Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Lagi AS Bombardir Basis Al-Qaeda di Libya

15 Juni 2018, 22.24.30

​Lagi AS Bombardir Basis Al-Qaeda di Libya

Tripoli, sentananews.com

Komando Amerika Serikat (AS) di Afrika atau AFRICOM menyatakan mereka kembali melakukan serangan terhadap basis al-Qaida di semenanjung Arab atau AQIM di wilayah Libya dan menewaskan seorang anggota al-Qaeda.

Menurut AFRICOM, serangan yang terjadi pada hari Rabu tersebut menargetkan sebuah basis AQIM yang berada di sekitar 80 kilometer tenggara kota Bani Walid.

"Dalam koordinasi dengan Pemerintah Libya dari Kesepakatan Nasional, pasukan AS melakukan serangan udara presisi terhadap AQIM, yang menewaskan satu teroris," kata AFRICOM dalam pernyataannya seperti dilansir Al Arabiya pada Jumat (15/6).

"Itu adalah serangan AS kedua terhadap AQIM di Libya. Serangan pertama terjadi pada pada 24 Maret, yang menewaskan Musa Abu Dawud, seorang pejabat tinggi AQIM," sambungnya.

Pada tanggal 6 Juni, AFRICOM mengatakan telah menewaskan empat anggota afiliasi grup ISIS, juga dekat Bani Walid. Bani Walid adalah sebuah kota di tepi padang pasir, yang merupakan titik transit bagi para migran yang ingin mencapai Eropa.

Libya telah dicengkeram oleh kekacauan sejak pemberontakan yang didukung NATO menggulingkan dan menewaskan Moamar Gaddafi pada 2011. Pasca jatuhnya rezim Gaddafi, dua faksi di Libya terlibat perang saudara, untuk memperebutkan siapa yang berhak memimpin negara itu.

Selain itu, beberapa milisi juga bersaing untuk menguasai negara kaya minyak itu. Militan dan pedagang manusia turut memanfaatkan kekacauan untuk mendapatkan pijakan di negara Afrika Utara.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Trump dan Putin Bahas Perjanjian Senjata Nuklir di Paris
International
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Prtesiden Rusia Vladimir Putin membahas sejumlah masalah, termasuk Traktat Pasu...
​China Pamer Rudal Jet Tempur Siluman J-20
International
Untuk pertama kalinya, China menunjukkan rudal yang dipasang pada jet tempur siluman J-20 di depan publik pada hari Minggu lalu...
​Dikeluhkan Warga, 300 Polisi Rusia Dipecat
International
Menteri Dalam Negeri Rusia, Vladimir Kolokoltsev mengungkapkan, bahwa pihak kepolisian Rusia harus memecat sekitar 300 petugas ...
Penembakan Bar di California 12 Tewas Termasuk Polisi
International
Seorang pria bersenjata membunuh 12 orang, termasuk wakil sheriff, setelah melepaskan tembakan di sebuah bar di Southern Califo...
  India Beli S-400 Rusia, Pakistan Uji Rudal Nuklir
International
Pakistan berhasil menguji coba peluru kendali (rudal) Ghauri yang dapat membawa hulu ledak konvensional dan nuklir dengan jangk...
​Saudi, UEA dan Mossad Sekongkol Ingin Ganti Rezim Iran
International
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir, Duta Besar UEA untuk Washington Yousef al-Otaiba dan Direktur Mossad Yossi Cohen...
 Parade Militer Iran Diserang Dua Pria Bersenjata, 8 Tewas
International
Dua pria bersenjata menyerang parade militer di kota Ahvaz, Iran barat daya, Sabtu (22/9). Serangan tersebut menewaskan sedikit...
Bawa Rudal Berpandu, Kapal Perang AS Masuk Laut Hitam
International
Kapal perang Amerika Serikat (AS), USS Carney, yang membawa peluru kendali (rudal) berpandu telah memasuki Laut Hitam. Armada K...
China Tahan Sejuta Warga Uighur di Kamp Rahasia
International
Tabloid yang dikelola negara China mengklaim pemerintah telah mencegah "tragedi besar" di Xinjiang dengan memperjuangkan keaman...