad atau pendukungnya," merujuk ke Iran dan Rusia.

Sebagai tanggapan atas pernyataan Mattis, Konashenkov mengingatkannya bahwa invasi pimpinan AS di Irak dengan dalih palsu pada kenyataannya menyebabkan munculnya ISIS dan akhirnya ekspansi ke Suriah yang dilanda perang.

"Ekspansi ISIS lebih lanjut di Suriah menjadi mungkin karena kelambanan bertindak atas aksi kriminal dari AS dan apa yang disebut 'koalisi internasional,' yang mengakibatkan cepat mendapatkan kontrol oleh militan ISIS atas daerah-daerah penghasil minyak utama di Suriah Timur dan aliran dana yang konstan dari penjualan produk minyak ilegal," papar Konashenkov.

Lebih jauh Konashenkov mengatakan Washington memasok senjata senilai ratusan juta kepada oposisi "fiktif" Suriah yang sebagian besar berakhir di tangan cabang al-Qaeda, Al-Nusra, dan ISIS. Itu, dalam pandangan Konashenkov, menunjukkan bahwa tujuan kelompok teroris di Suriah bertepatan dengan kebijakan Washington.

Sementara itu, tidak satu sen pun dari anggaran AS telah datang untuk memfasilitasi pemulihan zona-zona konflik sebelumnya yang sekarang dikendalikan oleh pemerintah Suriah.

"Di provinsi Suriah yang dikendalikan oleh otoritas sah dari Republik Suriah Arab, kehidupan damai sekarang secara aktif dipulihkan, permukiman sedang dibersihkan dari ranjau; perusahaan, pasar, sekolah dan taman kanak-kanak kembali aktif. Bantuan kemanusiaan dan makanan tiba di sana, dari mana tidak ada satu pun kemasan, yang dibayar dari anggaran Amerika Serikat," sindirnya.

Sebelumnya Amnesty Internasional (AI) menyalahkan koalisi AS atas korban warga sipil di Raqqa yang dikuasai oleh ISIS. Laporan AI, yang diterbitkan awal pekan ini, mengatakan bahwa penduduk terperangkap ketika pertempuran berkecamuk di jalan-jalan antara militan ISIS dan Pasukan Demokrat Suriah (SDF) pimpinan Kurdi, yang didukung oleh serangan udara koalisi AS.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Bawa Rudal Berpandu, Kapal Perang AS Masuk Laut Hitam
International
Kapal perang Amerika Serikat (AS), USS Carney, yang membawa peluru kendali (rudal) berpandu telah memasuki Laut Hitam. Armada K...
China Tahan Sejuta Warga Uighur di Kamp Rahasia
International
Tabloid yang dikelola negara China mengklaim pemerintah telah mencegah "tragedi besar" di Xinjiang dengan memperjuangkan keaman...
​AS: Serangan Atas Basis Militer Suriah Tanggungjawab Israel
International
Amerika Serikat (AS) menegaskan bahwa serangan terhadap basis militer Suriah dan basis milisi pro-pemerintah Suriah dilakukan o...
​AS Dituding Serang Basis Militer Suriah
International
Media pemerintah Suriah melaporkan bahwa koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) telah melakukan serangan terhadap basis militer ...
​Gencatan Senjata Diwarnai Bom Bunuh Diri, 21 Tewas
International
Aksi bom bunuh diri mengguncang Afghanistan timur di tengah perayaan gencatan senjata dalam rangka Idul Fitri. Sedikitnya 21 or...
​​Pangkas Subsidi, Mesir Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen
International
Mesir memutuskan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga 50 persen menyusul imbauan International Monetary Fund (...
Papua Nugini Rusuh, Pemerintah Tetapkan Keadaan Darurat
International
Papua Nugini mengumumkan keadaan darurat, membekukan pemerintah provinsi dan mengirim pasukan bersenjata untuk memulihkan keter...
​Lagi AS Bombardir Basis Al-Qaeda di Libya
International
Komando Amerika Serikat (AS) di Afrika atau AFRICOM menyatakan mereka kembali melakukan serangan terhadap basis al-Qaida di sem...
​Abaikan China, AS Resmikan "Kedutaan" di Taiwan
International
Amerika Serikat akan meresmikan kantor baru perwakilan senilai 250 juta dolar AS di ibu kota Taiwan, Selasa, kedutaan "de facto...