Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Macron: Retorika AS, Israel dan Saudi Picu Perang

4 Jan. 2018, 23.33.06

​Macron: Retorika AS, Israel dan Saudi Picu Perang

Paris, sentananews.com

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengecam Amerika Serikat (AS), Israel dan Arab Saudi atas pernyataan bermusuhannya terhadap pemerintah Iran terkait gelombang demonstrasi di negeri para Mullah itu.

Menurut Macron, retorika ketiga negara itu bisa memicu perang dengan rezim Republik Islam Iran. "Jalur resmi yang dikejar oleh AS, Israel dan Arab Saudi, yang merupakan sekutu kita dalam banyak hal, hampir satu yang akan membawa kita ke perang," kata Macron kepada wartawan, mengacu pada pernyataan yang dibuat oleh Washington dan sekutunya tentang Iran.

Dia menunjukkan bahwa, untuk beberapa negara, kebijakan seperti itu adalah strategi yang disengaja.

Presiden Prancis itu menekankan pentingnya mempertahankan dialog permanen dengan Teheran demi menjaga keseimbangan dalam hubungan dengan Republik Islam Iran sambil mencari cara untuk meningkatkan tekanan internasional terhadap negara tersebut.

Macron mengatakan, dengan menolak berbicara dengan Teheran, Washington dan sekutu-sekutunya berisiko terlibat dalam konflik brutal. "Jika tidak, akhirnya kita membangun kembali axis of evil (poros kejahatan) dengan sembunyi-sembunyi," ujar Macron, seperti dikutip Reuters, Kamis (4/1/2018).

Berbicara tentang rencana kunjungannya ke Iran, Macron mengatakan bahwa dia masih bertekad untuk pergi Teheran, namun setelah situasi di sana kembali normal dan penghormatan terhadap kebebasan dipulihkan.

Komentar Presiden Prancis tersebut muncul setelah kunjungan Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian ke Iran, yang dijadwalkan pada hari Jumat, dibatalkan.

Iran telah diguncang gelombang demonstrasi anti-pemerintah selama sepekan terakhir. Pihak berwenang Iran mengklaim situasi di sebagian besar negara tersebut telah kembali normal.

Sementara itu, Presiden Donald Trump memanfaatkan gelombang demonstrasi tersebut untuk berulang kali mengutuk rezim Teheran dan menuduhnya melakukan pelanggaran hak asasi manusia.

Sedangkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga bersemangat melontarkan pernyataan yang melawan Iran. Dalam video berdurasi 90 detik dia memuji para pemrotes. "Setelah pemerintah Iran pada akhirnya tumbang, orang Iran dan Israel akan menjadi teman baik lagi," kata Netanyahu.()

To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Diancam Korut, AS Kerahkan 3 Bomber B-2 ke Guam
International
Guna mendukung misi "Bomber Assurance and Deterrence" Komando Pasifik AS, Militer Amerika Serikat (AS) mengerahkan tiga pesawat...
​Pangkalan Diserang Drone, Rusia 'Bidik' AS
International
Adnya serangkain serangan drone terhadap pangkalan militernya di Suriah baru-baru ini, Rusia memerlukan bantuan dari negara yan...
​Turki: Iran-Rusia Harus Penuhi Tanggung Jawab di Suriah
International
Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu meminta pemerintah Iran dan Rusia memiliki tanggung jawab di Suriah. Dia mendesak k...
CIA: Rusia terlibat Kacaukan Pemilu AS
International
Rusia ditundinf mencoba mengacaukan pemilihan umum di AS, yang selanjutnya akan dilaksanakan pada November dengan pemilihan ang...
Perangi Teror, Pakisten Pakai Sumber Daya Sendiri
International
Kementerian Luar Negeri Pakistan menegaskan, negara itu akan melancarkan perang melawan terorisme dengan menggunakan sumber day...
Misi PBB Kutuk Kerusuhan di Afrika Tengah
International
Misi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Republik Afrika Tengah (CAR) mengutuk kerusuhan yang merenggut korban jiwa dan membuat...
Gempa 4.5 Magnitudo Guncang San Francisco
International
Gempa kekuatan rendah mengguncang Wilayah Teluk San Francisco, California, Kamis (04/1/2018) hingga membangunkan banyak orang. ...
AS Ancam Jatuhkan Sanksi Kepada Iran
International
Amerika Serikat (AS) mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada individu dan organisasi Iran yang terlibat dalam tindakan keras t...
Garda Revolusi Klaim Menang Atas Demonstrasi Anti Pemerintah
International
Aksi demonstrasi anti pemerintah yang berjalan selama seminggu terakhir di Iran telah menewaskan 21 orang dan lebih dari 450 or...