Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Pelaku Penembakan Brutal di Munich Teriak Ngaku Orang Jerman

23 Juli 2016, 16.24.33

​Pelaku Penembakan Brutal di Munich Teriak Ngaku Orang Jerman

Munich, Sentananews.com - Pelaku penembakan brutal di Munich, Jerman mengaku adalah orang Jerman. Hal itu terunggah lewat media sosial youtube, percakapan aneh pelaku dengan salah seorang pria yang melihatnya dari gedung seberang mal Olympia.

Beberapa video amatir yang beredar di media sosial dan situs berbagi video YouTube, Sabtu (23/7/2016), menunjukkan pelaku yang mengenakan kaos dan celana warna gelap berdiri seorang diri di atas area parkir mobil yang ada di salah satu atap gedung mal.

Tampak, pelaku terlihat membawa pistol di tangannya. Video itu diduga direkam dari salah satu balkon gedung yang ada di sekitar mal Olympia.

"Dasar kamu bodoh (menggunakan kata-kata kasar dalam bahasa Jerman)," teriak si pria Jerman yang tidak diketahui namanya, seperti dilansir media Australia, news.com.au dan media Inggris, Daily Mail.

"Karena kamu saya di-bully selama 7 tahun. ... dan sekarang saya harus membeli senjata untuk menembakmu," teriak pelaku ke arah pria Jerman itu.

Penampakan pria dalam video itu sama dengan pria yang tampak dalam video amatir yang menunjukkan penembakan di dekat restoran cepat saji McDonald's. Tidak diketahui pasti apakah video amatir di area parkir ini direkam sebelum atau sesudah penembakan di McD. Namun dalam salah satu video amatir terdengar suara sirene ambulans meraung-raung, sehingga kemungkinan video direkam setelah penembakan di McD terjadi.

Laporan otoritas setempat juga menyebut pelaku pertama melepas tembakan di dalam restoran cepat saji dan kemudian bergerak ke jalanan sambil terus melepas tembakan. Pelaku kemudian bergerak masuk ke dalam mal Olympia (OEZ) dan menembaki orang-orang yang berlarian panik.

"Saya warga Jerman," teriak pelaku lagi.

Dalam video amatir itu, si pelaku dan sang pria Jerman yang tidak diketahui namanya, lebih tepat disebut saling berteriak satu sama lain, daripada bercakap-cakap. Aksi saling teriak pelaku dan pria Jerman itu berlangsung cukup lama. Tidak diketahui pasti apakah perekam video amatir dengan pria Jerman yang bercakap dengan pelaku, merupakan orang yang sama.

Dalam percakapan yang menggunakan bahasa Jerman ini, sang pria Jerman sempat meminta pelaku untuk menjatuhkan senjatanya. Pria Jerman ini juga terdengar meneriakkan kata-kata hinaan untuk pelaku. Bahkan sebagian besar kata-kata yang dilontarkan pria Jerman ini cenderung kasar.

Pelaku menjawabnya dengan teriakan meminta pria Jerman itu diam. Pelaku juga terdengar meneriakkan kata kasar untuk warga keturunan Turki. Tidak jelas maksud teriakan pelaku itu.

"Orang Turki sialan!" teriak pelaku dalam bahasa Jerman seperti terdengar dalam video amatir itu.

Editor : Ralian Jawalsen




To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​AS Dituding Serang Basis Militer Suriah
International
Media pemerintah Suriah melaporkan bahwa koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) telah melakukan serangan terhadap basis militer ...
​Gencatan Senjata Diwarnai Bom Bunuh Diri, 21 Tewas
International
Aksi bom bunuh diri mengguncang Afghanistan timur di tengah perayaan gencatan senjata dalam rangka Idul Fitri. Sedikitnya 21 or...
​​Pangkas Subsidi, Mesir Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen
International
Mesir memutuskan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga 50 persen menyusul imbauan International Monetary Fund (...
Papua Nugini Rusuh, Pemerintah Tetapkan Keadaan Darurat
International
Papua Nugini mengumumkan keadaan darurat, membekukan pemerintah provinsi dan mengirim pasukan bersenjata untuk memulihkan keter...
​Lagi AS Bombardir Basis Al-Qaeda di Libya
International
Komando Amerika Serikat (AS) di Afrika atau AFRICOM menyatakan mereka kembali melakukan serangan terhadap basis al-Qaida di sem...
​Abaikan China, AS Resmikan "Kedutaan" di Taiwan
International
Amerika Serikat akan meresmikan kantor baru perwakilan senilai 250 juta dolar AS di ibu kota Taiwan, Selasa, kedutaan "de facto...
​Hadiri KTT AS-Korut, Trump Tiba di Singapura
International
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tiba di Singapura pada Minggu (10/6), menjelang KTT bersejarahnya dengan Pemimpin Ko...
​Liga Arab Minta Internasional Hentikan Pelanggaran Israel
International
Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul-Gheit menyerukan upaya internasional efektif untuk menghentikan peningkatan pelanggar...
​G7 Pastikan Program Nuklir Iran untuk Kepentingan Damai
International
Para pemimpin negara G7 berjanji untuk memastikan program nuklir Iran untuk kepentingan damai. Hal itu tertuang dalam pernyataa...