Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Parade Militer Iran Diserang Dua Pria Bersenjata, 8 Tewas

22 Sep. 2018, 21.37.53

 Parade Militer Iran Diserang Dua Pria Bersenjata, 8 Tewas

Teheran, sentananews.com

Dua pria bersenjata menyerang parade militer di kota Ahvaz, Iran barat daya, Sabtu (22/9). Serangan tersebut menewaskan sedikitnya delapan anggota Garda Revolusi Iran dan melukai 20 lainnya.

Kantor berita Iran, IRNA melaporkan, korban luka termasuk seorang perempuan dan seorang anak-anak tanpa memberikan laporan lebih terperinci.

Laporan sebelumnya menggambarkan penyerang sebagai "Takfiri," istilah yang sebelumnya digunakan untuk menggambarkan kelompok Negara Islam atau ISIS.

Kantor berita semi resmi Fars, yang dekat dengan Garda Revolusi, mengatakan dua pria bersenjata dengan sepeda motor mengenakan seragam khaki melakukan serangan tersebut seperti dikutip dari laman Fox News.

Televisi negara menunjukkan gambar-gambar sesaat setelah kejadian. Terlihat paramedis membantu seseorang berseragam militer yang berbaring di tanah. Personil keamanan bersenjata lainnya saling berteriak di depan apa yang tampak sebagai stand untuk pawai.

Kantor berita semi resmi ISNA mempublikasikan foto-foto setelah serangan itu, dengan pasukan berpakaian seragam berlumuran darah membantu satu sama lain. Serangan itu menyerang Quds Ahvaz, atau Jerusalem, Boulevard.

Belum ada pihak yang mengklaim bertanggungjawab atas serangan itu.

Serangan Sabtu terjadi setelah serangan terkoordinasi pada 7 Juni 2017. Saat itu kelompok Negara Islam menyerang parlemen dan kuil Ayatollah Ruhollah Khomeini di Teheran. Pada titik itu menandai satu-satunya serangan oleh ekstremis Sunni di dalam Syiah Iran, yang telah sangat terlibat dalam perang di Irak dan Suriah, di mana para militan pernah memegang wilayah yang luas. Sedikitnya 18 orang tewas dan lebih dari 50 terluka dalam serangan tersebut.

Pelaku penyerangan, bersenjata senapan serbu Kalashnikov dan bom, menyerbu kompleks parlemen di mana sesi legislatif telah berlangsung. Memicu pengepungan selama berjam-jam.

Sementara itu, orang-orang bersenjata dan pembom bunuh diri juga menyerang di luar makam Khomeini di pinggiran selatan Teheran. Khomeini memimpin Revolusi Islam 1979 yang menggulingkan Shahah yang didukung Barat untuk menjadi pemimpin tertinggi pertama Iran sampai kematiannya pada 1989.

Serangan itu mengejutkan Teheran, yang sebagian besar telah menangkal serangan militan dalam beberapa dasawarsa setelah kerusuhan di sekitar Revolusi Islam.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Turki: Konstitusi Suriah Diatur Negara Lain
International
Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu melemparkan kritikan keras kepada negara-negara lain yang berusaha untuk merancang ...
​Teheran Bantah Persenjatai Kelompok Houthi
International
Teheran membantah telah mempersenjatai pemberontak Yaman, Houthi, yang memerangi pasukan pro-pemerintah di negara itu. Hal itu ...
​Peretasan China Terhadap AS Makin Marak
International
Pejabat intelijen Amerika Serikat mengatakan pada Selasa bahwa gerakan dunia maya China di Amerika Serikat meningkat dalam bebe...
Serbu 2 Bank, Geng Perampok di Brasil Tewaskan 12 Warga
International
Polisi di wilayah timur laut Brasil berhasil menggagalkan aksi geng perampok bersenjata yang menyerang dua bank di kota Milagre...
​AS Kecam Rusia Tangkap 3 Kapal Militer Ukraina
International
Pemerintah Amerika Serikat membela Ukraina dalam konflik terbaru dengan Rusia di pantai Crimea, Laut Azov. Washington mengataka...
​Trump dan Putin Bahas Perjanjian Senjata Nuklir di Paris
International
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Prtesiden Rusia Vladimir Putin membahas sejumlah masalah, termasuk Traktat Pasu...
​China Pamer Rudal Jet Tempur Siluman J-20
International
Untuk pertama kalinya, China menunjukkan rudal yang dipasang pada jet tempur siluman J-20 di depan publik pada hari Minggu lalu...
​Dikeluhkan Warga, 300 Polisi Rusia Dipecat
International
Menteri Dalam Negeri Rusia, Vladimir Kolokoltsev mengungkapkan, bahwa pihak kepolisian Rusia harus memecat sekitar 300 petugas ...
Penembakan Bar di California 12 Tewas Termasuk Polisi
International
Seorang pria bersenjata membunuh 12 orang, termasuk wakil sheriff, setelah melepaskan tembakan di sebuah bar di Southern Califo...