Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Perangi Teror, Pakisten Pakai Sumber Daya Sendiri

6 Jan. 2018, 23.58.48

Perangi Teror, Pakisten Pakai Sumber Daya Sendiri

Islamabad, sentananes.com

Kementerian Luar Negeri Pakistan menegaskan, negara itu akan melancarkan perang melawan terorisme dengan menggunakan sumber dayanya sendiri.

Kementerian tersebut tampaknya bereaksi terhadap penghentian bantuan keamanan yang diumumkan oleh Amerika Serikat.

Washington pada Kamis mengumumkan Amerika Serikat akan membekukan pengiriman perlengkapan militer dan dana yang berkaitan dengan keamanan buat Pakistan, kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Heather Nauert.

Pakistan terlibat dengan Pemerintah AS mengenai masalah kerja sama keamanan dan menunggu perincian lebih lanjut, kata kementerian itu di dalam satu pernyataan.

Dampak dari keputusan AS mengenai upaya untuk mencapai sasaran bersama juga tampaknya menjadi lebih jelas seiring dengan berjalannya waktu, demikian laporan Xinhua.

Namun perlu dihargai bahwa Pakistan telah melancarkan perang melawan terorisme terutama dengan menggunakan sumber dayanya sendiri, yang telah bernilai lebih dari 120 miliar dolar AS dalam 15 tahun, kata pernyataan tersebut.

Ditambahkannya, Pakistan "bertekad untuk terus melakukan semua yang harus dikerjakannya guna menjamin keamanan nyawa warga kami dan kestabilan yang lebih luas di wilayah ini".

Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley pada Selasa (2/1) mengatakan Washington akan menahan 255 juta dolar AS dalam bentuk bantuan untuk Pakistan dari Dana Militer Asing, yang digunakan untuk menyediakan perlengkapan militer dan pelatihan buat negara sahabat, kata beberapa laporan.

Kongres AS juga telah memangkas separuh dari 700 juta dolar AS yang disisihkan untuk dikembalikan kepada Pakistan karena mendukung perang AS di sepanjang perbatasan Pakistan-Afghanistan, demikian beberapa laporan lokal.

Pembekuan itu sekarang akan mempengaruhi sisa 350 juta dolar di dalam rekening tersebut, yang dikenal dengan nama Dana Dukungan Koalisi, katanya.

"Tenggat yang berubah-ubah, pengumuman secara sepihak dan pengalihan titik sasaran kontra-produktif dalam penanganan ancaman bersama," kata pernyataan Pakistan itu.

Ditambahkannya, Pakistan percaya kerja samanya dengan Amerika Serikat dalam memerangi terorisme secara langsung telah melayani kepentingan keamanan nasional AS serta kepentingan yang lebih besar masyarakat internasional.

Presiden AS Donald Trump dan Gedung Putih telah melontarkan pernyataan "hawkish" terhadap Pakistan sejak awal 2018, dengan menuduh Islamabad "tak berbuat cukup" untuk mendukung gagasan anti-terorisme AS di Afghanistan. Pakistan malah dituduh menyediakan "tempat perlindungan" buat pelaku teror yang diburu oleh Amerika Serikat.

Hubungan bilateral telah suram sejak Washington mengeluarkan apa yang disebut strategi barunya di Asia Selatan dan membekukan bantuan militernya sebesar 255 miliar dolar AS buat negara Asia itu.

Editor: Syarief


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Serbu 2 Bank, Geng Perampok di Brasil Tewaskan 12 Warga
International
Polisi di wilayah timur laut Brasil berhasil menggagalkan aksi geng perampok bersenjata yang menyerang dua bank di kota Milagre...
​AS Kecam Rusia Tangkap 3 Kapal Militer Ukraina
International
Pemerintah Amerika Serikat membela Ukraina dalam konflik terbaru dengan Rusia di pantai Crimea, Laut Azov. Washington mengataka...
​Trump dan Putin Bahas Perjanjian Senjata Nuklir di Paris
International
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Prtesiden Rusia Vladimir Putin membahas sejumlah masalah, termasuk Traktat Pasu...
​China Pamer Rudal Jet Tempur Siluman J-20
International
Untuk pertama kalinya, China menunjukkan rudal yang dipasang pada jet tempur siluman J-20 di depan publik pada hari Minggu lalu...
​Dikeluhkan Warga, 300 Polisi Rusia Dipecat
International
Menteri Dalam Negeri Rusia, Vladimir Kolokoltsev mengungkapkan, bahwa pihak kepolisian Rusia harus memecat sekitar 300 petugas ...
Penembakan Bar di California 12 Tewas Termasuk Polisi
International
Seorang pria bersenjata membunuh 12 orang, termasuk wakil sheriff, setelah melepaskan tembakan di sebuah bar di Southern Califo...
  India Beli S-400 Rusia, Pakistan Uji Rudal Nuklir
International
Pakistan berhasil menguji coba peluru kendali (rudal) Ghauri yang dapat membawa hulu ledak konvensional dan nuklir dengan jangk...
​Saudi, UEA dan Mossad Sekongkol Ingin Ganti Rezim Iran
International
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir, Duta Besar UEA untuk Washington Yousef al-Otaiba dan Direktur Mossad Yossi Cohen...
 Parade Militer Iran Diserang Dua Pria Bersenjata, 8 Tewas
International
Dua pria bersenjata menyerang parade militer di kota Ahvaz, Iran barat daya, Sabtu (22/9). Serangan tersebut menewaskan sedikit...