Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Pergerakan Pengungsi Rohingya Dibatasi

18 Sep. 2017, 0.00.13

Pergerakan Pengungsi Rohingya Dibatasi

​Dhaka, sentananews.com

Dhaka, sentananews.com

Bangladesh membatasi pergerakan pengungsi Rohingya, melarang mereka untuk meninggalkan area yang ditunjuk di negara itu, yang menampung lebih dari 400.000 orang yang melarikan diri dari aksi kekerasan di Myanmar.

Saat Dhaka berjuang mengatasi skala "krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya", puluhan pengungsi ditemukan berada di tiga kota yang berada ratusan kilometer dari perbatasan Myanmar, memicu kekhawatiran bahwa ribuan muslim Rohingya akan berpindah dari wilayah perbatasan menuju daratan Bangladesh.

Polisi mengatakan bahwa mereka saat ini telah mengeluarkan perintah yang melarang pengungsi Rohingya untuk meninggalkan area dan kamp yang telah ditunjuk pemerintah untuk mereka di distrik perbatasan.

"Mereka harus tinggal di kamp yang ditunjuk sampai mereka kembali ke negara mereka," ujar Sahely Ferdous, juru bicara kepolisian, dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dilaporkan AFP, Sabtu (16/9).

Dia mengatakan bahwa Rohingya juga diminta untuk tidak tinggal di rumah rekan atau kenalan dan warga setempat telah diminta untuk tidak menyewakan rumah bagi para pengungsi.

"Mereka tidak boleh melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lain melalui jalanan, kereta api atau jalur air," ungkap perintah itu, seraya menambahkan bahwa sopir bus dan truk serta pekerja telah diminta untuk tidak membawa pengungsi Rohingya.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Weah Berpeluang Jadi Presiden Liberia
International
Sebagai pesepakbola dunia George Weah memiliki prestasi yang lengkap. Kini Weah makin dekat mencapai kursi Presiden Liberia, ne...
Markas Polisi Swedia Dihantam Ledakan
International
Sebuah markas polisi di Kota Helsinborg, Swedia dilanda ledakan, namun tidak ada orang terluka dalam insiden ini.Kendati demiki...
ISIS Sudah Kehilangan 87 Persen Wilayah
International
ISIS telah kehilangan hampir 90 persen wilayah yang mereka kuasai tahun 2014, ketika kelompok itu mendeklarasikan "kekhalifahan...
 Pesawat Mendarat Darurat, 300 Penumpang Selamat
International
Satu pesawat penumpang Pakistan International Airlines (PIA) melakukan pendaratan darurat di Provinsi Punjab, bagian timur nege...
Bangladesh Tuding Miyanmar Provokasi Perang
International
Perdana Menteri (PM) Bangladesh, Sheikh Hasina menuduh negara tetangganya Myanmar memprovokasi sebuah perang di tengah krisis p...
Istana Saudi di Jeddah Diserang, 2 Penjaga Tewas
International
Istana Kerajaan Arab Saudi di Jeddah diserang seorang pria bersenjata yang diidentifikasi sebagai Saudi sendiri. Pria bernama M...
AS Tak Akui Referendum Kemerdekaan Kurdi
International
Amerika Serikat "tidak mengakui" referendum kemerdekaan "sepihak" Kurdi Irak dan meminta semua pihak tidak menggunakan kekerasa...
Irak Siap Ambil Kendali Wilayah Perbatasan Kurdi
International
Kementerian Pertahanan Irak pada Jumat menegaskan, akan mengambil kendali batas wilayah mandiri Kurdistan "dalam koordinasi" de...
Lagi, Ledakan Hantam Ibukota Afghanistan
International
Sebuah ledakan kembali terjadi di wilayah Qala-e Fatehullah, Kabul, dekat Masjid Hussainya, dan terjadi ketika pasukan keamanan...