Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Korut Sepakat Untuk Cegah Perang

13 Des. 2017, 22.58.30

​Korut Sepakat Untuk Cegah Perang

New York, sentananews.com

Pejabat senior Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut para pejabat Korea Utara (Korut) mengakui tak ingin perang kembali pecah di Semenanjung Korea. Hal ini disampaikan pejabat senior PBB ini usai pulang dari kunjungannya ke Pyongyang.

"Mereka (Korut-red) sepakat bahwa penting untuk mencegah perang," ucap Wakil Sekjen PBB untuk Urusan Politik, Jeffrey Feltman, kepada wartawan usai melaporkan kunjungannya ke Korut kepada Dewan Keamanan PBB, seperti dilansir AFP, Rabu (13/12).

Selama di Pyongyang, Feltman bertemu dengan Menteri Luar Negeri Korut Ri Yong-Ho dan Wakil Menteri Luar Negeri Korut Pak Myong-Kuk. Kunjungan Feltman ini menjadi kunjungan pejabat tinggi PBB pertama sejak tahun 2011 lalu.

Namun pihak Korut tidak menawarkan proposal konkret untuk berunding. Tidak ada juga kesepakatan digelarnya pertemuan lanjutan.

Feltman menuturkan, dirinya sempat mengatakan kepada pihak Korut bahwa kunjungannya ini seharusnya dipandang sebagai 'permulaan' dari pertemuan-pertemuan selanjutnya.

"Mereka (Korut-red) mendengarkan argumen kami dengan serius," ucap Feltman. "Namun mereka tidak menawarkan komitmen apapun kepada kami pada saat itu," imbuhnya.

"Saya pikir mereka merenungkan hal-hal yang kami sampaikan kepada kepemimpinan mereka," ujar Feltman.

Lebih lanjut Feltman mengatakan, dirinya mendorong Korut untuk memberikan 'isyarat' jika pihaknya siap melakukan perundingan dengan kekuatan dunia. Dia juga menjanjikan bahwa PBB akan membantu perundingan itu nantinya.

"Waktu akan menunjukkan apa dampak diskusi ini, tapi saya pikir kita harus membiarkan pintu tetap terbuka. Saya sangat berharap agar pintu solusi perundingan akan tetap terbuka lebar," ucapnya.

Fetlman yang merupakan diplomat karier yang pernah bertugas untuk Departemen Luar Negeri AS untuk isu-isu Timur Tengah ini menyebut kunjungannya ke Korut menjadi misi paling penting yang pernah dijalaninya.

Editor: Syarief


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Serangan AS ke Suriah Tambah Ketegangan di Timteng
International
Pengamat Timur Tengah dari Universitas Indonesia (UI), Dr Yon Machmudi mengatakan, serangan pasukan Amerika Serikat dan sekutun...
Amerika Serikat Mulai Serang Suriah
International
Amerika Serikat mulai melancarkan serangan militer ke Suriah sebelum fajar menyingsing pada Sabtu, dan suara ledakan keras berg...
​Jadi Mata-mata Rusia, Estonia Penjarakan Dua Warga
International
Badan keamanan dalam negeri Estonia KaPo, Kamis, mengumumkan dalam laporan tahunannya bahwa negara Baltik tersebut memenjarakan...
​Mensos Nilai Kearifan Lokal Jaga Kerukunan Antar Warga
International
Menteri Sosial Idrus Marham mengungkapkan bahwa fungsi Kearifan Lokal yang dimiliki masyarakat Asmat Papua dapat menjaga keruku...
Jet F-16 Israel Jatuh Ditembak Pasukan Suriah
International
Sebuah jet tempur F-16 milik Israel jatuh di bagian utara negara tersebut, Sabtu (10/2). Insiden ini terjadi karena "tembakan a...
Myanmar Bantah Laporan Soal Kuburan Massal
International
Laporan tentang keberadaan lima kuburan massal Rohingya di sebuah desa di Rakhine, wilayah perbatasan yang luluh lantak akibat ...
Trump: Departemen Kehakiman dan FBI Memihak Demokrat
International
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuduh para pemimpin Departemen Kehakimannya dan FBI bias secara politik dengan mem...
China Akan Perpanjang Jalan Sutra Lintasi Kutub Utara
International
China berharap dapat bekerja sama dengan semua pihak dalam membangun gagasan mengembangkan jalur pengiriman melintasi Kutub Uta...
​Diancam Korut, AS Kerahkan 3 Bomber B-2 ke Guam
International
Guna mendukung misi "Bomber Assurance and Deterrence" Komando Pasifik AS, Militer Amerika Serikat (AS) mengerahkan tiga pesawat...