Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Liga Arab Minta Internasional Hentikan Pelanggaran Israel

11 Juni 2018, 11.52.07

​Liga Arab Minta Internasional Hentikan Pelanggaran Israel

Kairo, Sentananews.com

Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul-Gheit menyerukan upaya internasional efektif untuk menghentikan peningkatan pelanggaran Israel terhadap rakyat Palestina.

Hal ini disampaikan Aboul-Gheit dalam pertemuannya dengan Koordinator Khusus PBB bagi Proses Perdamaian Timur Tengah Nikolay Mladenov pada Kamis lalu.

"Masyarakat internasional mesti bergerak untuk memberikan tekanan keras dan aktif pada Israel supaya menghentikan pelanggaran sehari-harinya terhadap warga Palestina dan menjamin bahwa mereka yang melakukan kejahatan akan dimintai pertanggungjawaban," katanya.

Kedua diplomat tersebut membahas perkembangan terkini berkaitan dengan masalah Palestina dan cara untuk menyediakan perlindungan yang diperlukan bagi rakyat Palestina menurut siaran kantor berita Xinhua.

Mladenov mengatakan pembunuhan baru-baru ini dan cederanya ratusan orang Palestina di Jalur Gaza oleh tembakan pasukan keamanan Israel telah menciptakan iklim yang tak layak bagi dihidupkannya kembali proses politik antara Palestina dan Israel.

Konflik antara Palestina dan Israel terus berlanjut sejak berdirinya Israel, yang didukung Barat, dengan menduduki wilayah Palestina pada 1948.

Sedikitnya 122 warga Palestina telah tewas oleh tembakan Israel sejak 30 Maret, hari pertama "Pawai Akbar Kepulangan" Palestina untuk menentang blokade Israel yang melumpuhkan sejak 2007.

Konfrontasi makin memburuk akibat peresmian Kedutaan Besar Amerika Serikat di kota suci sengketa Yerusalem pada Mei, setelah Presiden Donald Trump pada Desember 2017 mengumumkan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.(Antara)


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Pompeo: Penarikan Pasukan AS dari Suriah Hanya Perubahan Taktik​
International
Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo mengatakan, bahwa penarikan pasukan AS seperti yang direncanakan bukan perubahan dalam mi...
Bendungan di Brasil Jebol, 115 Orang Tewas 248 Hilang
International
Jumlah korban tewas dalam insiden jebolnya bendungan di Kota Brumadinho, Brasil dilaporkan telah bertambah menjadi 115 orang pa...
​Rouhani Kecam 'Komplotan' AS di Kasus Venezuela
International
Presiden Iran, Hassan Rouhani, menuduh Amerika Serikat (AS) berkomplot melawan pemerintahan Nicolas Maduro dan rakyat di Venezu...
​Bunuh Lima Orang, Pria Bersenjata di Florida Serahkan Diri
International
Seorang pria bersenjata membunuh lima orang di sebuah bank di Florida tengah pada Rabu kemudian menghubungi polisi untuk mengab...
​Gelombang Panas Renggut Tujuh Nyawa di Australia
International
Gelombang panas yang mencengkeram Australia selama tujuh hari terakhir telah menyebabkan tujuh orang meninggal dunia. Gelombang...
​Pasukan AS Tinggalkan Pangkalan Suriah
International
Penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) pertama telah meninggalkan sebuah pangkalan di Sutiah timur laut pasca Presiden Donald T...
​Amerika Serikat Dilanda Badai Salju
International
Badai salju selepas Natal mengakibatkan sedikitnya dua orang meninggal di Amerika Serikat (AS). Akibatnya ribuan wisatawan terj...
​Telepon Erdogan Jadi Penyebab Mundurnya Menhan AS
International
Panggilan telepon yang dilakukan Presiden Turki, Tayyip Erdogan kepada Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengenai sit...
​Turki: Konstitusi Suriah Diatur Negara Lain
International
Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu melemparkan kritikan keras kepada negara-negara lain yang berusaha untuk merancang ...