Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Jadi Mata-mata Rusia, Estonia Penjarakan Dua Warga

13 April 2018, 21.46.21

​Jadi Mata-mata Rusia, Estonia Penjarakan Dua Warga

Tallinn, sentananews.com

Badan keamanan dalam negeri Estonia KaPo, Kamis, mengumumkan dalam laporan tahunannya bahwa negara Baltik tersebut memenjarakan dua warga negaranya karena menjadi mata-mata untuk Rusia.

Pekan lalu, Ilya Tikhanovsky dinyatakan bersalah bekerja untuk badan intelijen militer Rusia GRU dan divonis empat tahun penjara.

Mantan pekerja teknologi informasi itu pertama kali ditahan pada Desember. Tikhanovsky mengumpulkan informasi tentang pertahanan nasional, kata jaksa.

Kasus tersebut menunjukkan bahwa kegiatan intelijen GRU terhadap Estonia meningkat dalam beberapa tahun terakhir, menurut laporan KaPo.

Dalam kasus terpisah, Albert Provornikov, yang memiliki kewarganegaraan ganda Estonia-Rusia -- dijatuhi hukuman tiga tahun penjara pada Oktober karena bekerja sama dengan dinas keamanan Rusia FSB.

Ini merupakan insiden terbaru dalam serangkaian kasus mata-mata yang melibatkan Rusia dan negara-negara Baltik.

Bekas republik Soviet yang beralih ke NATO dan Uni Eropa itu semakin waspada dengan niat Moskow setelah aneksasi Crimea dari Ukraina pada 2014, demikian dilansir Kantor Berita AFP.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​AS: Serangan Atas Basis Militer Suriah Tanggungjawab Israel
International
Amerika Serikat (AS) menegaskan bahwa serangan terhadap basis militer Suriah dan basis milisi pro-pemerintah Suriah dilakukan o...
​AS Dituding Serang Basis Militer Suriah
International
Media pemerintah Suriah melaporkan bahwa koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) telah melakukan serangan terhadap basis militer ...
​Gencatan Senjata Diwarnai Bom Bunuh Diri, 21 Tewas
International
Aksi bom bunuh diri mengguncang Afghanistan timur di tengah perayaan gencatan senjata dalam rangka Idul Fitri. Sedikitnya 21 or...
​​Pangkas Subsidi, Mesir Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen
International
Mesir memutuskan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga 50 persen menyusul imbauan International Monetary Fund (...
Papua Nugini Rusuh, Pemerintah Tetapkan Keadaan Darurat
International
Papua Nugini mengumumkan keadaan darurat, membekukan pemerintah provinsi dan mengirim pasukan bersenjata untuk memulihkan keter...
​Lagi AS Bombardir Basis Al-Qaeda di Libya
International
Komando Amerika Serikat (AS) di Afrika atau AFRICOM menyatakan mereka kembali melakukan serangan terhadap basis al-Qaida di sem...
​Abaikan China, AS Resmikan "Kedutaan" di Taiwan
International
Amerika Serikat akan meresmikan kantor baru perwakilan senilai 250 juta dolar AS di ibu kota Taiwan, Selasa, kedutaan "de facto...
​Hadiri KTT AS-Korut, Trump Tiba di Singapura
International
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tiba di Singapura pada Minggu (10/6), menjelang KTT bersejarahnya dengan Pemimpin Ko...
​Liga Arab Minta Internasional Hentikan Pelanggaran Israel
International
Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul-Gheit menyerukan upaya internasional efektif untuk menghentikan peningkatan pelanggar...