Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Pendirian Uni Eropa Soal Yerusalem Tak Berubah

15 Des. 2017, 23.32.19

Pendirian Uni Eropa Soal Yerusalem Tak Berubah

Brussels, sentananews.com

Para pemimpin Uni Eropa pada Kamis waktu setempat menolak pengakuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel, menyatakan bahwa mereka tetap berpandangan status kota tersebut harus diselesaikan melalui negosiasi.

Pemerintahan Trump bulan ini mengundang kritik luas karena secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel sehingga secara efektif mengabaikan klaim Palestina atas kota tersebut.

"Para pemimpin UE menegaskan kembali komitmen terhadap solusi dua negara, dan dalam konteks ini, posisi UE mengenai Yerusalem tidak berubah," demikian cuitan Presiden Uni Eropa Donald Tusk setelah para pemimpin dari 28 negara anggota blok itu membahas masalah tersebut dalam sebuah konferensi tingkat tinggi di Brussels.

Uni Eropa telah menyampaikan kekhawatiran mengenai keputusan sepihak Amerika Serikat itu, dengan kepala kebijakan luar negeri Federica Mogherini pekan lalu memperingatkan bahwa langkah tersebut bisa memperkeruh situasi, bahkan membawa situasi ke "masa yang lebih gelap".

Namun, pernyataan para kepala negara dan kepala pemerintahan blok tersebut pada Kamis semakin meningkatkan kritik terhadap langkah Trump, yang mengubah kebijakan tujuh dekade Amerika Serikat mengenai Yerusalem dan memicu demonstrasi di seluruh dunia Islam.

Uni Eropa sudah lama menekankan bahwa satu-satunya cara untuk mewujudkan perdamaian adalah melalui solusi dua negara -- Israel dan Palestina -- dengan Yerusalem sebagai ibu kota kedua negara dan perbatasannya kembali ke statusnya sebelum Perang Arab-Israel pada 1967.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendapat penolakan keras dari Mogherini di Brussels pada Senin ketika dia menyarankan Eropa mengikuti langkah Washington mengenai Yerusalem. Kepada Netanyahu, Mogherini secara blak-blakan mengatakan untuk "berharap kepada yang lain", demikian menurut siaran kantor berita AFP.(antara)

To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Pompeo: Penarikan Pasukan AS dari Suriah Hanya Perubahan Taktik​
International
Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo mengatakan, bahwa penarikan pasukan AS seperti yang direncanakan bukan perubahan dalam mi...
Bendungan di Brasil Jebol, 115 Orang Tewas 248 Hilang
International
Jumlah korban tewas dalam insiden jebolnya bendungan di Kota Brumadinho, Brasil dilaporkan telah bertambah menjadi 115 orang pa...
​Rouhani Kecam 'Komplotan' AS di Kasus Venezuela
International
Presiden Iran, Hassan Rouhani, menuduh Amerika Serikat (AS) berkomplot melawan pemerintahan Nicolas Maduro dan rakyat di Venezu...
​Bunuh Lima Orang, Pria Bersenjata di Florida Serahkan Diri
International
Seorang pria bersenjata membunuh lima orang di sebuah bank di Florida tengah pada Rabu kemudian menghubungi polisi untuk mengab...
​Gelombang Panas Renggut Tujuh Nyawa di Australia
International
Gelombang panas yang mencengkeram Australia selama tujuh hari terakhir telah menyebabkan tujuh orang meninggal dunia. Gelombang...
​Pasukan AS Tinggalkan Pangkalan Suriah
International
Penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) pertama telah meninggalkan sebuah pangkalan di Sutiah timur laut pasca Presiden Donald T...
​Amerika Serikat Dilanda Badai Salju
International
Badai salju selepas Natal mengakibatkan sedikitnya dua orang meninggal di Amerika Serikat (AS). Akibatnya ribuan wisatawan terj...
​Telepon Erdogan Jadi Penyebab Mundurnya Menhan AS
International
Panggilan telepon yang dilakukan Presiden Turki, Tayyip Erdogan kepada Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengenai sit...
​Turki: Konstitusi Suriah Diatur Negara Lain
International
Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu melemparkan kritikan keras kepada negara-negara lain yang berusaha untuk merancang ...