Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

ISIS Sudah Kehilangan 87 Persen Wilayah

18 Okt. 2017, 15.46.29

ISIS Sudah Kehilangan 87 Persen Wilayah

Budapest, sentananews.com

ISIS telah kehilangan hampir 90 persen wilayah yang mereka kuasai tahun 2014, ketika kelompok itu mendeklarasikan "kekhalifahan" yang meliputi Irak dan Suriah.

Hal ini disampaikan koalisi pimpinan Amerika Serikat pada peringatan tiga tahun pembentukan koalisi dan saat pasukan Kurdi-Arab yang mereka dukung merebut bekas benteng ISIS di Raqa.

"Mitra kami telah menyingkirkan ISIS dari 87 persen wilayah yang pernah mereka kuasai dan membebaskan lebih dari 6,5 juta orang," kata juru bicara koalisi Ryan Dillon di media sosial pada Selasa (17/10).

Menyerang dari sejumlah benteng yang mereka konsolidasikan di Irak dan terutama di Suriah yang dilanda perang, organisasi yang menamai diri "ISIS" itu menyapu jantung Sunni Arab Irak pada Juni 2014 dan menaklukkan sekitar sepertiga dari wilayah tersebut.

Dalam sebuah pernyataan terpisah, koalisi yang dibentuk setelah mantan presiden Amerika Serikat Barack Obama mengirim pesawat tempur ke Irak untuk menghentikan pembantaian ISIS terhadap minoritas Yazidi itu memperkirakan masih ada 3.000 hingga 7.000 anggota ISIS yang aktif di kedua negara itu.

"ISIS kalah dalam segala hal. Kami telah menghancurkan jaringan mereka dan menyingkirkan pemimpin-pemimpin mereka di seluruh tingkatan," kata Dillon.

Ia juga mengklaim bahwa pihaknya telah melatih hampir 120.000 tentara di Irak dan lebih dari 12.000 tentara di Suriah.Demikian sebagaimana dikutip kantor berita AFP.

Editor: Syarief Lussy

To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​AS: Serangan Atas Basis Militer Suriah Tanggungjawab Israel
International
Amerika Serikat (AS) menegaskan bahwa serangan terhadap basis militer Suriah dan basis milisi pro-pemerintah Suriah dilakukan o...
​AS Dituding Serang Basis Militer Suriah
International
Media pemerintah Suriah melaporkan bahwa koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) telah melakukan serangan terhadap basis militer ...
​Gencatan Senjata Diwarnai Bom Bunuh Diri, 21 Tewas
International
Aksi bom bunuh diri mengguncang Afghanistan timur di tengah perayaan gencatan senjata dalam rangka Idul Fitri. Sedikitnya 21 or...
​​Pangkas Subsidi, Mesir Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen
International
Mesir memutuskan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga 50 persen menyusul imbauan International Monetary Fund (...
Papua Nugini Rusuh, Pemerintah Tetapkan Keadaan Darurat
International
Papua Nugini mengumumkan keadaan darurat, membekukan pemerintah provinsi dan mengirim pasukan bersenjata untuk memulihkan keter...
​Lagi AS Bombardir Basis Al-Qaeda di Libya
International
Komando Amerika Serikat (AS) di Afrika atau AFRICOM menyatakan mereka kembali melakukan serangan terhadap basis al-Qaida di sem...
​Abaikan China, AS Resmikan "Kedutaan" di Taiwan
International
Amerika Serikat akan meresmikan kantor baru perwakilan senilai 250 juta dolar AS di ibu kota Taiwan, Selasa, kedutaan "de facto...
​Hadiri KTT AS-Korut, Trump Tiba di Singapura
International
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tiba di Singapura pada Minggu (10/6), menjelang KTT bersejarahnya dengan Pemimpin Ko...
​Liga Arab Minta Internasional Hentikan Pelanggaran Israel
International
Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul-Gheit menyerukan upaya internasional efektif untuk menghentikan peningkatan pelanggar...