Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Pembunuh Tiga Orang di AS Disuntik Mati

1 Feb. 2017, 22.10.46

​Pembunuh Tiga Orang di AS Disuntik Mati

Missouri AS, Sentananews.com

Seorang pria yang divonis bersalah karena membunuh seorang wanita dan dua orang anaknya setelah menerobos masuk rumah korban di Missouri selatan pada 1998, dieksekusi mati dengan cara disutik Selasa waktu AS atau Rabu WIB.

Mark Christeson (37) dinyatakan sudah mati pada 7:05 malam waktu setempat (Rabu 08.05 pagi WIB), kata Departemen Rehabilitasi Missouri.

Christeson dihukum mati setelah membunuh Susan Brouk, dan kedua anaknya yakni anak perempuan berusia 12 tahun bernama Adrian dan anak lelaki berusia 9 tahun bernama Kyle.

Christeson memperkosa ibu kedua bocah itu setelah mendobrak rumah si wanita bersama dengan keponakannya.

Mereka kemudian menyeret ibu dan dua anaknya itu ke kolam di mana Christeson menggorok sang ibu dan anak lelakinya, lalu menceburkannya ke kolam renang. Mereka lalu mencekik si anak perempuan dan mendorongnya ke kolam.

Sepupu Christeson bernama Jesse Carter yang berusia 17 tahun saat kejadian atau setahun lebih muda dari pelaku utama, bersaksi melawan Christeson dan kemudian menerima hukuman seumur hidup.

Mahkamah Agung AS menangguhkan sementara eksekusi Christeson pada 2014.

Pada Januari 2015, Mahkamah Agung menolak banding yang diajukan pengacaranya Jennifer Merrigan, Selasa waktu AS. Bahkan permintaan untuk tidak dieksekusi mati yang disampaikan Gubernur Missouri Eric Greitens pun kukuh ditolak pengadilan. "Mark masih berusia 18 tahun saat kejadian perkara dan punya IQ 74," kata Merrigan.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Gelombang Panas Renggut Tujuh Nyawa di Australia
International
Gelombang panas yang mencengkeram Australia selama tujuh hari terakhir telah menyebabkan tujuh orang meninggal dunia. Gelombang...
​Pasukan AS Tinggalkan Pangkalan Suriah
International
Penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) pertama telah meninggalkan sebuah pangkalan di Sutiah timur laut pasca Presiden Donald T...
​Amerika Serikat Dilanda Badai Salju
International
Badai salju selepas Natal mengakibatkan sedikitnya dua orang meninggal di Amerika Serikat (AS). Akibatnya ribuan wisatawan terj...
​Telepon Erdogan Jadi Penyebab Mundurnya Menhan AS
International
Panggilan telepon yang dilakukan Presiden Turki, Tayyip Erdogan kepada Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengenai sit...
​Turki: Konstitusi Suriah Diatur Negara Lain
International
Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu melemparkan kritikan keras kepada negara-negara lain yang berusaha untuk merancang ...
​Teheran Bantah Persenjatai Kelompok Houthi
International
Teheran membantah telah mempersenjatai pemberontak Yaman, Houthi, yang memerangi pasukan pro-pemerintah di negara itu. Hal itu ...
​Peretasan China Terhadap AS Makin Marak
International
Pejabat intelijen Amerika Serikat mengatakan pada Selasa bahwa gerakan dunia maya China di Amerika Serikat meningkat dalam bebe...
Serbu 2 Bank, Geng Perampok di Brasil Tewaskan 12 Warga
International
Polisi di wilayah timur laut Brasil berhasil menggagalkan aksi geng perampok bersenjata yang menyerang dua bank di kota Milagre...
​AS Kecam Rusia Tangkap 3 Kapal Militer Ukraina
International
Pemerintah Amerika Serikat membela Ukraina dalam konflik terbaru dengan Rusia di pantai Crimea, Laut Azov. Washington mengataka...